Tutup Iklan

Dikeluhi Pembuangan Sampah di Temanggung, Gubernur Jateng Serahkan ke Bupati

Dikeluhi Pembuangan Sampah di Temanggung, Gubernur Jateng Serahkan ke Bupati

SOLOPOS.COM - Beberapa orang membuang sampah ke sungai di Desa Batursari, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Selasa (24/10/2017). (Instagram-@makrumpita)

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyerahkan masalah pembuangan sampah sembarangan di Temanggung kepada bupati setempat.

Solopos.com, TEMANGGUNG – Video yang menunjukkan seorang wanita yang memergoki dan memarahi beberapa orang sedang membuang sampah ke sungai yang melintasi wilayah Desa Batursari, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (24/10/2017), menjadi viral di media sosial belakangan hari ini.

Warganet yang geram mengetahui kelakuan orang yang tak mampu menjaga kebersihan lingkungan itu lantas mengadukannya ke Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melalui media sosial Twitter. Pengaduan itu dilayangkan pengguna akun Twitter @Apihs4 dengan menyertakan video tersebut, Kamis (24/10/2017).

"Pak @ganjarpranowo nyuwun tulung ini ada orang-orang ngeyel buang sampah di Kledung, Temanggung. Pelat mobilnya AA 1733 UY," tulisnya. Namun, Gubernur Jateng yang diminta bertindak tegas terhadap persoalan kebersihan itu justru menyerahkannya kepada Bupati Temanggung Irawan Prasetyadi dan Wakil Bupati Temanggung Bambang Sukarno. "Monggo pak Bupati/Wabup @hm_sukarno @irawanprasetyad @kominfotmg," tulis sang gubernur Jateng, Jumat (27/10/2017). Meski mendapatkan instruksi langsung dari gubernur, bupati dan wakil bupati Temanggung itu tak memberikan tanggapan sama sekali.

Namun, pada kiriman video serupa yang diunggah pengguna akun Instagram @makrumpita, Ganjar menjelaskan orang-orang yang membuang sampah di sungai Temanggung itu sudah ditangkap. "Pelaku sudah ditangkap," tulis Ganjar singkat pada kolom komentar. Sayang, politikus PDIP itu tak menjelaskan sanksi yang akan diberikan kepada para pembuang sampah di sungai itu.

Di media sosial Twitter, Ganjar hanya menjelaskan wanita yang memergoki dan memarahi para pembuang sampah sembarangan itu merupakan anggota DPD. "Ibunya itu anggota @DPDRI lho," ungkap Ganjar.

Informasi yang didapatkan dari berbagai sumber, wanita yang memergoki para pembuang sampah sembarangan itu bernama Denty Eka Widi Pratiwi dan memang merupakan anggota DPD, seperti yang dijelaskan gubernur Jateng. Dari video yang beredar, Denty terlihat memarahi orang-orang yang membuang sampah dalam jumlah cukup banyak ke sungai Desa Batursari. Namun orang-orang tak bertanggung jawab itu tak mengindahkan peringatan Denty dan justru tetap membuang sampah yang tersisa. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Inilah 12 Pabrik Gula Yang Hilang Di Soloraya, Paling Banyak Dari Klaten

Ada 12 pabrik gula di kawasan Soloraya yang hilang, padahal dulunya memiliki andil besar dalam produksi gula di Tanah Jawa.

Miris! TKW Asal Madiun Setahun Disiksa Majikan di Malaysia

TKW bernama Siti Sulikah selain dianiaya, gajinya sebagai asisten rumah tangga juga tidak dibayarkan oleh majikannya di Malaysia.

Ada 5.000 Vaksin Covid-19 untuk Pelaku UMKM & Ritel Karanganyar, Ini Link Pendaftarannya

Jatah vaksin Covid-19 dititipkan ke Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagnakerkop dan UKM) Karanganyar.

Viral di Tiktok, Ini Lirik dan Terjemahan Lagu Meurindu - Rialdoni

Lirik dan terjemahan lagu meurindu milik penyanyi Aceh banyak dicari setelah viral di media sosial, yuk simak baik-baik di sini!

Gojek Luncurkan Festival Kuliner Solo, Catat Tanggalnya

Gojek berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Solo menghadirkan Festival Kuliner Solo (FKS) yang melibatkan ratusan mitra usaha Go Food.

Kasus Covid-19 Klaster Pabrik Sepatu Karanganyar Masih Terus Bertambah, Total 113 Orang

Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 dari klaster pabrik sepatu di Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, masih terus bertambah.

Begini Cara Mengajari Anak Berwirausaha Sejak Dini

Agar buah hati termotivasi jadi pengusaha, tak ada salahnya orang tua mengajari anak berwirausaha.

Tiga Cara Menikmati Croffle Hits dari Tjemilan oleh Kopi Soe

Sebagai kedai camilan favorit masyarakat, Tjemilan oleh Kopi Soe juga menghadirkan aneka varian croffle yang dinamai #Soeffle.

Tren Naik, Kasus Covid-19 di Sukoharjo Tambah 88 Orang dalam Sehari

Kasus Covid-19 di Sukoharjo bertambah 88 orang dalam sehari pada Kamis (24/6/2021). Penambahan itu membuktikan tren penambahan kasus Covid-19 di Sukoharjo masih naik.

Bapas Solo Sebut Mediasi Kasus Perusakan Makam Oleh Anak-Anak Di Mojo Telah Selesai, Hasilnya?

Proses mediasi kasus perusakan makam Mojo, Pasar Kliwon, Solo, yang melibatkan 10 anak-anak sudah selesai dengan pendampingan Bapas.

Melonjak! Pemusalaran Jenazah Prosedur Covid-19 di Sukoharjo Capai 22 Orang dalam Sehari

Sebanyak 22 jenazah dimakamkan dengan prosedur Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo dalam sehari. Kondisi ini melonjak tajam dari biasanya empat jenazah.

Diduga Gegara Depresi, Perempuan asal Pati Terjun ke Sumur

Seorang perempuan di Pati diduga nekat mengakhiri hidup dengan menceburkan diri ke sumur. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.