Dilaporkan ke Polisi Lagi, Rocky Gerung: Cebong Konyol!

Rocky Gerung menyebut orang melaporkan dirinya ke polisi dengan istilah "kekurangan cara hidup bermartabat". 

 Rocky Gerung memberikan kesaksian dalam sidang kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks dengan terdakwa Ratna Sarumpaet di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (23/4/2019). (Antara)

SOLOPOS.COM - Rocky Gerung memberikan kesaksian dalam sidang kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks dengan terdakwa Ratna Sarumpaet di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (23/4/2019). (Antara)

Solopos.com, JAKARTA — Pengamat politik Rocky Gerung menanggapi pelaporan dirinya ke polisi terkait kritikannya kepada anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Romo Benny Susetyo yang dinilainya mencampuri MUI, dengan berkomentar “cebong konyol”.

“Ini pembicaraan publik. Semua orang bisa berargumentasi. Itu (pelaporan) hal yang konyol. Semua orang berbicara hal yang sama (tentang Romo Benny). Mestinya satu republik dilaporkan. Ini cebong masih gini-gini aja, konyol,” ujarnya sebagaimana dikutip Solopos.com dari kanal Youtube Rocky Gerung Official, Kamis (2/12/2021).

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Pelaporan Rocky Gerung ke polisi dilakukan Koordinator Pergerakan Advokat Nusantara Petrus Salestinus, Rabu (1/12/2021).

Petrus Salestinus melaporkan adanya dugaan ujaran kebencian terkait konten YouTube Rocky Gerung dan Hersubeno Arief.

Konten YouTube yang dimaksud itu terdapat dalam akun Rocky Gerung Official dengan judul CAMPUR TANGAN URUSAN MUI, ROMO BENNY HARUS MUNDUR ATAU DIPECAT DARI BPIP. Konten itu memuat percakapan Rocky Gerung dengan Hersubeno Arief.

“Kami sudah lapor ke SPKT Polda Metro Jaya. Peristiwa itu bermula dari wawancara di kanal YouTube Rocky Gerung Official yang dilalukan Hersubeno Arief dengan Rocky Gerung,” kata Petrus kepada Antara.

Baca Juga: Kritik Keras UU Cipta Kerja, Rocky: MK Lindungi Oligarki! 

Menurut Petrus, konten di video itu mengandung pernyataan provokatif. Dia menuding konten tersebut menyebarkan berita bohong.

“Akibat dari judul bersifat provokatif dan tidak mengandung kebenaran itu, muncul tanggapan negatif terhadap Romo Benny, BPIP, gereja Katolik, terhadap KWI, bahkan masuk ke nuansa SARA,” tuding Petrus.

Tak hanya Rocky Gerung, Petrus juga melaporkan Hersubeno Arief, ahli hukum Refly Harun, Adi Masardi, dan aktivis HAM Natalius Pigai. Laporan Petrus terdaftar di Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/6013/XII/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA tanggal 1 Desember 2021.

Menanggapi pelaporan itu, Rocky Gerung mengaku siap diperiksa polisi. Ia menyebut saat ini masyarakat hidup di negara ironi di mana kebebasan berpendapat dipasung.

Pendukung pemerintah, kata dia, ramai-ramai membungkam pihak lain yang memberi kritikan kepada pemerintah. Padahal menurutnya kekuasaan harus dikontrol agar tidak terjadi penyimpangan.

“Beberapa stasiun televisi yang dikuasai Istana, Youtuber yang digaji Istana membentuk yang disebut Civil Society Watch lalu mengawasi orang yang mengawasi kekuasaan. Ini bagaimana? Masyarakat sipil mengawasi masyarakat sipil yang mengawasi pemerintah. Seharusnya kan masyarakat mengawasi pemerintah. Ini orang lemah kok diawasi. Ini konyol, eh dungu,” katanya.

Rocky Gerung menyebut orang melaporkan dirinya ke polisi dengan istilah “kekurangan cara hidup bermartabat”.

Rocky Gerung beberapa kali dilaporkan ke polisi atas kekritisannya kepada pemerintahan. Ia berulang kali menjalani pemeriksaan namun tidak pernah ditetapkan sebagai tersangka.

 

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Pengamat: Buktikan Kinerja, Wajar Airlangga Diinginkan Publik Nyapres

Munculnya nama Airlangga dalam sejumlah survei menunjukkan tokoh dengan bukti kinerja semakin diinginkan masyarakat untuk menjadi calon presiden.

Tersangka Pemicu Kerusuhan Babarsari Sleman Menyerahkan Diri

AL menyerahkan diri ke polisi setelah sebelumnya ditetapkan sebagai buronan bersama sejumlah rekannya.

Gugatan Ditolak MK, Ambang Batas Pencalonan Presiden Tetap 20 Persen

Dengan putusan MK itu, ambang batas pencalonan presiden untuk Pilpres 2024 tetap 20%.

Jangankan Anak Kiai Jombang, Putri Nabi Saja Tak Kebal Hukum

Menurut Gus Fahrur, jangankan anak kiai, anak Rasulullah saja tidak kebal hukum. 

Sopir Diringkus karena Halangi Polisi Tangkap Anak Kiai Jombang

Sopir Dede ditangkap karena menghalang-halangi saat polisi masuk ke pondok untuk menangkap anak kiai Jombang.

"Mempertahankan" Hegemoni Industri Kelapa Sawit Indonesia

Penunjukan Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan patut diragukan sebagai sarana untuk menangani krisis minyak goreng di Indonesia secara serius

Duh, Ladang Ganja Ditemukan di Gunung Karuhun Cianjur

Ladang ganja ditemukan di sisi timur Gunung Karuhun di Kecamatan Campaka, Cianjur, Jawa Barat

Data Dugaan Aliran Dana ACT untuk Terorisme Sampai ke Tangan Densus 88

Densus 88 Antiteror Polri sudah menerima data dari PPATK terkait aliran dana organisasi filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Kronologi Anak Kiai Jombang Cabuli Santri: Seleksi Nakes - Mandi Kemben

Kronologi anak kiai di Jombang melakukan aksi pencabulan kepada santriwati diawali seleksi tenaga kesehatan yang diwarnai ritual mandi kemben.

Hasil Survei: KIB Ungguli Poros Lain di Komunitas Digital

LSI Denny JA menyebut Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) berhasil unggul di kantong suara komunitas digital.

Anak Kiai Jombang Cabul, Minta Santri Mandi Kemben

Anak kiai di Jombang tersangka pencabulan memaksa korban melakukan ritual mandi kemben.

Survei: Dinilai Paling Berintegritas, Elektabilitas Airlangga Teratas

Hasil survei menempatkan nama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai tokoh yang dianggap paling berintegritas.

Polisi Sisir Gedung Pondok untuk Tangkap Anak Kiai Jombang Cabul

Polisi sisir seluruh gedung di dalam pondok untuk menangkap tersangka kasus pencabulan yang merupakan anak kiai Jombang.

Ritual Mandi Kemben ala Anak Kiai Jombang

Anak kiai di Jombang tersangka pencabulan disebut melakukan aksinya dalam bentuk ritual mandi kemben.

Penangkapan Anak Kiai Jombang DPO Cabul, IPW: Polisi Tak Boleh Mundur!

Sejumlah pihak mendukung agar polisi tidak boleh mundur dan segera menangkap anak kiai Jombang yang dinyatakan DPO kasus dugaan pencabulan santriwatinya itu.

Empat Misi RKUHP dan Dampak terhadap Kebebasan Sipil

Sangat penting membuka ruang seluas-luasnya bagi partisipasi publik dalam pembahasan pasal-pasal Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) sebelum disahkan menjadi UU KUHP.