Tutup Iklan
Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Magelang, Rabu (16/10/2019), menggelar kegiatan Peningkatan Literasi Media kepada masyarakat. (Antara-Humas Pemkot Magelang)

Solopos.com, MAGELANG — Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominsta) Kota Magelang, Rabu (16/10/2019), menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Literasi Media supaya masyarakat makin mampu memanfaatkan perkembangan era digital secara tepat dan bijaksana.

“Saat ini suka tidak suka, mau tidak mau, di era digital, memang harus kita sikapi dengan bijaksana. Karena dampaknya tidak hanya bagi orang dewasa tapi juga anak kecil. Jadi salah satu tugas kita untuk menyikapinya,” kata Kepala Diskominsta Kota Magelang Catur Budi Fajar.

Kegiatan dengan tajuk "Efektifitas Youtube Sebagai Media Penyebaran Informasi" yang berlangsung di Ruang Sidang Lantai I Kantor Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Magelang itu menghadirkan youtuber asal Kota Magelang, Ndrew Neverend.

Catur menjelaskan tentang pentingnya berbagai kalangan masyarakat memanfaatkan media sosial secara sehat dan cerdas. Termasuk, tuturnya, mempertimbangkan dengan baik unggahan mereka dan kebiasaan saling berbagi informasi terhadap dampak dan manfaat bagi warga lain serta pemerintah.

Masyarakat, menurut dia dalam keterangan tertulis Humas Pemkot Magelang, juga harus melek terhadap perkembangan kemajuan teknologi informasi. “Karena ke depan pemerintah akan menggunakan sistem pemerintahan berbasis elektronik,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, ia juga mengharapkan peserta memanfaatkan sebaik mungkin hasil kegiatan tersebut, terutama terkait dengan pemanfaatan platform Youtube. Termasuk, imbuhnya, pemanfaatan platform berbagi rekaman video itu untuk mempromosikan Kota Magelang.

Neverend mengatakan Youtube salah satu platform yang efektif untuk media promosi dan sosialisasi kebijakan pemerintah. Ia menyebutkan bahwa menjadi youtuber membutuhkan semangat yang kuat untuk melahirkan ide video, kreativitas, dan konsistensi.

Seseorang harus memiliki passion, bisa tentang gim, kuliner, prank, tutorial tertentu, dan lainnya. “Jangan pernah jadi youtuber, random, yang upload apa saja yang lagi tren. Kenali passion kita, kesukaan kita, apa yang membuat kita nyaman untuk melakukannya,” jelas dia.

Setidaknya, lanjutnya, ada empat alasan para aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat pada umumnya, memanfaatkan media sosial berbasis video itu, yakni tempat penyimpanan dokumen-dokumen kegiatan besar, panggung atau sarana seseorang ingin dikenal.

Selain itu, Imbuhnya, sebagai bisnis masa depan atau untuk promosi dan informasi usaha, serta kendaraan memperoleh penghasilan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten