Digitalisasi Masif, BRI Capai Hasil Positif dengan Strategi Hybrid Bank

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mengoptimalkan layanan perbankan dengan menerapkan strategi hybrid di era digital saat ini.

 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mengoptimalkan layanan perbankan dengan strategi hybrid. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mengoptimalkan layanan perbankan dengan strategi hybrid. (Istimewa)

Solopos.com, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mengoptimalkan layanan perbankan dengan menerapkan strategi hybrid di era digital saat ini. Metode hybrid bank tersebut terbukti efektif terlebih mayoritas pelaku usaha industri perbankan telah lebih terbiasa dengan digitalisasi.

Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Indra Utoyo menjelaskan bahwa hybrid bank lebih cocok diterapkan karena BRI memiliki nasabah yang sangat heterogen. Kendati saat ini masyarakat sudah tak asing dengan perangkat gawai, tetapi tak dapat dimungkiri cakupannya belum 100% yang melek literasi dan keuangan digital.

PromosiKota Solo Pernah Jadi Pesemaian Sastra Patriotik dan Revolusioner

“Strategi kami memang mengandalkan hybrid bank untuk menjangkau masyarakat Indonesia yang beragam karakteristiknya. Apalagi di tengah pandemi, kondisi ini semakin mempercepat proses digitalisasi. Meskipun digitalisasi tak bisa dielakkan, masih ada sejumlah nasabah yang nyaman dengan layanan perbankan secara physical,” jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima Solopos.com.

Dalam pengaplikasian hybrid bank, BRI menerapkan prinsip ‘phygital’ atau physical and digital. Keduanya merupakan paduan keunggulan layanan fisik secara langsung dan tentunya secara digital.

Baca Juga: BRI Bakal Salurkan Rp260 Triliun Dana KUR pada 2022, Bidik Sektor Apa?

 Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Indra Utoyo. (Istimewa)

Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Indra Utoyo. (Istimewa)

Melalui perpaduan tersebut, Indra meyakini engagement dengan nasabah akan semakin kuat. Di sisi lain, hybrid bank diterapkan oleh BRI karena digitalisasi secara menyeluruh tidak bisa menggantikan trust. Digitalisasi juga tidak dapat menggeser brand maupun service.

Penerapan hybrid bank dilakukan BRI melalui transformasi digital yang didasarkan pada tiga landasan utama. Pertama, digitalisasi proses bisnis untuk meningkatkan produktivitas dan berfokus pada efisiensi.

Hal ini diimplementasikan melalui aplikasi layanan perbankan BRImo, BRISpot hingga BRILink. Kedua, BRI menyiapkan platform digital untuk masuk ke dalam ekosistem bisnis. Hal ini menjadi sumber pertumbuhan baru bagi perseroan karena mendorong peningkatan CASA, FBI dan nasabah baru.

Ketiga, BRI berinovasi dalam financial technology dengan pendekatan Fully Digital and New Business Model. Tujuannya memberikan layanan kepada nasabah dengan lebih cepat dan efisien.

Baca Juga: BRI Gencar Sosialisasi Program Pengungkapan Sukarela, Ini Tujuannya

“Landasan tersebut seiring dengan misi kami memberikan layanan perbankan hingga ke seluruh penjuru negeri. Strategi BRI adalah go smaller, go shorter and go faster untuk menjadi The Most Valuable Banking group in Southeast Asia & Champian of Financial Inclusion,” katanya.

Langkah strategis BRI itu pun menuai hasil positif. Tingkat inklusi layanan perbankan digital BRI bertumbuh lebih dari 100% sepanjang 2021.

Pertumbuhan volume penggunaan mobile apps atau super apps BRI juga naik kurang lebih 600%. Indra optimistis, keberhasilan tersebut akan terulang pada 2022.

Baca Juga: BRI Liga 1 Digelar di Bali, Omzet UMKM Naik Berlipat-Lipat

BRIvolution 2.0 : Blueprint Transformasi Digital & Culture

Keberhasilan transformasi digital melalui strategi hybrid bank tak terlepas dari rencana matang BRI yang telah dijalankan jauh sebelum era disrupsi akibat pandemi. Direktur Utama BRI Sunarso yang menginisiasi inisiatif transformasi besar tersebut di 2 area, yakni di area digital dan culture yang dimulai pada 2016, kini telah menunjukan hasil positif.

Saat itu, Sunarso mandapat amanat mengambil langkah strategis tersebut. BRI pun mulai menyusun blueprint transformasi dengan visi besar BRIvolution 1.0 dan berubah menjadi menjadi BRIvolution 2.0 karena tantangan bisnis di masa pandemi.

Baca Juga: BRI Beri Penghargaan Mitra Bisnis dengan Solusi IT Terbaik bagi Nasabah

Sebelum memasuki masa pandemi, gagasan BRIvolution telah mendorong digitalisasi proses kredit, terutama di segmen mikro. Loan approval system (LAS) digantikan dengan BRISPOT sehingga mengurangi kontak langsung antara insan BRILian atau pekerja BRI dengan nasabah. Penerapan BRIvolution juga berhasil menekan penggunaan dokumen kertas.

Pandemi membuat seluruh pertumbuhan kredit di industri perbankan menurun. Namun, kredit UMKM BRI justru tumbuh 12,5% sebagai hasil transformasi yang disokong oleh kegigihan insan BRILian.

Hasil transformasi BRI lainnya adalah pertumbuhan aset secara konsolidasian yang naik hingga 11,87% secara year-on-year (yoy) menjadi Rp1.619 triliun pada kuartal III-2021.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Kisah Bandar Candu Opium Raksasa dari Solo yang Memasok Seluruh Jawa

+ PLUS Kisah Bandar Candu Opium Raksasa dari Solo yang Memasok Seluruh Jawa

Surakarta atau Solo sempat menjadi tempat tinggal bandar candu atau opium raksasa yang sanggup memasok dan menguasai hampir perdagangan candu di seluruh Pulau Jawa, sekitar 1860-an, dimana kala itu, menghisap candu menjadi hal wajar dan legal.

Berita Terkini

Transaksi Tokopedia Naik, Ini Tren Belanja 2021 di Jawa Tengah dan Solo

Tren belanja Tokopedia mencatat pertumbuhan positif.

BEI Resmikan 10 Galeri Investasi Lagi di Soloraya, Ini Daftarnya

Guna mendukung program literasi, Bursa Efek Indonesia (BEI) terus membuka galeri investasi di Soloraya melalui kolaborasi dengan berbagai instansi.

Larangan Ekspor Dicabut, Gapki Siap-Siap Ekspor CPO Lagi?

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya membuka aliran ekspor minyak goreng dan crude palm oil (CPO). 

Implementasi MLFF akan Dilakukan Bertahap

Penerapan sistem transaksi nontunai nirsentuh atau MLFF akan dilaksanakan akhir 2022 dan bertahap di beberapa ruas jalan tol.

Akan Gantikan E-Toll di Indonesia, Ini Cara Kerja MLFF

Cara kerja MLFF pengganti kartu tol ini memungkinkan kendaraan tidak berhenti untuk membayar karena menggunakan sistem satelit mengukur dan menentukan kalkulasi tarif yang dipotong melalui aplikasi di smartphone.

Keran Ekspor CPO Dibuka, Gapki: Terima Kasih Pak Jokowi

Gapki akan berkoordinasi dengan eksportir dan pengusaha kapal yang biasa mengekspor setelah dibukanya kembali keran ekspor minyak goreng dan CPO oleh Presiden Jokowi dan berlaku Senin (23/5/2022).

Larangan Ekspor CPO, Pendapatan Negara Melayang Rp6 Triliun per Bulan

Negara kehilangan potensi pendapatan sekitar Rp6 triliun setiap bulannya akibat larangan ekspor crude palm oil atau CPO dan turunannya.

Erick Thohir: BUMN Tak Boleh Berhenti Dukung Ekonomi Rakyat

Ada sejumlah program yang dibuat sebagai bentuk BUMN dukung ekonomi rakyat.

Dari BRI ke Bank Digital, Ini Sosok Dirut Allo Bank (BBHI) Indra Utoyo

Sosok Indra Utoyo yang resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI) memiliki pengalaman panjang di bidang teknologi perbankan.

Pesta Para Pencinta K-Pop, Korean Wave di Solo Grand Mall Meriah

Korean Wave, Culture Comes to be Loved, yang digelar Solopos Media Group (SMG) dan Solo Grand Mall (SGM) dibuka dengan penampilan K-Pop dance dan musik.

Saham Disuspensi Setahun, Begini Kondisi Keuangan PT Sritex (SRIL)

Corporate Secretary Sritex Welly Salam menjelaskan saat ini Sritex mengandalkan arus kas internal untuk kebutuhan modal kerja dan kebutuhan operasional.

Rhenald Kasali Jadi Komisaris Independen PT Kalbe Farma (KLBF)

Sebelum mengisi jabatan sebagai komisaris independen KLBF, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia tercatat pernah menjabat sebagai komisaris utama PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) sampai Mei 2021

Harga Gula Naik, Pengusaha Pastikan Segera Turun, Ini Pendorongnya

Pekan ini beberapa pabrik gula sudah giling, dalam tiga hari ke depan keluar gula

Masuki Musim Giling, DPR Minta Pemerintah Pastikan Stok Gula Aman

Pada awal Februari 2022, holding pabrik gula milik BUMN, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) sudah mengimpor sebanyak 25.000 ton gula mentah.

Mantap, Pertamina: Harga BBM dan Elpiji Tidak Naik

Pertamina menegaskan tidak menaikkan harga BBM dan elpiji setelah ada persetujuan dari DPR terkait asumsi harga BBM di atas US$100 per barel.

Siap-Siap, Tarif Listrik Pelanggan di Atas 3.000 VA akan Naik

Kenaikan tarif pelanggan listrik di atas 3.000 VA bertujuan dapat menjaga keadilan dan berbagi beban.