Diduga Korban Penganiayaan, Polisi Bongkar Makam Siswi SD di Grobogan

Seorang siswa sekolah dasar atau SD di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah (Jateng), meninggal dunia, diduga menjadi korban penganiayaan teman-temannya.

 Polisi memasang garis polisi di sekitar lokasi makam siswi SD di Grobogan yang diduga meninggal karena penganiayaan, Senin (17/1/2022). (Solopos.com-Bidhumas Polda Jateng)

SOLOPOS.COM - Polisi memasang garis polisi di sekitar lokasi makam siswi SD di Grobogan yang diduga meninggal karena penganiayaan, Senin (17/1/2022). (Solopos.com-Bidhumas Polda Jateng)

Solopos.com, PURWODADI — Polisi terus mendalami dugaan kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian siswi kelas VI SDN Karangrejo 5, Sherly Margaretha, 12, di Kabupaten Grobogan. Polisi bahkan telah membongkar makam siswi SD berusia 12 tahun itu untuk dilakukan autopsi.

Proses pembongkaran makam dan autopsi terhadap jenazah korban dipimpin langsung Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jateng, Kombes Pol. dr. Sumy Hastry Purwanti, Senin (17/1/2022). Sumy mengatakan proses autopsi dilakukan setelah pihaknya mendapat persetujuan keluarga korban. Proses autopsi itu dilakukan untuk mencari penyebab meninggalnya korban.

PromosiPerempuan dalam Pusaran Terorisme

“Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap seorang anak yang telah dimakamkan selama 24 hari. Kami juga telah mengambil sampel-sampel jaringan tubuhnya untuk diketahui penyebab kematian. Penyebab kematian akan ada tahap pemeriksaan lebih lanjut. Ada 9 sampel yang kami ambil,” terang Sumy, dalam keterangan tertulis yang diterima Solopos.com, Senin sore.

Baca juga: Siswi SD di Grobogan Tewas, Diduga Korban Penganiayaan

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, korban meninggal dunia seusai menghadiri perayaan ulang tahun temannya. Korban diduga meninggal dunia akibat mendapat penganiayaan pada Senin (27/12/2021) lalu.

Orang tua korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Grobogan. Terlebih lagi, orang tua korban menemukan sederet kejanggalan atas kasus kematian korban tersebut. Sebelum meninggal, korban mengeluhkan sakit di sekujur tubuh. Dari hasil pemeriksaan di rumah sakit, ditemukan sederet luka lebam di tubuh korban. Korban diduga dianiaya oleh teman-temannya.

Kapolres Grobogan, AKBP Benny Setyowadi, melalui Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Andryansyah Rithas Hasibuan, mengatakan pihaknya sudah menerima aduan dari orang tua korban pada 27 Desember 2021.

“Satreskrim telah menerima aduan atau laporan dari orang tua korban bernama SM, pada Senin, 27 Desember 2021, pukul 20.00 WIB. Aduan tersebut terkait anaknya meninggal diduga akibat korban penganiayaan,” jelas Kasat Reskrim Polres Grobogan.

Baca juga: Kronologi Kematian Siswi SD di Grobogan, Diduga Korban Penganiayaan

Saat ini, lanjut AKP Hasibuan, pihaknya sedang mendalami apakah betul korban merupakan korban penganiayaan atau bukan. Untuk membuktikan hal tersebut, tengah dilakukan penyelidikan baik melalui pemeriksaan saksi-saksi, maupun autopsi.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Ini Senjata Anggota Polisi Yang Membuat Warga di Semarang Tertembak

Warga berinisial S tertembak saat hendak melerai keributan antara Briptu RS dengan kerabatnya di Semarang.

Bobol Sekolahan Hingga Kantor, Remaja di Banyumas Ini Ditangkap Polisi

Seorang remaja di Banyumas ditangkap polisi karena menjadi pelaku aksi pencurian di sejumlah sekolah dan kantor pemerintahan.

Polisi Ribut Dengan Kerabat, Seorang Warga di Semarang Tertembak

Keributan dipicu permasalahan keluarga antara anggota polisi Briptu RS dan kerabatnya SY, di Tambakrejo, Kelurahan Tanjung Mas, Kota Semarang.

Gurihnya Kuliner Soto Kudus, Pakai Daging Kerbau Bukan Ayam

Olahan kuliner berupa soto khas Kudus identik dengan kuah pekat dari kaldu daging kerbau yang disajikan dalam mangkuk kecil.

Desa Cawet Pemalang Simpan Keindahan Surgawi

Desa Cawet di pemalang, Jawa Tengah, memiliki potensi wisata alam yang memukau.

Di Mana Daerah Terdingin di Jawa Tengah?

Inilah daerah terdingin di Jawa Tengah yang sering turun hujan salju saat musim kemarau.

Check-in di Hotel, PSK di Semarang Dianiaya Tamu Pakai Muntu

Boy menganiaya PSK menggunakan muntu saat check-in di hotel untuk mengambil uang dan harta milik PSK tersebut.

Mobil Avanza Tabrak Karimun di Flyover Jatingaleh, Ini Kronologinya

Kecelakaan lalu lintas di Flyover Jatingaleh Semarang bermula ketika pengemudi Avanza diduga mengantuk atau kebingungan melaju dari arah Tanah Putih.

Jadi Percontohan, Desa di Semarang Ini Tanam Kedelai Varietas Unggul

Sebanyak 30 kilogram bibit kedelai yang terdiri dari varietas Sugentan dan Gamasugen diserahkan BRIN dalam kegiatan ini.

25 Orang Lolos Tes Potensi Calon Anggota Komisi Informasi Jateng

Sebanyak 25 orang dinyatakan lolos tes potensi calon anggota Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Periode 2022-2026.

Kuliner Nasi Penggel, Jumeokbap Korea Ala Kebumen

Nasi Penggel adalah olahan kuliner khas Kebumen, Jawa Tengah yang bentuknya menyerupai nasi kepal Korea, Jumeokbap.

Serem! Warga di Semarang Ini Tinggal di Tengah Kuburan

Warga Kampung Bergota Krajan di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), sudah lama hidup berdampingan dengan kuburan karena berada di kompleks permakaman.

Pengumuman! Layanan Imigrasi Semarang Akan Permanen di MPP Grobogan

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang berencana membuka layanan imigrasi secara definitif di Mal Pelayanan Publik Grobogan.

14 Ekor Sapi Positif PMK, Pasar Hewan di Banjarnegara Ditutup

Sejumlah pasar hewan di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng), ditutup menyusul ditemukannya kasus penyakit mulut dan kuku atau PMK pada 14 ekor sapi.

Presiden Jokowi Longgarkan Pemakaian Masker, Ini Saran Ganjar

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menyarankan masyarakat untuk sadar diri dalam melakukan perlindungan diri menyusul pelonggaran penggunaan masker di tempat terbuka.

Asal-Usul Pemalang, Tanah Merdeka di Pulau Jawa

Asal-usul Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah dulunya merupakan salah satu dari 14 daerah merdeka di Pulau Jawa yang dipimpin seorang raja.