Dikunjungi Kepala Bappenas, Bupati Karanganyar Curhat Pembangunan RSUD Enggak Kelar-Kelar

Bupati Juliyatmono meminta Kepala PPN/Bappenas membantu mengingatkan kementerian terkait soal penyelesaian pembangunan RSUD Karanganyar.

 Gedung instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Karanganyar, beberapa waktu lalu. (Solopos/Candra Putra Mantovani)

SOLOPOS.COM - Gedung instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Karanganyar, beberapa waktu lalu. (Solopos/Candra Putra Mantovani)

Solopos.com, KARANGANYAR — Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meminta bantuan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, untuk mengamankan usulan lanjutan pembangunan gedung RSUD Karanganyar.

Bupati menyampaikan permintaan itu langsung kepada Suharso saat kunjungan incognito atau mendadak ke Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/9/2021). Selain Karanganyar, Suharso dijadwalkan mengunjungi Kota Solo.

“Bappenas itu kan perencanaan, ya kami ingatkan kembali usulan ke kementerian dan lembaga. Banyak usulan, utamanya menyelesaikan pembangunan rumah sakit [RSUD Karanganyar],” kata Bupati kepada wartawan di Rumah Dinas Bupati Karanganyar seusai menerima kunjungan Suharso.

Baca Juga: Objek Wisata di Karanganyar Masih Tutup, Pemkab Turunkan Lagi Target PAD

Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar itu juga mendampingi Suharso mengecek RSUD Karanganyar. Bupati menyebut Suharso mengapresiasi kondisi bangunan rumah sakit pelat merah itu.

“Saya dorong, ‘coba lihat rumah sakit’. ‘Keren juga sebetulnya rumah sakit’. Cuma kalau semua bangunan selesai sempurna, kan bagus,” tuturnya.

Selain melayani masyarakat yang menggunakan BPJS, ada kelas VVIP menjadi unggulan untuk profit RSUD Karanganyar. “RS kami cukup bagus, bersih, pelayanan baik. Kesan rumah sakit pemerintah jauh lebih baik itu harus diprioritaskan,” imbuh Yuli.

Baca Juga: 2 Pemuda Karanganyar yang Ditangkap BNNP DIY Ternyata Edarkan Sabu-Sabu Pasokan Napi Lapas Sragen

Penganggaran Mandek Lama

Juliyatmono menceritakan pembangunan gedung RSUD Karanganyar membutuhkan total Rp200 miliar. Pada tahap awal baru mendapatkan sekitar Rp100 miliar, tepatnya nilai lelang tender Rp70 miliar.

Dana diperoleh dari dana alokasi khusus (DAK) untuk pembangunan dua gedung rawat inap kelas VVIP, I, II, dan III. Gedung senilai kurang lebih Rp100 miliar itu rampung dan diresmikan pada 2017. Ia menyebut sesuai rencana pembangunan gedung RSUD Karanganyar dilakukan multiyears.

“Mestinya kalau multiyears kan berlanjut setiap tahun, tetapi ini mandek lama. Tidak menuntaskan masalah. Saya berharap bisa dilanjutkan lagi. Berarti kurang Rp110 miliar untuk fisik dan Rp30 miliar untuk alat-alat. Saya berharap beliau ikut mendorong agar itu terealisasi,” ujarnya.

Baca Juga: Belum Sempat Bertemu Pembeli, 2 Kurir Sabu-Sabu Asal Karanganyar Diringkus BNNP DIY

Informasi yang dihimpun Solopos.com, kunjungan Kepala Bappenas untuk memantau penanganan Covid-19, perkembangan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, dan penyakit menular.

Fokus pengecekan Kepala Bappenas adalah penggunaan anggaran berdampak pada penurunan angka kemiskinan, memperkecil pengangguran, dan mendorong masyarakat lebih produktif.


Berita Terkait

Berita Terkini

Catat! Tidak Boleh Makan, Minum, Telepon, dan Ngobrol Saat Naik Kereta

PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperbarui aturan yang harus dipenuhi pelanggan saat naik kereta api di masa pandemi Covid-19, salah satunya terkait makan, minum dan ngobrol di kereta.

Hindari Bank Plecit, Ribuan Pedagang di Wonogiri Selamat dari Rentenir

PT BPR BKK Wonogiri menciptakan Kredit Mentari tidak hanya berotientasi pada keuntungan, tetapi guna membantu masyarakat.

Kembangkan RTH di Kampung Ngablak, DLH Sragen Siapkan Bibit Tanaman

DLH Sragen membangun ruang terbuka hijau (RTH) di Kampung Ngablak sejak akhir tahun lalu untuk menambah proporsi 30% RTH di perkotaan Sragen.

Transaksi Pasar Tradisional di SGS 2021 Tinggi, Panitia Beri Apresiasi

Panitia SGS 2021 menyebut transaksi di pasar tradisional Solo cukup besar sehingga panitia akan menyiapkan apresiasi khusus.

Diduga ada Pungli dalam PTSL di Desa Kecik Sragen, Kades Membantah

Program PTSL di Desa Kecik, Kecamatan Tanon, Sragen bermasalah. Warga menduga ada pungli oleh perangkat desa, sementara Kades membantah.

Solar Dibatasi, Antrean Panjang di SPBU di Wonogiri Tak Terelakkan

SPBU membatasi distribusi bio solar kepada konsumen sehingga menimbulkan antrean panjang di spbu.

Terekam Kamera CCTV, 4 Pria Bobol Kotak Infak Masjid di Daleman Klaten

Aksi pembobolan kotak infak tersebut terekam kamera CCTV yang terpasang di sejumlah lokasi masjid setempat.

Absen Ujian, 4 Pelamar PPPK Nakes Karanganyar Dipastikan Gagal

Empat peserta seleksi PPPK nakes Pemkab Karanganyar tak ikuti ujian tanpa keterangan sehingga dipastikan gugur.

Bruk...Puluhan Pohon di Sukoharjo Tumbang Diterjang Angin Kencang

Saking derasnya, hujan disertai angin kencang mengakibatkan puluhan pohon besar tumbang dan melintang di jalan perdesaan di Sukoharjo.

Resepsi Pernikahan di Solo Sudah Boleh Tampilkan Penyanyi Lur

Acara resepsi tidak boleh digelar di rumah tinggal, pendapa/joglo kelurahan/kecamatan, aula sekolah, gelanggang olahraga dan gedung sejenis lainnya.

Daarul Qur'an Bangun Asrama, Bupati Juliyatmono Letakkan Batu Pertama

Ponpes Daarul Qur'an di Colomadu, Karanganyar, membangun masjid dan asrama santri. Bupati Juliyatmono berjanji akan mendukung Ponpes Daarul Quran

Awas! Ada 11 Lokasi Rawan Lakalantas di Jl. Solo-Jogja Klaten

Kawasan Besole, Kecamatan Ceper, menjadi salah satu lokasi Jalan Solo-Jogja yang rawan kecelakaan lalu lintas.

Karanganyar Hari Ini: 22 Oktober 2011, 46 Imigran Terdampar di Berjo

Sepuluh tahun lalu, tepatnya pada 22 Oktober 2011, sebanyak 46 orang imigran asal Afghanistan dan Iran terdampar di rumah salah seorang warga di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar.

Gapoktan Sebut Keterlibatan DPRD dalam Maraknya Penggunaan Sumur Sibel

Sebagian besar pembuatan sumur submersibel di Jaten, Karanganyar, dibiayai APBD melalui aspirasi DPRD Karanganyar.

Ini Jalan Kabupaten Klaten yang akan Membelah Rest Area Tol Solo-Jogja

Keberadaan rest area jalan tol Solo-Jogja di Manjungan, Kecamatan Ngawen, Klaten, akan terbelah dengan jalan kabupaten.

Penggunaan Sumur Sibel Tak Terkendali, Dispertan PP: Tak Ada Larangan

Dispertan PP Karanganyar menyebut tidak ada regulasi yang mengatur pengunaan sumur submersibel atau sibel di kalangan petani.