Tutup Iklan

Diisukan Tak Betah di Arsenal, Chamberlain Diminta Bertahan

Diisukan Tak Betah di Arsenal, Chamberlain Diminta Bertahan

SOLOPOS.COM - Alex Chamberlain (arsenal.com)

Alex Oxlade-Chamberlain diharapkan tetap bertahan di Arsenal.

Solopos.com, LONDON – Pemain Arsenal, Alex Oxlade-Chamberlain, dispekulasikan masa depannya menyusul tak kunjung mendapatkan posisi di starting line up. Namun pelatih Arsenal, berharap Chamberlain tetap bertahan di Emirates Stadium.

Chamberlain memang kesulitan menembus starting line up Arsenal dalam beberapa musim terakhir. Bahkan musim ini, pemain 23 tahun itu berada di belakang Alex Iwobi di sektor sayap The Gunners. Padahal, Iwobi terbilang lebih junior ketimbang dirinya.

Chamberlain sendiri tak sekalipun menjadi starter dalam empat laga terakhir Arsenal. Dia hanya menjadi pemain pengganti sebanyak tiga kali dalam rentan waktu itu. Pemain asal Inggris itu pun sempat membuka kans pindah dari Arsenal, meskipun ia bahagia di sana.

Wenger pun lantas menanggapi pernyataan Chamberlain itu. Pelatih asal Prancis tersebut meminta Chamberlain untuk tetap bertahan. Terlebih dia memulai karier di Arsenal sejak usia muda.

"Saya bisa mengerti, tapi Anda membeli seorang pemain saat berusia 17 tahun, Anda menghabiskan banyak uang, lalu Anda ingin dia tetap di klub," ucap Wenger seperti dilansir Mirror.co.uk, Rabu (19/10/2016).

"Saya pikir tempat dia adalah di sini. Kami menyukai dia. Saya menilai dia sebagai seorang pemain dan berharap dia akan memperlihatkan bahwa dia bisa memiliki sebuah posisi yang stabil di tim sampai akhir musim," imbuhnya.

Wenger lantas menyebut Chamberlain bisa saja seperti The Walcott yang tengah moncer saat ini. Walcott sudah mengemas tujuh gol dari 12 laga Arsenal musim ini.

"Musim ini dia seperti Walcott. Dia belum mendapat ganjaran, tapi dia dalam posisi yang sama karena dia sudah bekerja sangat keras," terang Wenger.

Berita Terkait

Berita Terkini

Warga Positif Covid-19 Bertambah, 2 Kampung di Kerten Gantiwarno Klaten Lanjut Karantina Wilayah

Dua kampung di Kerten, Gantiwarno, Klaten, lanjut karantina wilayah karena jumlah kasus positif Covid-19 di wilayah itu bertambah.

Keren! Film Animasi Nussa Bakal Tayang di Korea Selatan

Film animasi Nussa ini awalnya tayang di YouTube setiap pekan, lalu diangkat ke layar lebar.

Tak Sekadar Viral, ShopeePay Talk Bagikan Rahasia Ubah Tren Jadi Bisnis Kompeten

ShopeePay bersama Bittersweet By Najla, PVRA dan Komunitas Tangan Di Atas bagikan tips pertahankan bisnis di tengah berbagai tren kekinian.

Dialog Interaktif DPRD Jawa Tengah: Salat Id Dan Penyembelihan Hewan Kurban Harus Taat Prokes!

Warga Jawa Tengah diminta menerapkan protokol kesehatan saat Salat Iduladha maupun penyembelihan hewan kurban menyusul tingginya kasus corona

KPPOD Dukung Revisi UU Perimbangan Keuangan dan Pajak Daerah

Pemerintah daerah masih kesulitan dalam mengoptimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Terutama yang berasal dari pajak dan retribusi daerah.

Honda Hadirkan N7X di Semarang, Begini Tampilannya

Setelah tampil di Kota Bandung pada pekan lalu, kini Honda N7X Concept hadir di Hall A, DP Mall, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) selama tiga hari.

Kasus Covid-19 Klaten Meledak Hingga 125 Orang Sehari, Terbanyak Gantiwarno

Penambahan jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Klaten meledak sebanyak 125 kasus dalam sehari pada Jumat (18/6/2021).

Ini Perbedaan Gejala Virus Corona Varian Alpha, Beta dan Delta

Tiga varian corona yang saat ini sudah dikenal dunia memiliki gejala yang sedikit berbeda.

Prediksi Swedia Vs Slovakia: Potensi Kejutan Si Kuda Hitam

Laga Swedia kontra Slovakia ini diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim punya modal bagus dari pertandingan pertama.

Ini Identitas 11 Penumpang Bus Sumber Selamat yang Luka

Bus Sumber Selamat dari arah timur menghindari truk peti kemas yang melintang di jalan akhrinya terguling ke sisi kiri jalan.

Waduh! Puluhan Dosen Dan Mahasiswa UNS Solo Terpapar Covid-19

Puluhan dosen dan mahasiswa UNS Solo terkonfirmasi positif Covid-19, ada yang isolasi mandidri ada juga yang dirawat di rumah sakit.

Kegiataan Keagamaan Dibatasi, Pengajian hingga TPA di Wonogiri Tak Boleh Digelar

Kemenag Wonogiri berharap kegiatan keagaamaan di Wonogiri seperti TPA dan pengajian ditiadakan terlebih dahulu mengingat kasus Covid-19 di Wonogiri tengah naik.