Kategori: Sragen

Diduga Kepeleset, Kakek-kakek Asal Masaran Meninggal Mengapung di Sungai


Solopos.com/Tri Rahayu

Solopos.com, SRAGEN – Seorang kakek-kakek ditemukan mengapung di sungai wilayah Dukuh Ngasinan Kulon RT 020, Desa Gebang, Kecamatan Masaran, Sragen, Minggu (1/11/2020). Berdasarkan hasil evakuasi tim SAR, jasad pria itu diketahui bernama Suroso Darso Suyitno, 66, warga Dukuh Ngunut RT 024, Desa Gebang, Masaran.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi melalui Kapolsek Masaran AKP Joko Widodo saat dihubungi Solopos.com, Minggu, mengatakan penemuan mayat itu berawal saat warga setempat lari pagi dan melihat ada orang mengapung dalam kondisi telungkup di sungai. Kejadian itu, kata dia, disampaikan ke warga lain.

Walah, Barang Rongsokan Rp10 Juta Milik Warga Karangmalang Sragen Raib Digondol Maling

Para warga sekitar mengecek kondisi pria yang sudah meninggal dunia di sungai itu dan ternyata diketahui bernama Suroso Darso Suyitno.

“Setelah mendapat kabar itu tim SAR datang untuk membantu evakuasi jenazah ke rumah duka. Polsek berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polres Sragen dan Puskesmas Masaran 1 untuk pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan sempat ditemukan luka di bagian mulut dan berdarah. Luka itu diduga karena benturan batu saat terjatuh ke sungai,” jelas Kapolsek.

Joko menjelaskan korban terjatuh di sungai diduga terpeselet karena kondisi korban sudah pikun. Joko menerangkan dari pihak keluarga menerima kejadian itu dengan ikhlas dan menyatakan tidak melakukan autopsi terhadap jenazah. Kemudian korban dimakamkan dengan prosesi adat setempat.

Jalan dari Depok ke Solo, KRL Klaten-Jogja Nyangkut di Kalioso

Evakuasi

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Sugeng Priyono, menyampaikan BPBD ikut terlibat dalam evakuasi bersama personel SAR lainnya, yakni dari SAR Poldes, PMI, dan dibantu TNI, Polri, Damkar, puskesmas, dan perangkat desa setempat.

Sugeng menerangkan informasi awal sekitar pukul 05.00 WIB ada seorang warga berolahraga dan melewati tugu dekat Ngasinan Kulon.

“Ibu-ibu itu saat berolahraga mengetahui ada orang laki-laki tanpa baju terngkurap di sungai. Kemudian perempuan itu memberitahu warga terdekat untuk meminta tolong,” jelasnya.

Dibuka Besok, HTM Bukit Sidoguro Klaten Naik Gaes...

Sugeng mengatakan dari informasi tersebut kemudian tim SAR bergerak. Saat melakukan evakuasi, Sugeng menyayangkan banyak warga berkerumun di dekat lokasi kejadian sehingga menyulitkan proses evakuasi.

“Kami mengimbau kepada warga agar melaksanakan protokol kesehatan karena masih di masa pandemi,” ujarnya.

Share
Dipublikasikan oleh
Chelin Indra Sushmita