Britney Spears (People)

Solopos.com, LOS ANGELES Sejumlah penggemar Britney Spears berunjuk rasa di Los Angeles, Amerika Serikat, Senin (22/4/2019). Mereka menuntut penyanyi pop terkenal itu dibebaskan dari panti rehabilitasi kejiwaan. Mereka berkumpul di depan West Hollywood City Hall dengan membawa spanduk bertuliskan, “Free Britney.”

Dikutip dari People, Rabu (24/4/2019),ksi unjuk rasa tersebut dipicu rumor yang menyebut Britney Spears dirawat di panti rehabilitasi mental tanpa persetujuan. Beberapa waktu lalu, Britney Spears mengaku tengah dirawat di panti rehabilitasi akibat penyakit mental yang dideritanya. Sejak saat itulah muncul berbagai rumor miring tentang dirinya.

Guna meredam kehebohan, Britney Spears akhirnya buka suara. Pelantun tembang Toxic itu mengunggah video di Instagram pribadinya untuk menjelaskan kondisi sebenarnya. Dia meminta penggemar tenang dan tidak terbawa emosi.

Halo semuanya. Semua baik-baik saja. Keluargaku sedang stres menghadapi situasi rumit belakangan ini. Jangan khawatir, aku akan segera kembali,” kata Britney Spears lewat video yang diunggah, Rabu (24/3/2019).

Britney Spears menyebut rumor tentang dirinya sudah di luar kendali. Dia meminta fan tidak percaya begitu saja dengan rumor tersebut. Apalagi rumor tersebut semakin memperburuk keadaan, karena keluarganya mendapat ancaman kematian.

Banyak rumor dan ancaman kematian untuk keluargaku. Semua yang terjadi sudah di luar kendali. Aku hanya butuh waktu untuk sendiri. Tapi, semua yang terjadi justru membuat posisiku semakin sulit. Situasiku ini sangat membingungkan. Tapi, aku berjanji akan melakukan yang terbaik. Aku kuat dan bisa melakukan apapun yang kumau,” terang Britney Spears.

Sang artis mengaku mengalami situasi yang serba sulit. Kondisi kesehatan ayahnya yang menurun menjadi salah satu beban dalam hidupnya. Ditambah berbagai rumor negatif yang berkembang, justru semakin membuatnya tertekan. Itulah sebabnya, dia meminta penggemar tidak mempercayai rumor tesebut.

Jangan percaya semua yang kalian dengar dan baca. Banyak kabar bohong yang dibuat oleh Sam Lutfi. Dia berpura-pura menjadi aku dan berkomunikasi dengan timku lewat surat elektronik palsu,” sambung Britney Spears.

Sebagai informasi, Britney Spears dan Sam Lutfi memang telah lama berseteru. Pada 2009 lalu, dia menuntut Sam Lutfie dengan tuduhan perencanaan menguasai kehidupannya. Hal tersebut membuat Britney Spears sangat tertekan.

Tak ketinggalan, Britney Spears mengucapkan terima kasih kepada penggemar yang setia mendukung hingga rela berdemonstrasi menuntut pembebasannya. Dia meminta penggemar tidak terlalu khawatir karena butuh waktu untuk menyelesaikan masalah tersebut secara pribadi.

Cinta kalian sangat luar biasa. Tapi, yang saya butuhkan saat ini hanyalah pribasi untuk menghadapi situasi serba sulit. Jika kalian bisa melakukan itu, saya akan sangat senang dan tidak akan melupakannya sepanjang hayat,” tutup Britney Spears.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten