Dikira Tidur, Warga Semarang Meninggal di Kontrakan di Sragen
Ilustrasi jenazah. (Dok Solopos)

Solopos.com, SRAGEN -- Seorang pria warga Semarang bernama Affandi, 60, ditemukan tak bernyawa di rumah kontrakan di Kampung Mojokulon, RT 003/RW 006, Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, Senin (21/9/2020) pagi.

Jenazah warga Kampung Kliwonan, RT 002/RW 003, Gunungpati, Semarang, itu dievakuasi oleh petugas medis dengan memakai alat pelindung diri (APD) lengkap sesuai protokol kesehatan dalam penanganan jenazah di masa pandemi Covid-19.

Affandi diketahui bekerja sebagai sopir perusahaan konsultan proyek revitalisasi Pabrik Gula (PG) Mojo Sragen.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, jasad Affandi kali pertama ditemukan oleh teman kerjanya, Hari Santoso, 67.

Pengin Tilik Mbah Minto yang Katanya Lagi Sakit, Bu Tejo: Sesama Viral Harus Peduli

Pada saat itu, Hari yang akan berangkat kerja bermaksud membangunkan Affandi yang dikiranya masih tidur terlelap sekitar pukul 07.30 WIB. Pada saat itu, tubuh Affandi dalam posisi tidur telentang.

Tanpa menaruh curiga, Hari berusaha membangunkan temannya itu dengan menggoyang-goyangkan tubuhnya. Akan tetapi, tidak ada reaksi dari Affandi.

Pada saat itulah, Hari baru sadar bila temannya sudah tidak bernyawa. Dalam kondisi panik, Hari memberi tahu warga sekitar. Laporan adanya temuan mayat di rumah kontrakan itu akhirnya sampai ke aparat Polsek Kota Sragen.

Mengenakan Pakaian APD

Jajaran polisi bersama petugas medis kemudian tiba di lokasi. Tim medis dari puskesmas setempat datang dengan mengenakan pakaian APD.

RSUD dr. Soedono Madiun Tak Bisa Periksa Swab Covid-19, Ini Sebabnya

Hasil pemeriksaan fisik, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Diduga, korban sudah meninggal dunia selama empat jam sebelum diketahui oleh temannya.

“Tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban. Pada malam harinya, korban masih mengikuti kegiatan ronda bersama warga lain. Namun, pagi harinya dia ditemukan tak bernyawa di rumah kontrakan. Mungkin karena capai setelah ronda,” ujar Kapolsek Kota Sragen, AKP Mashadi, kepada Solopos.com.

Oleh relawan dari PMI Sragen dan PSC 119 Sukowati, BPBD Sragen, dan lain-lain kemudian mengevakuasi temuan mayat itu ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Proses evakuasi jenazah dari rumah kontrakan itu disaksikan oleh puluhan warga sekitar.

Menag Fachrul Razi Positif Covid-19, Kini Jalani Isolasi



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom