Dikira Meninggal, Wanita Temanggung Ini Ternyata Masih Hidup
Warga Temanggung, Juni (tiga dari kanan) di Mapolsek Bayat, Klaten, Sabtu (6/6/2020) dinihari. (Istimewa-Polsek Bayat)

Solopos.com, KLATEN -- Jajaran Polsek Bayat, Klaten, berhasil memulangkan seorang wanita warga Temanggung yang dikira sudah meninggal dunia oleh anggota keluarganya, Sabtu (6/6/2020) pukul 00.44 WIB.

Wanita Temanggung yang sudah hilang sejak 3,5 tahun terakhir itu dikira anggota keluarganya meninggal dunia dan sudah diperingati 1.000 hari kematian di Temanggung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, warga Temanggung yang diyakini anggota keluarganya sudah meninggal dunia tersebut bernama Juni, 49.

Begini Cara DLH Sragen Atasi Persoalan Sampah Pasien Covid-19

Juni tercatat sebagai warga Tlogowungu, Kelurahan Muncar, Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung. Juni  memiliki suami dan dua anak serta cucu.

Lebih dari tiga tahun silam, Juni pergi dari rumahnya dan kunjung kembali. Keluarga bingung mencari Juni. Pencarian tak membuahkan hasil. Hingga akhirnya wanita itu dikira sudah meninggal dunia oleh keluarganya.

Keluarga di Temanggung juga sudah menggelar selamatan, termasuk menggelar peringatan 1.000 hari kematian Juni.

Pada Jumat (5/6/2020) pukul 20.46 WIB, jajaran Polsek Bayat memperoleh laporan dari masyarakat Tegalrejo, Gedangsari, Gunungkidul, Jogja terkait keberadaan Juni. Juni yang masih linglung itu segera diajak ke Mapolsek Bayat.

10 Berita Terpopuler: Dejavu Kematian Satpam Cantik Sragen - Paket Wisata Perbukitan Wonogiri

Saat ditanya anggota polisi, wanita yang dikira sudah meninggal itu tak menjawab secara detail. Jawaban Juni juga sempat berbeda-beda sewaktu ditanya alamat rumahnya. Di antara daerah yang disebutkan Juni, yakni Kaloran, Jumo, dan Muncar.

Merasa memperoleh petunjuk, jajaran Polsek Bayat Klaten langsung berinisiatif mencari nama daeah Kaloran dan Muncar.

Dijemput Anggota Keluarga

Semula, polisi sempat mencari informasi ke beberapa warga yang nama daerahnya Kaloran di kawasan perkotaan di Klaten. Namun, Polsek Bayat tak kunjung menemukan keluarga Juni.

Selanjutnya, Polsek Bayat berkoordinasi dengan jajaran Polsek lainnya, baik di Klaten dan beberapa Polsek lain di Jateng. Hal itu termasuk ke anggota salah satu Polsek di Kabupaten Temanggung.

KLB Covid-19 di Solo Tak Diperpanjang, PKL & Pedagang Senang

Dari koordinasi tersebut, Polsek Bayat menemukan alamat lengkap Juni yang berada di Temanggung, Jumat (5/6/2020) pukul 22.24 WIB.

Selanjutnya, Juni yang berada di Mapolsek Bayat dijemput anggota keluarganya, Sabtu (6/6/2020) pukul 00.44 WIB.

"Dari keterangan anggota keluarganya yang menjemput tadi, yang bersangkutan [Juni] sudah tak pulang ke rumahnya di Temanggung. Sudah dianggap hilang sekitar tiga tahun lebih," kata Kapolsek Bayat, Iptu Suharto, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Wiyono Eko Prasetyo, kepada Solopos.com, Sabtu.

"Oleh keluarganya pun sudah diacarani nyewu atau memperingati 1.000 hari kematian. Tadi [Sabtu (6/6/2020) pukul 00.44 WIB sudah dijemput adik iparnya," tambah dia terkait wanita yang dikira sudah meninggal itu.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho