Dikumpulkan di 64 Tempat, 16.700 Pendukung Tambahan Bajo di Pilkada Solo Jalani Verifikasi Mulai Minggu

KPU Solo akan memulai proses verifikasi faktual pendukung tambahan pasangan calon independen di Pilkada Solo, Bajo, mulai Minggu (9/8/2020).

SOLOPOS.COM - Para pendukung Bajo siap memenangkan pasangan calon dari jalur independen tersebut di Pilkada Solo. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo akan memulai proses verifikasi faktual pendukung tambahan pasangan calon jalur perseorangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo alias Bajo, Minggu (9/8/2020).

Ketua Tim Pemenangan Bajo, Robert Hananto, saat ditemui Solopos.com, Kamis (6/8/2020), mengatakan verifikasi pendukung bajo akan dilakukan di satu tempat, tidak door to door ke rumah warga. Sebanyak 64 lokasi sudah disiapkan tim Bajo.

“Sekitar 16.700 pendukung kami tersebar di 54 kelurahan ada. Kami sudah siapkan 64 lokasi untuk proses verifikasi ini di mana 54 lokasi merupakan pendapa kelurahan. Sepuluh lainnya gedung pertemuan,” tutur dia.

Membeludak, 8.000-An UMKM Sukoharjo Mendaftar Untuk Dapat Bantuan Modal dari Pemerintah

Menurut Robert, tim sudah meminta para pendukung tambahan Bajo di Pilkada Solo yang akan menjalani verifikasi faktual untuk datang ke lokasi yang ditentukan pukul 10.00 WIB. Pada Minggu pagi berkas baru diserahkan PPK ke PPS.

“Para pendukung ini sudah kami minta untuk datang ke lokasi-lokasi yang sudah ditentukan di wilayah mereka. Proses verifikasi di atas pukul 10.00 WIB karena berkas verifikasi baru diserahkan PPK kepada PPS paginya,” tambah dia.

Untuk mencegah terjadinya persebaran virus corona atau Covid-19 dari kegiatan itu, menurut Robert, verifikasi dilakukan bergelombang. Sudah diatur agar setiap satu jam pendukung Bajo yang diverifikasi di kisaran 70-100 orang.

Positif Corona Sukoharjo Tembus 302 Kasus Lur, Ayo Disiplin Protokol Kesehatan!

Dengan begitu, saat proses verifikasi pendukung Bajo di Pilkada Solo berlangsung tidak terjadi kerumuman besar orang dan jarak mereka bisa diatur.

Optimistis Lolos

“Kami sangat optimistis pasangan Bajo bisa lolos proses verifikasi ini dan maju dalam Pilkada 2020. Mohon doa restu masyarakat,” kata dia.

Sebagaimana diinformasikan, pada verifikasi faktual tahap pertama, Juli lalu, ada sekitar 7.000 pendukung Bajo yang dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Pantang Menyerah Untuk Pilkada Solo, Putri Woelan Cucu PB XII Giliran Temui Partai Golkar

Untuk menutup kekurangan tersebut, tim cawali-cawawali independen Pilkada Solo 2020, Bajo, sudah menyerahkan 16.700 berkas syarat dukungan di mana mereka akan menjalani verifikasi mulai Minggu.

Verifikasi faktual ini berbeda dengan tahap pertama di mana petugas verifikator mendatangi para pendukung satu per satu di alamat rumah mereka.

Kali ini verifikasi dilakukan dengan mengumpulkan pendukung secara berkelompok di satu tempat dan petugas akan mendatangi lokasi yang ditentukan.

Berita Terbaru

Strategi Fajri Galang Suara di Pilkada Klaten: Sering Nongkrong di Angkringan

Solopos.com, KLATEN — Salah satu calon wakil bupati (cawabup) Klaten, Muhammad Fajri, bakal lebih rutin menongkrong di sejumlah angkringan...

Kompak! 6 Parpol Deklarasikan Yuni-Suroto Jadi Cabup-Cawabup Sragen

Solopos.com, SRAGEN — Pimpinan enam partai politik (parpol) secara resmi mendeklarasikan pasangan Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Suroto (Yuni-Suroto)...

Luar Biasa! Bajo Siapkan 5.000 Saksi Awasi Coblosan Pilkada Solo 2020 di 1.231 TPS

Solopos.com, SOLO -- Tim Pemenangan Calon Independen, Bajo, menyiapkan 5.000-an saksi untuk mengawal jalannya coblosan Pilkada Solo, 9 Desember...

Gibran-Teguh dan Bajo Siapkan Strategi Khusus Jika Tahapan Pilkada Solo 2020 Jalan Terus, Apa Itu?

Solopos.com, SOLO -- Pasangan cawali-cawawali Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa maupun Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) sama-sama siap untuk terus menjalani...

Mendagri Larang Pengumpulan Massa saat Penetapan Calon Kepala Daerah

Solopos.com, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melarang pengumpulan massa saat tahapan penetapan dan pengundian nomor...

Gerakan Coblos Kotak Kosong Mulai Menggeliat di Sragen

Solopos.com, SRAGEN - Target angka partisipasi 77,5% untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sragen yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU)...

Pilkada Sukoharjo: Tim Pemenangan Etik-Agus Laporkan Sejumlah Akun Medsos Ke Polisi, Kenapa?

Solopos.com, SUKOHARJO -- Tim pemenangan pasangan calon bupati-calon wakil bupati Pilkada Sukoharjo 2020, Etik Suryani-Agus Santosa atau Etik-Agus melaporkan...

KPU Wonogiri Imbau Tim Pemenangan Paslon Bentuk Satgas Covid-19

Solopos.com, WONIGIRI -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri mengimbau kepada kedua paslon bupati dan wakil bupati Wonogiri pada pilkada...

Pemkab Klaten Klaim Belum Ada Laporan Pelanggaran Netralitas PNS di Pilkada

Solopos.com, KLATEN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mengaku belum pernah memperoleh laporan pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) atau...

DPS Pilkada Solo 2020: Perempuan Lebih Banyak Ketimbang Laki-Laki

Solopos.com, SOLO -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo mengumumkan daftar pemilih sementara atau DPS Pilkada Solo 2020 sebanyak 419.287...