Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (kedua kanan) berbincang dengan Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diani sebelum upacara pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2019). (Antara-Akbar Nugroho Gumay)

Solopos.com, JAKARTA -- Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akhirnya angkat bicara soal adanya penolakan dari sejumlah pihak setelah dirinya bakal mengisi pos pemimpin salah satu perusahaan BUMN.

Ahok saat berada di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/11/2019), mengaku penolakan seperti itu adalah hal biasa buat dirinya.

"Di dunia ini, hidup ini, tidak ada yang setuju 100 persen kok," kata Ahok, seusai menjadi pembicara dalam Workshop Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jateng dan DPRD Kabupaten/Kota, di Grand Arkenso Hotel Semarang.

Penolakan, menurut Ahok juga bisa terjadi terhadap siapa saja. Bahkan dia menyebut sudah menjadi hal biasa bagi dirinya ditolak saat berada dalam dunia politik.

Sebut Ahok Kelas Glodok, Rizal Ramli Dianggap Rendahkan Orang Glodok

"Kayaknya, hidup gua ditolak melulu," seloroh Ahok lantas tertawa.

Sebelumnya, Ahok menemui Menteri BUMN Erick Thohir, Rabu (13/11/2019) lalu. Belakangan, Ahok disebut-sebut bakal mengisi jabatan di perusahaan pelat merah PT Pertamina.

Serikat Pekerja Pertamina Plaju Tolak Ahok, Alasannya Penistaan Agama

Erick Thohir sendiri menilai Ahok pantas dipilih karena merupakan sosok yang memiliki rekam jejak baik sebagai pimpinan. Dia mengakui kementeriannya membutuhkan banyak figur seperti Ahok.

"Ya saya rasa beliau [Ahok] tokoh yang konsisten, track record-nya jelas bisa terus membangun," ujar Erick di kompleks Istana Kepresidenan.

Ahok Diprediksi Diplot Jokowi Bersih-Bersih Pertamina 2 Tahun

Namun, Erick masih merahasiakan jabatan Ahok di perusahaan BUMN. Dia hanya menyampaikan jabatan baru Ahok di BUMN itu akan diumumkan pada akhir tahun.

Sumber: Suara.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten