Diduga Banyak Kekerasan Anak di Wonogiri Tak Terungkap, Pemkab Bikin Tesa, Apa itu?
Peluncuran Layanan Telepon Sahabat Anak (Tesa) pada peringatan Hari Anak Nasional Kabupaten Wonogiri di Kantor Radio Giri Swara Wonogiri, Kamis (23/7/2020). (Istimewa)

Solopos.com, WONOGIRI -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri meluncurkan layanan Telepon Sahabat Anak atau Tesa khusus untuk menampung laporan atau informasi mengenai tindak kekerasan anak di Wonogiri.

Layanan ini lahir seiring prediksi bahwa kasus kekerasan terhadap anak yang terungkap di Wonogiri saat ini belum mencakup semua kasus. Diduga masih banyak kasus belum terungkap.

Sepanjang Januari-Juli 2020 ada 12 kasus kekerasan anak dengan 14 korban. Dari jumlah itu, sebanyak 10 anak atau 71 persen merupakan anak-anak korban kekerasan seksual.

Duh, 71 Persen Korban Kekerasan Anak di Wonogiri Alami Kekerasan Seksual

“Banyaknya kekerasan yang muncul itu merupakan peran Satgas yang berhasil mengungkap beberapa kasus. Sebagian tidak terdeteksi karena korban tidak berani menyurakan," kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (PPKB P3A) Wonogiri, Setyarini, saat ditemui Solopos.com di Kantor Radio Giri Swara Wonogiri, Kamis (23/7/2020).

Seperti diketahui, Wonogiri memiliki Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Selama ini, Satgas sangat berperan mengungkap kasus kekerasan anak di Wonogiri.

Namun, Satgas saja tidak cukup, butuh peran dari semua pihak agar bersama-sama menekan kasus kekerasan anak di Kabupaten Gaplek tersebut.

Update Covid-19 Dunia: Duh! Indonesia Naik Peringkat Lagi, Salip Mesir

Layanan Tesa Bisa Diakses Via WhatsApp

Pihak-pihak tersebut bisa berkontribusi memberikan informasi melalui layanan Telepon Sahabat Anak atau Tesa. Layanan ini diluncurkan tepat pada peringatan Hari Anak Nasional Kabupaten Wonogiri di Kantor Radio Giri Swara Wonogiri, Kamis.

Tesa dapat diakses melalui nomor telepon 0812 2679 1117. Nomor ini melayani telepon dan pesan WhatsApp. Melalui Tesa, masyarakat bisa memberikan perlindungan kepada anak dari tindakan kekerasan baik fisik, psikis, maupun seksual.

Jokowi Serahkan Dua Sapi Kurban di Solo, Beratnya 1 Ton Lebih

Selain itu, layanan ini juga dapat digunakan untuk anak yang membutuhkan perlindungan dan berada dalam situasi darurat maupun yang membutuhkan layanan konseling.

Tidak hanya terbatas untuk pengaduan dan konseling, namun juga memberikan informasi kepada masyarakat sebagai upaya preventif dalam pencegahan kasus kekerasan terhadap anak di Wonogiri.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom