Diduga Terjangkit Hepatitis Akut, Bayi asal Jateng Dirawat di DIY

Bayi berusia satu tahun tiga bulan asal Jawa Tengah (Jateng) diduga terjangkit hepatitis akut dan telah dirawat di sebuah rumah sakit di Sleman, DIY.

 Ilustrasi bayi. (Freepik.com)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi bayi. (Freepik.com)

Solopos.com, JOGJA — Kasus hepatitis akut atau hepatitis misterius diduga telah masuk ke wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Penyakit ini diduga telah menyerang seorang bayi berusia satu tahun tiga bulan asal Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie, mengatakan jawatannya telah melakukan survei bersama tim Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait adanya bayi yang terjangkit hepatitis akut di wilayahnya. Meski demikian, hingga Rabu (25/5/2022) pagi, pihak Kemenkes belum bisa memastikan sakit yang diderita anak tersebut termasuk hepatitis akut atau bukan.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

“Laporan itu didapatkan dari pusat. Sampai dengan tadi pagi kami sudah survei dengan tim ahli pusat. Kasus di Jogja masih harus ada penelitian lagi. Jadi belum disimpulkan sebagai hepatitis akut,” katanya, Rabu.

Temuan dugaan hepatitis akut itu berawal dari adanya salah satu pasien anak perempuan yang memiliki gejala hepatitis. Pasien dari Jawa Tengah (Jateng) itu dirawat di salah satu rumah sakit di Sleman.

“Jenis kelamin perempuan. Alamatnya dari luar DIY, kebetulan dirawatnya di Sleman. Tetapi kami enggak bisa bilang bahwa itu hepatitis akut karena memang tim ahli dari pusat belum mengatakan itu. Beliau sendiri yang mengatakan enggak bisa [dikatakan hepatitis akut] yang di Jogja masih harus ada penambahan penelitian lagi,” kata Pembajun.

Baca juga: IDAI Jateng Lacak Penularan Hepatitis Akut, 420 Dokter Dikerahkan

Adapun untuk kepastian tersebut harus melalui cek laboratorium. Sampai saat ini kondisi pasien masih dalam pemantauan tim ahli dari Kemenkes. Sebagaimana disampaikan Kemenkes, satu kasus hepatitis akut dari DIY dengan status pending klasifikasi. Artinya pasien tersebut memiliki gejala hepatitis akut misterius, namun hasil serologi jenis virus hepatitis, baik hepatitis A, B, C, D dan E belum semua didapatkan.

“Maksudnya cek laboratorium. Secara medisnya tidak terlihat [itu Hepatitis akut]. Kondisi [pasien] sampai hari ini masih dalam pemantauan tenaga ahli. Daerah asal pasien Jawa Tengah,” kata Pembajun.

Artikel ini sudah tayang di Harianjogja.com dengan judul: Terdeteksi di DIY, Bayi 1 Tahun Diduga Kasus Hepatitis Akut

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Jadi Paru-Paru Dunia, Mangrove Juga Jamin Food Security Warga Pesisir

+ PLUS Jadi Paru-Paru Dunia, Mangrove Juga Jamin Food Security Warga Pesisir

Upaya perlindungan mangrove sebagai ekosistem blue carbon tidak hanya mampu mengurangi emisi dan peningkatan simpanan carbon benefit tetapi juga memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkini

Prakiraan Cuaca Jogja Sabtu: Berawan & Suhu Capai 31 Derajat Celcius

Prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Sabtu (2/7/2022) menurut BMKG.

Beli BBM Bersubsidi di Sleman Juga Pakai MyPertamina, Kapan Diterapkan?

Pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite dan solar menggunakan aplikasi MyPertamina juga akan diberlakukan di SPBU di Kabupaten Sleman.

Pencurian di Kos Jogja Terbongkar dari CCTV, Pelakunya Teman Korban

Seorang pencuri sepeda motor milik teman satu indekosnya di Kota Jogja ditangkap berkat rekaman CCTV.

Liburan ke Jogja? Catat! Ini Titik Rawan Kecelakaan & Kemacetan di DIY

Berikut ini titik rawan kecelakaan dan rawan kemacetan di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Terbukti Selingkuh, 2 PNS di Gunungkidul Dipecat Tanpa Pensiunan

Dua PNS di Kabupaten Gunungkidul dipecat setelah terbukti saling berselingkuh.

Kecelakaan Adu Banteng Truk di Kulonprogo, Dua Pengemudi Luka-Luka

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua truk terjadi di Jl. Deandles, Temon, Kabupaten Kulonprogo.

Kebakaran Pangkalan Gas LPG Bantul, Pemilik Terluka & Rugi Rp200 Juta

Pangkalan gas elpiji di Dusun Banjardowo RT 087, Kalurahan Patalan, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, terbakar dan membuat pemilik pangkalan mengalami luka bakar.

Waduh, Kemaluan Pemuda di Bantul Bengkak karena Dipasangi Cincin

Kemaluan seorang pemuda di Bantul mengalami pembengkakan setelah dipasangi cincin.

Grebeg Gunungan, Tradisi di Yogyakarta saat Perayaan Iduladha

Grebeg Besar atau Grebeg Gunungan merupakan salah satu tradisi untuk merayakan Iduladha di Yogyakarta.

Tergiur Keuntungan Investasi Kripto, Warga Jogja Rugi Rp1,3 Miliar

Seorang warga melapor ke Polda DIY karena merasa tertipu investasi bodong aset kripto senilai Rp1,3 miliar.

Prakiraan Cuaca Jogja Jumat: Sepanjang Hari Berawan

Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Jumat (1/7/2022).

Art Jog Bakal Suguhkan Sajian Istimewa Tahun Ini, Catat Tanggalnya!

Gelaran pameran seni rupa terbesar di Daerah Istimewa Yogyakarta, Art Jog, kembali digelar pada 2022.

Setara Institute Nilai Aturan Wajib Jilbab di SMPN 2 Turi Diskriminatif

Setara Institute menilai aturan kewajiban berjilbab bagi siswi muslim di SMPN Turi, Kabupaten Sleman, bentuk diskriminasi.

PPDB SMA/SMK 2022, Mayoritas Sekolah di DIY Telah Terpenuhi Kuotanya

Sebagian besar SMA/SMK di DI Yogyakarta telah terpenuhi kuotanya dalam PPDB tahun ajaran 2022-2023.

Kinerja Ditjen Imigrasi Semester I 2022, Terima Rp1,4 Triliun dari PNBP

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI mencatat PNBP dari tugas dan fungsi keimigrasian mencapai Rp1,4 triliun selama semester I 2022.

Ratusan SD & SMP di Gunungkidul Kurang Murid, Pendaftaran Diperpanjang

Ratusan sekolah jenjang SD dan SMP di Kabupaten Gunungkidul kekurangan murid pada PPDB 2022.