Dikira Sudah Meninggal, Laki-Laki ini Hidup Lagi Saat Akan Diformalin
Peter Kigen. (Citizen TV)

Solopos.com, NAIROBI — Peter Kigen, hidup kembali setelah dinyatakan meninggal selama tiga jam. Ia hidup dan meratap kesakitan saat staf rumah sakit menyayat kakinya, bersiap membalsemnya di kamar mayat.

Bocah 8 Tahun Kleptomania Ternyata Sudah Dicekoki Narkoba Sejak Bayi

Menyadur Daily Mail, Sabtu (28/11/2020) menurut media setempat laki-laki berumur 32 tahun ini diperkirakan tewas pada Selasa (24/11/2020). Kigen dilarikan ke rumah sakit Kapkatet di Kabupaten Kericho, setelah dia tak sadarkan diri di rumah.

Menurut surat kabar Standart, seorang perawat memberitahu adik laki-lakinya, bahwa Kigen telah meninggal sebelum meraka tiba di unit gawat darurat.

Paman Kigen, Denis Langat mengatakan kepada saluran lokal Citizen TV, bahwa para staf rumah sakit memeriksa pasien dengan sangat santai, sebelum Kigen dinyatakan meninggal.

Tubuh Kigen segera dipindahkan ke kamar jenazah rumah sakit dimana dia dipersiapkan untuk dibalsem oleh petugas jenazah.

Pengin Coba Es ABC Upin-Ipin, Cewek Ini Langsung Terbang ke Malaysia

Mengejutkan

Setelah dipindahkan ke kamar mayat, Kigen mengejutkan staf rumah sakit saat dia tiba-tiba terbangun dan meratap kesakitan, saat mereka membuat sayatan di kaki kanannya untuk diinfuskan formalin.

Hal ini membuat staf berlari ketakutan, karena mereka mengira orang yang mati itu hidup kembali. Kigen kemudian dibawa kembali ke ruang perawatan, dan menerima pertolongan pertama.

Saat dirawat di bangsal, Kigen mengatakan bahwa dia bahagia bisa hidup kembali. Dalam wawancara itu, dia juga bersumpah untuk mengabadikan hidupnya untuk penyebaran injil.

Bongkar Rapor SD Tahun 1956 Milik Mbah Parti, Cucu Malah Ngakak

Keluarganya dikabarkan menuntut rumah sakit setempat, dengan tuduhan kelalaian. Namun menurut media yang melaporkan, hingga kini pejabat rumah sakit dan dinas kesehatan setempat belum mengmentari masalah tersebut.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom