Diisolasi, Pasien Covid-19 Sukoharjo Gelar Salat Id Berjamaah
Penghuni Rumah Sehat Sukoharjo melakukan rutinitas berjemur di bawah sinar matahari setiap hari, Sabtu (23/5/2020). (Espos/Indah Septiyaning W.)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Pasien positif Covid-19 tanpa gejala yang di isolasi di Rumah Sehat Sukoharjo akan melaksanakan salat id berjamaah pada Minggu (24/5/2020). Salat Id berjamaah dilaksanakan di halaman Rumah Sehat tersebut.

Meski Batal, Bupati Klaim Salat Idulfitri Alun-Alun Karanganyar Sesuai Ketentuan

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 tingkat Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan selama ini pasien Covid-19 penghuni Rumah Sehat selalu melaksanakan salat berjamaah. Seperti saat salat terawih para pasien ini melaksanakan secara berjamaah di dalam Rumah Isolasi.

"Mereka selalu salat berjamaah. Jadi untuk salat id besok pagi juga akan berjamaah," katanya saat berbincang dengan Solopos.com, Sabtu (23/5).

Salat Id tersebut, kata Yunia, akan dilaksanakan di halaman Rumah Sehat. Di mana total pasien di Rumah Sehat ada 19 orang, terdiri atas tiga pasien perempuan dan 16 laki-laki. Pasien tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 namun dalam kondisi sehat atau tanpa gejala.

Pedagang Pasar Kramat Jati Jakarta Mudik ke Sragen Positif Covid-19

Salat Id Sukoharjo

Dalam merayakan Lebaran, para pasien juga diperbolehkan dijenguk keluarga. Namun protokol kesehatan Covid-19 tetap akan diberlakukan, seperti wajib menggunakan masker, cuci tangan dan cek suhu badan. Kemudian yang terpenting keluarga dan pasien diperbolehkan bertemu dengan menjaga jarak minimal dua meter.

"Keluarga hanya dari luar pagar saja. Keluarga juga dipersilahkan mengirimkan makanan atau apapun untuk mereka. Ini agar mereka juga bisa merayakan Lebaran," katanya.

Diketahui pasien Covid-19 penghuni Rumah Sehat mayoritas berasal dari Klaster Ijtima Gowa. Sehingga mereka dalam satu komunitas yang akhirnya melaksanakan kegiatan bersama-sama seperti salat secara berjamaah.

Kasus Baru! Bocah 13 Tahun di Klaten Positif Covid-19

Saat ini pasien tersebut dalam sehat. Hanya beberapa pasien yang menderita penyakit penyerta seperti darah tinggi maupun diabetes melitus (DM). Pengecekan terhadap kondisi pasien selalu rutin dilakukan tim kesehatan.

"Mereka kita terus pantau kesehatannya. Dan Alhamdulillah kondisinya baik semua hanya tinggal menunggu hasil tes swab sampai dinyatakan negatif," katanya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho