Diduga Mutilasi Anak Kandung, Ayah Terancam Penjara 15 Tahun

Arharubi, 42, terancam hukuman 15 tahun karena diduga tega memutilasi anak kandungnya sendiri yang berusia 10 tahun.

 Proses evakuasi korban mutilasi di Parit 4, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Senin (13/6/2022). ANTARA/HO-Satpolppinhil

SOLOPOS.COM - Proses evakuasi korban mutilasi di Parit 4, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Senin (13/6/2022). ANTARA/HO-Satpolppinhil

Solopos.com, INDRAGIRI HILIR — Seorang ayah bernama Arharubi, 42, terancam hukuman 15 tahun karena diduga tega memutilasi anak kandungnya sendiri yang berusia 10 tahun.

Pemeriksaan tim medis menyebutkan, tidak ada indikasi gangguan jiwa pada warga Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau itu.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Aksi pembunuhan dan mutilasi itu terjadi pada Senin (13/6/2022) lalu.

Kepala Polsek Tembilahan Hulu, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Ricky Marzuki, Senin (4/7/2022), mengatakan pelaku dikenakan Pasal 76C jo Pasal 80 Ayat (3) dan (4) UU Nomor 35/2014 Tentang Perubahan atas UU Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan.

Baca Juga: Identitas Perempuan Korban Mutilasi di Tegal Terungkap

“Setelah dilakukan sejumlah pemeriksaan, tersangka ditahan di tahanan Polres Inhil,” kata dia, di Tembilahan, Riau seperti dikutip Solopos.com dari Antara.

Menurutnya, belum diketahui pasti pemicu pembunuhan sadis tersebut.

Namun tersangka sempat bercerita bahwa dirinya melakukan mutilasi karena tidak ingin ada penderitaan yang dirasakan oleh anaknya.

Baca Juga: Haris,teroris yang juga terlibat kasus mutilasi

“Kami masih dalami apa motif pembunuhannya. Namun tersangka bercerita bahwa dia tidak ingin anaknya susah. Biarlah anaknya di surga,” kata dia.

Terkait dugaan pelecehan seksual terhadap korban mutilasi itu semasa hidup, kata Kapolsek, polisi sedang menunggu hasil pemeriksaan visum dari rumah sakit.

“Itu nanti kita tunggu hasil dari dokter yang melakukan pemeriksaan,” kata dia.

Baca Juga: Sadis, Pria Ini Perkosa dan Mutilasi Orang yang Pengin Bunuh Diri

Sebelumnya Arharubi telah diobservasi kejiwaan di RSJ Tampan di Pekanbaru, dan kesimpulannya dia tidak mengalami gangguan jiwa.

Marzuki pun membenarkan hal itu berdasarkan surat pemeriksaan dari RSJ Tampan Pekanbaru.

“Setelah menerima hasil pemeriksaan, kita langsung lakukan penjemputan terhadap tersangka mutilasi,” kata dia.

Sumber: antara

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

    Espos Plus

    Situs Pekuburan Megalitikum dan Kampung Kuno Pringgoloyo Klaten

    + PLUS Situs Pekuburan Megalitikum dan Kampung Kuno Pringgoloyo Klaten

    Selain di puncak dan lereng Gunung Lawu, peninggalan peradaban megalitikum di Soloraya juga ditemukan situs yang diduga sebagai perkuburan dan penanda kampung kuno di Dukuh Sukorejo, Desa Sukorejo, Kecamatan Wedi, Klaten, berupa susunan batu besar, serta temuan batu pipisan dan gandik.

    Berita Terkini

    Pegawai Pajak di Pusaran Korupsi, Terkini Kasus Suap Tol Solo-Kertosono

    Penetapan Abdul Rachman sebagai tersangka kasus korupsi restitusi pajak proyek pembangunan tol Solo-Kertosono menambah panjang daftar pegawai pajak di pusaran korupsi.

    Budi Doremi Bintang Tamu, Begini Kemeriahan EcoFest 2022 UKSW

    Beragam kegiatan digelar dalam EcoFest 2022 yang diadakan di lapangan sepakbola UKSW Salatiga.

    Ini Tersangka Kasus Korupsi Restitusi Pajak Tol Solo-Kertosono

    KPK mengungkap identitas tersangka kasus korupsi restitusi pajak proyek pembangunan jalan tol Solo-Kertosono di Kantor Pajak Pare, Jawa Timur.

    Ferdy Sambo Ada di TKP Saat Brigadir J Ditembak

    Pengacara Bharada E, Muhammad Boerhanuddin, menyebut Irjen Pol Ferdy Sambo berada di TKP saat ajudannya, Brigadir J, ditembak.

    Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Santri Tangerang Meninggal, Ini Hasilnya

    Polisi memeriksa enam orang saksi kasus santri Pondok Pesantren Dasar El Qolam Tangerang yang meninggal pada Minggu (7/8/2022).

    Puncak Dies Natalis ke-20, Politeknik Indonusa Solo Gelar Jalan Sehat

    Sebagai puncak acara Dies Natalis ke-20 Politeknik Indonusa Solo diadakan jalan sehat.

    Atasan Bharada E Ada di TKP Saat Brigadir J Ditembak, Siapa Dia?

    Siapakah atasan Bharada E yang menyuruhnya menembak Brigadir J?

    Ketimpangan Gender dan Pemberdayaan Semu dalam Film Horor

    Di film-film horor Indonesia bila diamati sekilas ada semacam empowerment atau pemberdayaan perempuan, namun ketika direproduksi terus-menerus justru mengerdilkan posisi perempuan di kehidupan nyata.

    Santri Ponpes Dasar di Banten Meninggal Diduga Dianiaya Temannya

    Salah satu santri Ponpes Dasar El Qolam di Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, BD, 15, meninggal diduga dianiaya sesama santri pada Minggu (7/8/2022).

    Tersangka Pembunuhan Berencana, Brigadir RR Terancam Hukuman Mati?

    Brigadir RR yang menjadi tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana ajudan Ferdy Sambo, Brigadir J, terancam hukuman mati.

    Siapa Atasan Bharada E yang Perintahkan Tembak Brigadir J?

    Siapakah atasan Bharada E yang memerintahkan penembakan Brigadir J?

    Tiket Masuk Pulau Komodo Rp3,75 Juta Mulai Berlaku 1 Januari 2023

    Tiket masuk kawasan wisata Pulau Komodo dan Padar di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) Rp3,75 juta per orang mulai berlaku 1 Januari 2023.

    Rumah Makan Tahu Sumedang Ludes Terbakar, Butuh 4 Damkar hingga Padam

    Rumah makan Tahu Sumedang di Jl. Raya Limbangan, Kampung Cilangir, Desa Cigagade, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat ludes terbakar pada Minggu (7/8/2022) malam.

    Dukung Program Desa , Tim UNS Gelar Pelatihan Eduwisata di Sukoharjo

    Tim Pengabdian Riset Lingkungan dan Pengelolaan SDA Unversitas Sebelas Maret (UNS) Solo menggelar pelatihan pemberdayaan masyarakat nonproduktif di Sukoharjo.

    Pembunuhan Brigadir J Sudah Direncanakan? Ini Kata Polisi

    Benarkah pembunuhan Brigadir J, ajudan Ferdy Sambo, telah direncanakan?