Dihapus pada 2023, Ini Jumlah Pegawai Honorer Pemkot Solo

Pegawai honorer atau tenaga kontrak dengan perjanjian kerja (TKPK) di Kota Solo masih sangat dibutuhkan untuk memenuhi kekurangan jumlah PNS.

 Ilustrasi guru. (Solopos-dok)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi guru. (Solopos-dok)

Solopos.com, SOLO — Rencana pemerintah pusat menghapus status pegawai honorer di lingkungan pemerintah daerah pada 2023 mendatang membuat Pemkot Solo cukup pusing untuk memenuhi kekurangan jumlah pegawai.

Keberadaan honorer atau tenaga kontrak dengan perjanjian kerja (TKPK) di Pemkot Solo sejauh ini sangat membantu terutama untuk pelayanan kesehatan dan pendidikan. Berdasarkan data yang diperoleh Solopos.com, saat ini ada sekitar 5.000 pegawai honorer di Kota Bengawan.

PromosiGEID, SDGs Desa, dan BUM Desa untuk Kebangkitan Indonesia

Jumlah TKPK untuk tenaga pendidikan mencapai 900-an orang, sedangkan tenaga kesehatan sampai 300-an orang. Pada sisi lain masih ada tenaga honorer di organisasi perangkat daerah (OPD) lain di Pemkot Solo dengan jumlah berkisa 100-200-an per OPD.

Baca Juga: Honorer Dihapus, Pemkot Solo Bingung Cari Solusi Kekurangan Pegawai

Sehingga total jumlah pegawai honorer Pemkot Solo sekitar 5.000 orang, termasuk tenaga kebersihan, persampahan, dan sebagainya. Di Solo, tenaga honorer atau TKPK itu mendapatkan gaji sesuai upah minimum kota (UMK) berikut jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan.

Gaji mereka bersumber dari APBD. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Solo, Dwi Ariyatno, mengatakan jumlah guru yang pensiun setiap tahun mencapai 400 orang.

Sedangkan jumlah guru yang direkrut saat perekrutan CPNS atau PPPK hanya separuhnya. Artinya, dari tahun ke tahun jumlah guru terus berkurang sementara jumlah penggantinya tak sepadan. Kekurangannya, Pemkot Solo mau tak mau mesti mengandalkan pegawai honorer.

Baca Juga: Pemkot Solo Siapkan 3 Lokasi Darurat bagi Pedagang Pasar Mebel Gilingan

Butuh 2-3 Tahun

Hal yang serupa terjadi di sektor kesehatan. “Sampai saat ini proses tambal sulam terkait dengan kebutuhan untuk layanan dasar pendidikan dan kesehatan itu saja belum tercukupi,” katanya kepada wartawan, Rabu (26/1/2022).

Untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidikan dan kesehatan lewat rekrutmen CPNS atau PPPK, Dwi mengatakan akan butuh waktu 2-3 tahun sebelum status tenaga honorer benar-benar bisa dihapus.

Baca Juga: Gede Banget! Pemkot Solo akan Bangun Gedung Berkapasitas 15.000 Orang

“Tenaga kesehatan dan pendidikan kalau lewat rekrutmen, untuk mengejar jumlah sebanyak itu saya enggak tahu kira-kira dapat atau tidak. Soalnya sekali perekrutan itu kan dapat kuotanya hanya 400-500 orang per tahun. Itu pun dibagi rata dengan tenaga teknis lain,” jelas Dwi.

Pada sisi lain untuk selain kesehatan dan pendidikan, masih ada beberapa alternatif yang bisa ditempuh jika tenaga honorer benar-benar dihapus. Misalnya lewat tenaga alih daya atau outsourching, terutama untuk tenaga kebersihan dan keamanan.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Belum Ada Bintang Terang, Aja Kesusu…

+ PLUS Belum Ada Bintang Terang, Aja Kesusu…

Frasa ”aja kesusu” atau jangan terburu-buru yang dikemukakan Presiden Joko Widodo dalam acara Rapat Kerja Nasional Pro Jokowi (Projo) di Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu (21/5/2022), adalah pesan yang berlaku umum, namun juga bisa ditafsirkan lebih sempit sesuai konteks dan ruangnya.

