Diduga Rem Blong, Truk Masuk Jurang, Supir dan Kernet Tewas

Bony Eko Wicaksono/JIBI/SOLOPOS - Solopos.com
Minggu, 12 Mei 2013 - 15:42 WIB

SOLOPOS.COM - Bangkai truk pengangkut kain berpelat nomor N 9052 UF yang masuk jurang di wilayah Desa Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Minggu (12/5/2013). Sopir dan kernet truk tewas di lokasi kejadian lantaran terjepit bodi truk. (JIBI/SOLOPOS/Bony Eko Wicaksono)

Bangkai truk pengangkut kain berpelat nomor N 9052 UF yang masuk jurang di wilayah Desa Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Minggu (12/5/2013). Sopir dan kernet truk tewas di lokasi kejadian lantaran terjepit bodi truk. (JIBI/SOLOPOS/Bony Eko Wicaksono)

KARANGANYAR – Sebuah truk berpelat nomor N 9052 UF mengalami kecelakaan dan masuk ke dalam jurang sedalam kurang lebih 30 meter di jalan raya di wilayah Desa Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Minggu (12/5/2013) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Sopir truk, Supriyanto, warga Nganjuk, Jatim dan kernet, Nanang Budianto, warga Magetan, Jatim meregang nyawa di lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, truk tersebut melaju dari Malang menuju Solo. Truk pengangkut kain tersebut melaju dengan kecepatan cukup kencang. Setiba di lokasi kejadian, diduga rem truk blong sehingga sopir tak dapat mengendalikan laju truk. Padahal, kondisi jalan menurun sehingga truk langsung menabrak pembatas jalan dan masuk ke dalam jurang sedalam kurang lebih 30 meter.

Saksi mata, Sunarto, mengatakan saat kejadian terjadi hujan cukup lebat yang mengguyur lereng Gunung Lawu. Tiba-tiba, terdengar benturan benda keras berkali-kali di lokasi kejadian. Warga setempat mengira sumber suara tersebut merupakan pergerakan tanah yang menjadi pemicu bencana tanah longsor. “Benturan benda keras terdengar hingga radius 200 meter dari lokasi kejadian. Kami mengira akan terjadi tanah longsor lantaran kala itu terjadi hujan lebat,” ujarnya saat ditemui wartawan, Minggu siang.

Selanjutnya, warga setempat mencari asal sumber suara tersebut pada pagi hari. Tak berselang lama, warga mendapati truk yang masuk ke dalam jurang dengan kondisi remuk. Body truk bagian depan hancur. Warga tak berani mengevakuasi sopir dan kernet truk karena kondisi medan yang terjal.

Mereka langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tawangmangu. Petugas segera datang ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi para korban. “Kami mendengar dentuman benda keras tapi tak berani keluar karena malam hari. Kejadian itu diketahui kali pertama pada pukul 05.00 WIB dan langsung dilaporkan ke polisi,” bebernya.

Sementara Kapolsek Tawangmangu, AKP Riyanto, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Nazirwan Adji Wibowo, mengungkapkan sopir dan kernet truk tewas di lokasi kejadian. Saat kejadian, mereka terjepit body truk. Proses evakuasi berlangsung cukup lama lantaran kondisi medan terjal dengan tebing yang curam.

Setelah dievakuasi, para korban dibawa menggunakan mobil ambulans ke Puskesmas Tawangmangu. Pihak keluarga korban telah dihubungi dan diminta segera mengambil jenazah korban. “Korban terjepit diantara body truk dan langsung tewas di lokasi kejadian. Kami sudah menghubungi pihak keluarga korban,” imbuhnya.

Kronologi
1.Truk berpelat nomor N 9052 UF mengangku kain dari Malang menuju Solo melewati jalur di Desa Blumbang, Kecamatan Tawangmangu, Minggu (12/5/2013) sekitar pukul 01.00 WIB.

2. Saat melewati jalan menurun diduga rem blong sehingga sopir truk tak bisa mengendalikan laju truk. Truk menabrak pembatas jalan dan masuk ke dalam jurang sedalam kurang lebih 30 meter.

3. Sopir truk, Suprayanto, warga Nganjuk, Jatim dan kernet, Nanang Budianto, warga Magetan, Jatim tewas di lokasi kejadian. Saat kejadian, para korban terjepit body truk.

4. Keesokan harinya, petugas mendatangi lokasi dan mengevakuasi para korban dari dalam bangkai truk.

5. Para korban dibawa ke Puskesmas Tawangmangu.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif