Dikira Mayat Terapung, Ternyata Paket Kokain Senilai Rp1,25 Triliun

Narkoba jenis kokain itu jika didistribusikan oleh para pengedar diperkirakan mencapai nilai Rp1,25 triliun.

 Empat buntalan besar paket kokain seberat 179 kg yang dikira mayat manusia. Empat paket tersebut ditaksir senilai Rp1,25 triliun. (BNN Banten)

SOLOPOS.COM - Empat buntalan besar paket kokain seberat 179 kg yang dikira mayat manusia. Empat paket tersebut ditaksir senilai Rp1,25 triliun. (BNN Banten)

Solopos.com, JAKARTA — Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten mengungkap penyelundupan narkoba jenis kokain seberat 179 kg secara tidak sengaja.

Empat paket besar kokain itu ditemukan mengapung di laut dan sempat disangka mayat manusia.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Narkoba jenis kokain itu jika didistribusikan oleh para pengedar diperkirakan mencapai nilai Rp1,25 triliun.

Dikutip Solopos.com dari https://banten.bnn.go.id/, Jumat (20/5/2022), pengungkapan kasus narkoba senilai Rp1,25 triliun itu dilakukan BNN Banten bekerja sama dengan TNI AL.

“Masih dalam suasana arus balik Idulfitri, BNN Provinsi Banten bekerja sama dengan LANAL Banten berhasil menggagalkan penyelundupan kokain di Selat Sunda, tepatnya di Pelabuhan Merak Banten,” tulis situs BNN Banten.

Baca Juga: Polisi Temukan Kokain Setengah Ton di Kapal Terbengkalai

Pengungkapan kasus besar tersebut berawal dari ketidaksengajaan petugas TNI AL yang sedang berpatroli dan menemukan benda yang disangka mayat.

Benda yang disangka mayat itu mengapung di perairan di sekitar Pelabuhan Merak.

dikira mayat ternyata paket kokain
Kepala BNN Provinsi Banten, Brigadir Jenderal Polisi Hendri Marpaung, dalam jumpa pers penemuan paket kokain senilai Rp1,25 triliun, beberapa hari lalu. (bnn banten)

“Saat itu TNI AL sedang melakukan operasi di sekitaran Pelabuhan Merak menemukan benda mencurigakan yang awalnya disangka mayat. Setelah berkoordinasi dengan BNN Provinsi Banten dan dilakukan penyelidikan lebih lanjut ternyata benda mencurigakan itu adalah narkotika jenis kokain dengan berat sekitar 179 kg dengan jumlah total harga perkiraan Rp1,25 triliun,” lanjut BNN Banten.

Baca Juga: Jualan Kokain & Simpan Sabu, Nanie Darham Terancam 20 Tahun Penjara

Menurut Kepala BNN Provinsi Banten, Brigadir Jenderal Polisi Hendri Marpaung, penemuan ini spektakuler selama ia berkecimpung di dunia pemberantasan narkoba, khususnya di BNN karena kokain ini merupakan jenis narkotika langka di Indonesia yang mana sindikatnya hanya ada di beberapa negara tertentu.

“Kasus ini menggambarkan bahwa Indonesia bisa jadi target pasar dari sindikat narkotika internasional,” ujarnya.

Hingga saat ini pihaknya belum bisa menemukan siapa pemilik paket narkoba bernilai fantastis tersebut.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Faktor Penyebab Hubungan Inses dan Dampaknya Bagi Keturunan

Kelainan genetik yang berujung meninggalnya bayi seusai dilahirkan merupakan salah satu dampak buruk dari hasil hubungan sedarah atau inses.

Iduladha di Indonesia & Arab Saudi Berbeda, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Di bawah ini terdapat penjelasan ilmiah terkait perbedaan Hari Raya Iduladha di Indonesia dan Arab Saudi menurut Kementerian Agama RI.

Mengembalikan Musik Metal ke Jantung Klenengan

Rencana konser grup band rock progresif Dream Theater dan rencana penyelenggaraan lagi Rock in Solo pada 2022 layak disebut ikhtiar mengembalikan musik metal ke jantung klenengan.

Kenapa Iduladha 2022 di Indonesia dan Arab Saudi Berbeda?

Kira-kira kenapa Hari Raya Iduladha di Indonesia dan Arab Saudi jatuh pada tanggal yang berbeda? Ini jawaban dan penjelasan Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Ridwan Kamil dan Komunikasi Politik Menuju 2024

Pengelolaan citra atau image management yang dilakukan oleh Ridwan Kamil terlihat unik.

Bayi Hasil Hubungan Inses Kakak-Adik Meninggal Setelah Dilahirkan

Bayi laki-laki dengan kelainan genetik hasil hubungan inses antara kakak dan adik kandung di Dustlik, Uzbekistan, meninggal dunia dua jam setelah dilahirkan.

Narasi Kontra Polarisasi di Tengah Manuver Politik

Politikus dan cendekiawan berulang kali memperingatkan bahaya polarisasi, terutama yang berbasis keagamaan, terhadap demokrasi Indonesia.

Jangan Biarkan Taman Siswa Lenyap dari Ingatan

Sayang jika Taman Siswa sampai lenyap dari ingatan. Perlu ada gerakan penyelamatan Taman Siswa.

Taman Siswa dan Sisa-Sisa Romantisisme

Tanggal 3 Juli 2022 tepat seabad Perguruan Nasional Taman Siswa berdiri. Pada 3 Juli 1922, Ki Hajar Dewantara mendirikan perguruan nasional tersebut di Kota Jogja. Kini tersisa romantisisme dari idealisme Taman Siswa.

Peugeot e-Expert Hydrogen Kendaraan Van Serba Listrik

Peugeot menguji coba kendaraan listrik jenis van angkut berbahan bakar Hydrogen e-Expert, yang dilengkapi teknologi elektrifikasi

Keren! Mahasiswa ITNY Raih Juara II Lomba Cipta Puisi Nasional

Mahasiswa FTSP ITNY, Deandra Marhaendra, berhasil meraih Juara II dalam Lomba Cipta Puisi Nasional.

Sejarah Hari Ini: 3 Juli 1608, Kota Quebec Kanada Didirikan

Berbagai peristiwa penting dan bersejarah dari tahun ke tahun pada 3 Juli.

30 Hari Muhibah Budaya Jalur Rempah Berujung Spirit Majapahit

Nusantara adalah negeri yang diberkahi. Negeri yang dipilih Tuhan sebagai tempat pertama di bumi untuk menumbuhkan rempah.

Wow, Per Tahun, Orang Indonesia Gunakan 182,7 Miliar Kantong Plastik

masyarakat dunia diperkirakan membuang 5 triliun sampah kantong plastik setiap tahunnya.

Cuaca Buruk di Jakarta, Pesawat Berputar-putar & Transit di Palembang

Pesawat yang menuju ke Jakarta sempat mengalami kendala pendaratan akibat cuaca buruk.

Praktik Baik SDGs Desa Butuh Inovasi dan Kreativitas

Praktik baik implementasi Tujuan Pembangunan Desa Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Desa membutuhkan inisiatif, inovasi, kreativitas, dan kepeloporam dengan model berpikir yang tidak biasa atau out of the box.