Dikunjungi Saudara dari Surabaya, Nenek-Nenek di Madiun Terkonfirmasi Positif Covid-19
Ilustrasi penanganan pasien Covid-19. (Reuters)

Solopos.com, MADIUN — Seorang nenek-nenek di Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, terkonfirmasi positif Covid-19, Selasa (22/9/2020). Nenek-nenek berusia 67 tahun ini terpapar corona setelah kedatangan tamu dari Surabaya.

Kepala Dinas Kominfo Kota Madiun, Subakri, mengatakan pada Selasa ini ada tambahan satu kasus positif Covid-19 di Kota Madiun. Wanita lanjut usia berinisial AK ini sebelumnya sempat mengeluh diare dan muntah-muntah.

KPU Solo Sebut Ada Kemungkinan Pemungutan Suara Pilkada 2020 Pakai Kotak Suara Keliling, Setuju Lur?

Dia menuturkan dari hasil penelusuran AK ini mempunyai riwayat perjalanan keluar kota akhir bulan lalu. Sejak dua pekan lalu, pasien ini dikunjungi oleh keluarganya dari Surabaya.

“Keluarganya ini masih tinggal di Madiun hingga saat ini,” jelas Subakri.

Kontroversi Penyelenggaraan Pilkada 9 Desember, Begini Pendapat Bupati Wonogiri

Beberapa hari lalu, pasien ini smepat mengeluh diare dan muntah-muntah. Sehingga dilakukan pemeriksaan di salah satu rumah sakit di Kota Madiun. Di rumah sakit tersebut kemudian dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif. Karena sebagai pasien suspek kemudian dilakukan uji usap dan ternyata hasilnya konfirmasi positif.

Gugus tugas Covid-19 Madiun lantas melakukan tracing terhadap orang yang menjalin kontak erat dengan nenek-nenek ini. Mereka yang kontak erat kemudian dilakukan rapid test. Hasilnya ada beberapa kontak erat yang reaktif.

“Karena ada yang reaktif. Sehingga dijadwalkan untuk dilakukan tes swab,” kata Bakri.

Banyak Di Sukoharjo, Warga Terjaring Razia Masker Belepotan Saat Disuruh Lafalkan Pancasila

Pasien kasus nomor 116 ini telah menjalani isolasi dan perawatan di RSUD dr. Soedono. Sedangkan semua kontaknya melakukan isolasi mandiri dengan kondisi tanpa keluhan.

Dengan adanya tambahan satu kasus ini, akumulasi kasus Covid-19 di Kota Madiun mencapai 116 orang. Dengan pasien sembuh sebanyak 89 orang dan meninggal dunia empat orang.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom