Digarap Singkat, "Thank You 3000" Tembus Nominasi AMI Awards 2020
Murid Sekolah Dasar (SD) Warga Sudiroprajan Solo saat menyanyikan lagu Thank You 3000 dalam perayaan Hari Anak Nasional di Balaikota Solo tahun lalu. (Istimewa/Dok.SD Warga Sudiroprajan Solo)

Solopos.com, SOLO -- Mengusung tema Musik Menyatukan Kita, Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards telah mengumumkan para nomine dari 53 kategori. Tiga di antaranya berasal dari Kota Solo. Yakni penyanyi senior Sruti Respati, mendiang maestro Bahasa Jawa Didi Kempot, dan satu lagi dari institusi pendidikan yakni Sekolah Dasar Warga Surakarta.

Lagu yang dibawakan paduan suara SD Warga Solo Thank You 3000 masuk Kategori Artis Solo Pria/Wanita/Grup/Kolaborasi Keroncong/Stambul/Langgam/Ekstra/Kontemporer Terbaik. Bersaing dengan penyanyi senior Sruti Respati dan nomine lain yakni Gusfu Dan Keroncong Milenial, Keroncong Pemuda Kekinian, Krontjong Toegoe, dan Mamiek Prasitoresmi.

SM Entertainment Umumkan Grup Baru Aespa yang Debut November

Kepala SD Warga Sudiroprajan Tri Agus Suryanto saat dihubungi Espos, Senin (26/10), mengaku kaget dan bahagia atas apresiasi AMI Awards 2020. “Awalnya kaget ya. Tahu dari wali murid malahan. Enggak percaya ini benar SD Warga Solo apa bukan. Ya senang sekali, ini apresiasi yang sangat besar bagi kami, meski masih nominasi. Kami berharap semoga menang,” ujarnya.

Sebelumnya paduan suara SD Warga Solo memang sering mendapat penghargaan, namun masih tingkat daerah. Misal lomba di Pemkot Solo atau Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Jawa Tengah. Lagu Thank You 3000 kali pertama dibawakan saat peringatan Hari Anak Nasional 2019. Saat itu mereka pentas langsung di hadapan Wali Kota Solo dan Wakil Wali Kota Solo. Setelah itu belum pernah dibawakan lagi di acara lain.

Namun, sebelumnya Paduan Suara SD Warga sudah merekam Thank You 3000 dan mengunggahnya di platform pemutaran musik digital. Genre lagunya dibuat keroncong modern agar dekat dengan anak muda. Diciptakan oleh Sugeng Santoso, 40, dengan label Kak Sugeng Label Music.

Album Terbaru Super Junior Rilis Akhir Tahun

Sederhana

Sugeng saat diwawancara, Senin, mengaku juga tak menyangka lagunya lolos nominasi. Mengingat proses pembuatannya sangat sederhana dengan kualitas yang menurutnya kurang maksimal. Penulisan lirik lagu hanya sehari. Prosesnya menggunakan alat rekam biasa di dalam kelas SD Warga Solo. Proses mixing juga sekadarnya dengan komputernya.

“Saya akui masih kurang maksimal kalau dibandingkan dengan lagu-lagu lain yang profesional. Rekaman waktu itu di kelas, bareng-bareng murid paduan suara SD Warga, pakai perekam biasa, lalu saya mixing sendiri, enggak di studio. Senang banget ternyata diapresiasi,” kata dia.

Sugeng mengatakan Thank You 3000 memang dibuat khusus untuk SD Warga Solo dalam perayaan Hari Anak Nasional. Ceritanya tentang ucapan terimakasih anak-anak kepada orang tua dan stake holder pemerintah yang punya kontribusi positif atas tumbuh kembang mereka. Genrenya dibuat keroncong kekinian. Sementara liriknya dibuat dua versi yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Setia atau Bodoh Jadi Lagu Debut Syifa Hadju

Lebih lanjut, Sugeng, berharap apresiasi sebagai nomine AMI Award 2020 ini bisa jadi semangat bersama para seniman daerah. Untuk tidak takut mencoba dan terus berkarya meskipun tidak memiliki alat pendukung yang memadahi. “Semoga ini bisa jadi inspirasi bahwa dengan segala keterbatasan seniman daerah juga bisa tembus nominasi AMI Awards. Ya harapannya menang, tapi kalau tidak kami sudah bersyukur,” kata Sugeng. Ika Yuniati



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom