Dilarang, Pedagang Nekat Jual Hewan Kurban di Pinggir Jalan Karanganyar

Sebagian pedagang hewan kurban nekat membuka lapak di pinggir jalan. Padahal Bupati Karanganyar melarang peternak berjualan di pinggir jalan selama wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) merebak.

 Lapak pedagang hewan kurban bermunculan di Jalan Solo-Tawangmagu, di wilayah Kabupaten Karanganyar. Foto diambil Senin (4/6/2022). (Solopos.com/Akhmad Luidyanto)

SOLOPOS.COM - Lapak pedagang hewan kurban bermunculan di Jalan Solo-Tawangmagu, di wilayah Kabupaten Karanganyar. Foto diambil Senin (4/6/2022). (Solopos.com/Akhmad Luidyanto)

Solopos.com, KARANGANYAR — Meski sudah ada larangan agar tidak berdagang hewan kurban di pinggir jalan oleh Pemkab Karanganyar, sebagian pedagang tetap nekat berjualan. Mereka ada yang berjualan hewan kurban berupa kambing di jalan Solo-Tawangmangu.

Salah satunya di wilayah Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar. Pedagang tersebut mendirikan lapak bertiang bambu dan beratap terpal di sisi selatan jalan sejak Minggu (3/7/2022). Ada sekitar 20 ekor kambing yang dijual.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Saat ditemui Senin (4/7/2022) pemilik lapak, Suparmi, mengaku tidak mengetahui adanya larangan berdagang hewan kurban di pinggir jalan dari Pemkab Karanganyar. “Saya tidak tahu kalau ada imbauan itu. Tapi kata anak saya boleh sih. Makanya kemarin [Minggu] saya bikin [lapak] di sini,” ujarnya.

Suparmi mengklaim semua kambing yang ia jual dalam kondisi sehat sehingga menurutnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun ia tidak mengungkap apakah kambingnya mengantongi surat keterangan kesehatan hewan (SKKH).

Baca Juga: Pemkab Karanganyar Bagi-Bagi 20 Domba Kurban, Siapa yang Dapat?

“Tapi kalau yang dijual hewannya sehat kan ndak papa ta? Kalau hewannya sakit itu yang tidak boleh. Semua yang di sini juga sudah siap dijadikan hewan kurban,” imbuh Suparmi.

Ia mengaku sudah lebih dari 20 tahun berjualan kambing di pinggir jalan kawasan tersebut setiap menjelang Hari Raya Iduladha. Pelanggannya juga sudah banyak dan rutin membeli kambingnya setiap tahun. Sehingga tahun ini ia pun kembali membuka lapak, meskipun saat ini tengah ada isi penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Saya tidak memelihara kambing sendiri. Untuk berdagang ini saya kulakan dari peternak daerah sini-sini saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Karanganyar, Siti Maesyaroch, belum dapat dihubungi untuk dimintai tanggapannya mengenai keberdaan pedagang ternak di pinggir jalan tersebut.

Baca Juga: Kasus PMK Tembus 1.007 Ekor, Begini Nasib Pasar Hewan di Sragen

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melarang perdagangan hewan ternak untuk kurban di pinggir-pinggir jalan dan tempat terbuka lainnya. Pemkab juga mengimbau agar hewan ternak yang digunakan untuk kurban pada Hari Raya Iduladha nanti menggunakan hewan ternak lokal Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan larangan ini berkaitan dengan antisipasi persebaran PMK yang terjadi di beberapa daerah lain.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Komunikasi dan Sinergi Kunci Menghadapi Ancaman Krisis Pangan

      + PLUS Komunikasi dan Sinergi Kunci Menghadapi Ancaman Krisis Pangan

      Sinergi yang kuat dan komunikasi efektif menjadi unsur penting dalam upaya mempercepat diseminasi informasi melalui kanal milik instansi pemerintah untuk menghadapi ancaman krisis pangan.

      Berita Terkini

      Harga Tepung Terigu Naik, 1 Porsi Mi Ayam Wajan Wonogiri Jadi Segini

      Kenaikan harga tepung terigu secara bertahap membuat sejumlah pengusaha kuliner mesti memutar otak.

      Rudy Buka Lomba Paduan Suara PDIP Solo, Hadiahnya Rp40 Juta Lur!

      Eks Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo membuka lomba paduan suara yang digelar DPC PDIP Solo berhadiah total Rp40 juta.

      Songsong Generasi Emas, 34 Sekolah di Jateng Ikuti Program Gesid

      Danone Indonesia bersama Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP) Surakarta melakukan kick off program Generasi Sehat Indonesia (Gesid) di Kabupaten Klaten, Kabupaten Magelang, dan Kota Semarang.

      Seru! Lomba Mewarnai & Fashion Show Anak di Sragen, Biar Tambah PD

      Seratus anak mengikuti lomba mewarnai dan fashion show di Front One Hotel Sragen pada Minggu (14/8/2022).

      Begini Cara Tukang Pungut Sampah di Sragen Peringati HUT ke-77 RI

      Para pemungut sampah di Sragen tergabung dalam Paguyuban Lingkungan Asri (PLA) bersama Lazismu Sragen memiliki cara unik memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI.

      Tak Cuma Penjual, Pembeli Lahan Bong Mojo Solo juga Bisa Dijerat Pidana

      Tak hanya penjual, warga yang membeli lahan milik Pemkot Solo di Bong Mojo, Jebres, juga bisa dijerat KUHP maupun perdata.

      Harga Tepung Terigu di Wonogiri Tembus Rp265.000 per Sak, Penyebabnya?

      Harga tepung terigu di Kabupaten Wonogiri menembus Rp265.000 per atau per 25 kilogram (kg).

      Kloter Terakhir Tiba di Debarkasi Haji Solo, 1 Orang Masih Tertahan

      Kloter terakhir atau kloter 43 jemaah haji telah tiba di Debarkasi Solo, tapi masih ada satu orang anggota jemaah haji yang tertinggal di Tanah Suci karena sakit.

      Gulma Tumbuh Subur di WGM Wonogiri, Ini Dampaknya

      Jumlah gulma di perairan Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri semakin bertambah dari tahun ke tahun.

      Begini Kemeriahan Siswa SMPN 2 Sambirejo Sragen Peringati HUT ke-77 RI

      Ratusan siswa di SMPN 2 Sambirejo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan RI dengan menyelenggarakan lomba-lomba dan kegiatan lain. 

      Bisnis Hotel di Sragen Berkembang, Begini Kata Pelaku Usaha

      Kamar hotel di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah bertambah 45 unit dalam kurun waktu satu tahun terakhir. 

      Loncat ke Sungai Bengawan Solo, 1 Orang di Sragen Hilang

      Satu orang dilaporkan hilang akibat meloncat ke aliran Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Gesi, Sragen.

      Jalan Ngargoyoso Rusak, Pemkab Karanganyar Didesak segera Perbaiki

      Kalangan pelaku usaha wisata di wilayah Ngargoyoso, Karanganyar mendesak Pemkab Karanganyar membenahi infrastruktur jalan.

      Lokasi Tawangmangu Baru, Surganya Wisata Kuliner Internasional

      Tawangmangu Baru dipersiapkan sebagai destinasi wisata kuliner bertaraf internasional.

      Jalan Tembus Tawangmangu-Sarangan Disulap Jadi Tempat Wisata Kuliner

      Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar akan menyulap jalan tembus Tawangmangu-Sarangan sebagai destinasi wisata kuliner pada Senin (15/8/2022).