Didasari Sakit Hati, Begini Kronologi Teror Mantan Selingkuhan di Kalikotes Klaten

Bambang Murdoko, 49, warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, nekat meneror rumah Sigit Purwanto, 49, di RT 001/RW 006, Turen, Ngemplak, Kalikotes, Klaten, pada Selasa (6/8/2019) dini hari.

Didasari Sakit Hati, Begini Kronologi Teror Mantan Selingkuhan di Kalikotes Klaten

SOLOPOS.COM - Barang bukti aksi teror di Ngemplak, Kalikotes, Klaten. (Solopos/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN — Bambang Murdoko, 49, warga Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, nekat meneror rumah Sigit Purwanto, 49, di RT 001/RW 006, Turen, Ngemplak, Kalikotes, Klaten, pada Selasa (6/8/2019) dini hari.

Bambang yang kini sudah ditangkap polisi dan ditetapkan sebagai tersangka mengakui motifnya melempar petasan ke rumah Sigit karena sakit hati ditinggal istri Sigit yang notabene mantan selingkuhannya.

Bambang ingin menciptakan ketakutan dan keresahan pada istri Sigit dan keluarganya. Bambang melempar petasan yang sudah dibungkus plastik bersama paku dan potongan pipa paralon.

Bambang memasukkan mercon sepanjang 17 cm ke dalam plastik yang juga diisi sejumlah paku sebelum diledakkan di depan rumah Sigit. Dia berharap saat mercon diledakkan di depan rumah itu, paku yang terbungkus dalam plastik bisa menyebar mengenai kaca rumah sehingga pemilik rumah ketakutan dengan aksi teror tersebut.

Sebelum ke lokasi sasaran, Bambang mengajak seorang temannya berinisial G memancing di Rawa Jombor. Selanjutnya, Bambang Murdoko membonceng G yang mengendarai sepeda motor Honda Vario berpelat nomor AD 2989 OQ.

Di tengah perjalanan itu, Bambang meminta G melintasi Turen, Ngemplak, Kalikotes. Tepat di depan rumah Sigit, Bambang langsung melemparkan petasan yang dimasukkan ke dalam plastik ke arah genting rumah Sigit.

Sejurus kemudian, terdengar suara ledakan. Ledakan itu juga mengagetkan G yang mengendarai Honda Vario. Di lokasi tersebut, Bambang dengan G sempat terlibat cekcok sebelum keduanya meninggalkan Kalikotes.

“Mercon yang dilempar itu milik tersangka yang dibeli saat malam takbiran [Idulfitri 2019]. Saat itu, tersangka tak jadi menyalakan mercon di rumah orang tuanya [di Gumulan, Klaten Tengah], soalnya orang tuanya sakit,” kata Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Dicky Hermansyah, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Aries Andhi, saat ditemui wartawan di Mapolres Klaten, Kamis (8/8/2019).

Sebelum melempar mercon, lanjut Kasatreskrim, Bambang juga sudah melakukan aksi teror dengan melempar pipa berisi paku dan gotri ke rumah Sigit sebanyak dua kali. “Jadi, aksi teror yang dilakukan tersangka sudah tiga kali,” jelas Kasatreskrim.

Bambang ditangkap di dekat RSD Bagas Waras Klaten, Rabu (7/8/2019). Dari tangan Bambang, polisi menyita barang bukti berupa lima mercon tabung berdiameter 4 cm dengan panjang 17 cm dan sejumlah paku usuk, satu pipa berdiameter 3,3 cm sepanjang 16 cm, satu pipa yang sudah dipotong menjadi dua bagian, sejumlah paku reng, bahan mercon, dan lainnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Testing dan Tracing Jateng Tak Penuhi Target PPKM

Jumlah testing Covid-19 di Jateng sudah cukup tinggi, 150.000 orang per pekan, namun belum memenuhi target yang ditetapkan Inmendagri.

Geger Foto Wali Kota Tanjungpinang Berdua dengan Cowok di Hotel

Foto Rahma tengah duduk berduaan dengan seorang pria di atas kasus kamar hotel belakangan heboh di jagat media sosial.

Seluruh Wilayah di Yogyakarta Masuk PPKM Level 4

Kegiatan nonesensial masih diwajibkan berlangsung secara virtual, aktivitas esensial diperbolehkan beroperasi sampai 50 persen.

Tekan Kematian Covid-19, Dinkes Jateng Sarankan Isolasi Terpusat

Dinkes Jateng meminta pasien Covid-19 untuk melakukan karantina di tempat-tempat isolasi terpusat yang sudah disediakan pemerintah.

Pasien Covid-19 Kini Lebih Cepat Meninggal, Ini Penyebabnya

Pasien sering terlambat dibawa ke rumah sakit hingga berujung meninggal dunia.

Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 Plupuh dan Miri Sragen Rendah, Kenapa Ya?

Anggaran penanganan Covid-19 di dua kecamatan Sragen yakni Miri dan Plupuh, masih rendah, kurang dari 30 persen hingga awal Agustus ini.

Waduh, Tingkat Keterisian Bed RS Rujukan Covid-19 Klaten Masih Tinggi Lur!

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) RS rujukan Covid-19 Kabupaten Klaten hingga awal pekan ini masih tinggi.

Kena Prank Keluarga Akidi Tio, Kapolda Sumsel Memilih Berpikir Positif

Ada atau tidaknya dana Rp2 triliun tidak menyurutkan ikhtiar Polda Sumsel menanggulangi Covid-19.

Pasien Positif Corona Tanpa Gejala Sukoharjo Didorong Isolasi di 2 Tempat Ini

Pasien positif terpapar virus corona tanpa gejala atau bergejala ringan di Kabupaten Sukoharjo didorong menjalani isolasi di tempat khusus.

Ahli IPB: Harimau Tak Bisa Tularkan Corona ke Manusia

Kejadian penyakit pada hewan di berbagai belahan dunia sangat identik, yakni hewan tersebut tertular dari pemiliknya.

Pelayanan Kantor Kecamatan Jebres Solo Buka Lagi setelah Tutup karena 10 Pegawai Positif Corona

Pelayanan kantor Kecamatan Jebres, Solo, sudah kembali dibuka setelah sempat tutup beberapa hari karena sejumah pegawai terpapar Covid-19.

Kasus Covid-19 Tambah 22.404, Jateng Penyumbang Terbanyak

Dari kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 22.404 hari ini, Jateng berkontribusi 3.218.