Berita Terkini

Gibran Dan Menhub Jajal KRL Solo Balapan-Palur, Sudah Siap Beroperasi?

Menhub Budi Karya Sumadi dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjajal jalur KRL Solo Balapan-Palur, Kamis (26/5/2022).

PMK Belum Pengaruhi Harga Daging Sapi di Wonogiri, Benarkah?

Merebaknya kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) dinilai belum mempengaruhi harga daging sapi di Wonogiri.

PMK Mulai Serang Sapi Lokal Wonogiri, Ini Persebarannya?

Sebanyak lima ekor sapi lokal di Wonogiri mulai terserang penyakit mulut dan kuku (PMK), Selasa (24/5/2022).

Serangan Jantung, Warga Karanganyar Meninggal di Pertapaan Pringgodani

Seorang pengunjung kawasan wisata religi pertapaan Pringgodani di Desa Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Boyolali Hari Ini: 26 Mei 2015, Dirazia! Anak Punk Pamer Tato Doraemon

Tujuh tahun lalu, tepatnya 26 Mei 2015, Polres Boyolali menangkap enam anak punk lewat operasi cipta kondisi di sepanjang Jalan Raya Ampel sampai Sunggingan Boyolali Kota.

PMK & Penutupan Pasar Hewan Tak Pengaruhi Harga Daging Sapi Sukoharjo

Harga daging sapi di Pasar Ir Soekarno Sukoharjo tidak terpengaruh dengan merebaknya wabah PMK di beberapa daerah Soloraya maupun penutupan Pasar Hewan Bekonang.

Kisah 43 Calhaj Purwantoro ke Tanah Suci Berkat Program Talangan Haji

Di tahun 2022, Kecamatan Purwantoro memberangkatkan calon haji (calha) terbanyak se-Wonogiri, yakni mencapai 43 orang.

Ganjar Pranowo Ikuti Blusukan Jokowi di Solo, Terpisah Dari Rombongan

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ikut blusukan Presiden Jokowi ke sejumlah lokasi di Solo namun memisahkan diri dari rombongan.

Menikahi Adik Jokowi, Segini Harta Kekayaan Ketua MK Anwar Usman

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman tengah menjadi sorotan seusai resmi menikah dengan adik Presiden Joko Widodo (Jokowi), Idayati pada Kamis (26/5/2022) di Solo.

Pedagang Sapi Wonogiri Ini Ketakutan saat Didatangi Polisi, Kenapa?

Pedagang sapi di Wonogiri mengaku tertekan dengan kehadiran aparat polisi saat proses pemeriksaan kesehatan yang diselenggarkan Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (Dislapernak) ternak di pasar hewan.

Pemain Srimulat Hil Yang Mustahal Kunjungi Griya Solopos, Ngapain Aja?

Sejumlah pemain film Srimulat: Hil Yang Mustahal mengunjungi Griya Solopos dalam rangkaian tur mereka di Solo, Kamis (26/5/2022).

Bukan Kaus, Jokowi Bagikan BLT Minyak Goreng di Pasar Mojosongo Solo

Presiden Joko Widodo membagikan bantuan modal usaha dan BLT minyak goreng kepada masyarakat saat berkunjung ke Pasar Mojosongo Solo pada Kamis (26/5/2022).

Kenaikan Isa Almasih, Begini Suasana di Gua Maria Marganingsih Bayat

Umat Katolik melaksanakan ziarah dan doa bersama di Gua Maria Marganingsih, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Kamis (26/5/2022).

Area Parkir Graha Saba Buana Solo Banjir Karangan Bunga, Dari Siapa?

Area parkir Graha Saba Buana Solo, Jawa Tengah penuh dengan karangan bunga ucapan selamat untuk pernikahan adik Jokowi, yakni Idayati, dan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman.

Jijik! Sampah Menumpuk di Jembatan Sido Dadi Perbatasan Pedan-Trucuk

Tumpukan sampah terjadi di Jembatan Sido Dadi, Jl. Pedan-Trucuk, Kecamatan Pedan, Klaten, Selasa (24/5/2022).