Didi Kempot dan Pesta Kembang Api Meriahkan Tahun Baru di Wonogiri
Ilustrasi kembang api pada malam Tahun Baru. (Reuters)

Solopos.com, WONOGIRI -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri akan menyuguhkan pesta kembang api dengan konfigurasi apik dan berdurasi lama pada perayaan malam pergantian tahun di Alun-Alun Giri Krida Bakti, Selasa (1/1/2019) dini hari mendatang.

Perayaan Tahun Baru digelar tiga hari, mulai Sabtu (29/12/2018) siang. Tampilan yang disuguhkan dapat dinikmati semua kalangan. Pelaksanaan kegiatan tersebut menelan biaya lebih dari Rp300 juta.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Jumat (28/12/2018), Pemkab menyuguhkan acara dengan konsep berbeda dalam tiga hari pelaksanaan. Pada hari pertama, Sabtu, akan disuguhkan pertunjukan seni dan budaya mulai pukul 13.00 WIB.

Seluruh penampil merupakan kelompok seni dari dalam daerah, seperti Sanggar Tari Condo Manik, Laksita, dan Darma Giri Budaya. Selain itu pentas Gamelan Kalatidha, parade seni tradisional pelajar, dan Spirit Reyog Wonogiren.

Acara pada hari itu akan ditutup dengan penampilan bintang tamu, Didi Kempot. Penyanyi campur sari kondang itu dijadwalkan tampil pukul 21.00 WIB-23.00 WIB.

Pada hari kedua, Minggu (30/12/2018), akan disuguhkan potensi anak muda Kota Sukses dalam bidang musik dan olah vokal mulai pukul 13.00 WIB. Deretan grup musik pelajar bakal unjuk gigi.

Mereka seperti grup musik dari SMK Pancasila 1 Wonogiri, SMAN 2 Wonogiri, SMAN 3 Wonogiri, SMAN 1 Wonogiri, dan SDN 1 Wonogiri. Akan ditampilkan pula 7PM Dance Crew, Nekad Band yang merupakan grup musik beranggotakan para difabel, Bhayangkara Band, Decision, Rock N Roll, O.M. PNS, Frienemi, dan Penake Pye. Acara berakhir pukul 23.00 WIB.

Pada hari terakhir, Senin (31/12/2018), akan ditampilkan tiga grup musik bintang tamu, yakni Sevensoul, Power Koes Plus Mania, dan Vloska. Pada kesempatan itu akan disuguhkan pula pemutaran video sejarah kemerdekaan Indonesia, film, sejarah yang terjadi 1960-an dan 1970-an, dan stand up comedy.

Kabag Humas Sekretariat Daerah (Setda) Wonogiri, Haryanto, saat ditemui Solopos.com di kantornya, Kamis (28/12/2018), mengatakan pada puncak acara akan digelar pesta kembang api. Rencana awal pesta kembang api digelar selama tujuh hingga 10 menit.

Jangka waktu itu jauh lebih lama daripada pesta kembang api tahun lalu yang hanya tiga menit. Haryanto menyebut ada kemungkinan durasi pesta kembang api akan lebih panjang dari rencana awal.

Sampai Kamis itu dia belum mendapat pemberitahuan resmi terkait durasi tersebut. “Ini akan spesial karena yang meng-handle pesta kembang api Bapak Bupati sendiri. Beliau sendiri yang mencari pihak penyedia. Pastinya pihak yang digandeng Bupati profesional,” kata mantan Camat Paranggupito itu.

Pada hari terakhir itu akan digelar pula peresmian Taman Kota Bung Karno yang terletak di utara alun-alun. Acara digelar sesaat sebelum pesta kembang api.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri, Ismiyanto, mengatakan pengalihan arus lalu lintas tak jauh berbeda dengan pengaturan saat car free sundy (CFS). Kendaraan dari timur atau arah Ngadirojo menuju arah Wuryantoro dialihkan ke jalan dekat SMAN 1 Wonogiri hingga tembus ke Jl. Jenderal Sudirman.

Pada pengaturan CFS jalan depan Kantor Dinas Sosial (Dinsos) boleh dilewati. Namun, pada acara perayaan Tahun Baru jalan tersebut untuk tempat parkir saja.

Kendaraan dari timur menuju arah Sukoharjo/Solo dialihkan di jalan yang sama. Setelah mencapai Jl. Jenderal Sudirman kendaraan ke kanan melewati perempatan Ponten.

“Selain depan Kantor Dinsos, kantong parkir lainnya di selter angkutan umum, gang-gang dekat alun-alun, dan Jl. Pemuda II sisi timur. Kawasan alun-alun nanti harus steril dari kendaraan,” kata dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom