Tutup Iklan

Didahului Gemuruh, Sumur Warga Grogol Sukoharjo Tiba-Tiba Ambles

Sumur dan kamar mandi Ngatinem, 98, warga RT 001/RW 005, Dusun Sidorejo, Desa Grogol, Kecamatan Weru ambles pada Kamis (17/1/2019) dini hari.

Didahului Gemuruh, Sumur Warga Grogol Sukoharjo Tiba-Tiba Ambles

SOLOPOS.COM - Kondisi sumur warga yang ambles di Dusun Sidorejo, Desa Grogol, Kecamatan Weru, Sabtu (19/1/2019). (Istimewa/Heri Putut)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Sumur dan kamar mandi Ngatinem, 98, warga RT 001/RW 005, Dusun Sidorejo, Desa Grogol, Kecamatan Weru, Sukoharjo, ambles pada Kamis (17/1/2019) dini hari.

Warga setempat lantas menutup sumur yang ambles dengan batu dan tanah agar tak membahayakan orang lain.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Sabtu (19/1/2019), Ngatinem hidup sebatang kara di rumah itu. Lantaran sudah uzur, tetangga rumahnya sering menimba air sumur untuk mandi Ngatinem setiap hari.

Posisi sumur tepat bersebelahan dengan kamar mandi di luar rumah Ngatinem. Saat kejadian, warga setempat tengah tidur terlelap di rumah masing-masing.

Tiba-tiba muncul suara bergemuruh yang berasal dari sumur Ngatinem. Suara itu membangunkan warga setempat. Mereka bergegas keluar rumah untuk mencari sumber suara di lokasi sumur.

“Kejadiannya saat dini hari, tidak ada warga yang tahu. Warga mendapati sumur milik Ngatinem sudah ambles,” kata Kepala Desa Grogol, Heri Putut, saat dihubungi Solopos.com, Sabtu.

Kamar mandi yang posisinya bersebelahan dengan sumur ikut ambles. Tak ada material bangunan kamar mandi yang tersisa.

Kala itu, Ngatinem hanya bisa pasrah setelah sumur dan kamar mandi yang digunakan setiap hari lenyap ditelan bumi. Keesokan harinya, warga setempat melakukan kerja bakti menutup sumur yang ambles dengan batu dan tanah.

“Sekarang sumur yang ambles sudah ditutup oleh warga. Saya tidak tahu penyebab amblesnya sumur. Mungkin fenomena alam yang sering terjadi di wilayah perbukitan,” ujar dia.

Menurut Putut, kejadian serupa pernah terjadi di wilayah Desa Grogol pada beberapa tahun lalu. Sumur milik warga ambles tanpa diketahui secara jelas penyebabnya.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, pemerintah desa setempat berinisiatif menyambungkan pipa program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) ke rumah Ngatinem.

Ngatinem tidak akan dipungut biaya alias gratis selama memanfaatkan air bersih yang dipasok dari Pamsimas. “Kami memahami kondisi Ngatinem yang hidup sendirian di rumahnya. Kebutuhan air bersih bakal dipasok program Pamsimas,” tutur dia.

Sementara itu, seorang warga Desa Grogol, Kecamatan Weru, Harminto, menyampaikan amblesnya sumur mengakibatkan keretakan tanah yang membuat warga lain resah dan waswas saat turun hujan lebat dengan intensitas tinggi. Mereka khawatir rumah penduduk turut ambles lantaran tanahnya retak.

Berita Terkait

Berita Terkini

Tambah Lagi, Total 107 Karyawan Pabrik Sepatu di Jaten Terpapar Covid-19

Karyawan pabrik sepatu di Kecamatan Jaten yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah menjadi 107 orang.

Lengkapi Barang Bukti, Polisi Sragen Ubek-Ubek Jamban Cari Celana Dalam Bocah Korban Pencabulan Sukodono

Polisi Sragen mengubek-ubek jamban untuk mencari celana dalam milik bocah korban pencabulan di Sukodono sebagai barang bukti,

Daihatsu Luncurkan Rocky 1.2L Terbaru di Indonesia

Daihatsu Rocky 1.2L merupakan hasil pengembangan putra-putri Indonesia melalui tim R&D PT.Astra Daihatsu Motor (ADM).

Waspada! 35 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Di Klaten Tak Punya Komorbid

Sebanyak 35% dari total jumlah pasien positif Covid-19 Kabupaten Klaten yang meninggal diketahui tidak memiliki komorbid.

Heboh Ivermectin untuk Pengobatan Covid-19, Bagaimana Faktanya?

Menanggapi kabar itu, Badan POM menjelaskan penggunaan Ivermectin untuk pengobatan Covid-19.

Perusakan Makam di Solo Dilakukan Anak-Anak, Pemerhati Anak: Ini Tanggung Jawab Bersama!

Pemerhati Anak, Ketua Sahabat Kapas, Dian Sasmita, menanggapi perusakan makam yang dilakukan oleh sepuluh anak-anak di Mojo, Pasar Kliwon, Solo.

BPCB Jateng Tutup Candi Ceto dan Sukuh Karanganyar, Ada Apa Ya?

BPCB Jateng menutup objek wisata Candi Sukuh, Candi Ceto, dan Museum Sangiran Klaster Dayu, Karanganyar, mulai 22 Juni hingga 2 Juli.

Habis Kunker, Puluhan Anggota DPRD Bantul Jalani Swab PCR

Anggota Dewan menjalani swab PCR karena Ketua DPRD Bantul dan salah satu anggota Komisi B dinyatakan positif Covid-19 seusai kunker.

Mangkrak 1 Tahun, Begini Kondisi SDN 2 Kragilan Sragen yang Disiapkan untuk Isolasi Pasien Covid-19

Bangunan SDN 2 Kragilan, Kecamatan Gemolong, Sragen, sudah tidak terpakai sejak setahun terakhir akan digunakan untuk tempat isolasi.

Terlambat Naik, Penjala Ikan di Banjarnegara Ini Terjebak di Tengah Sungai

Seorang penjala ikan di sungai serayu, Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara yang terjebak di tengah arus aliran deras sungai.

Euro 2020 Malam Ini: Cheska Vs Inggris dan Kroasia Vs Skotlandia

Inggris dan Rep Cheska sudah pernah bertemu sebanyak empat kali sejak 1998. Hasilnya, Inggris mampu menyabet dua kemenangan, Republik Cheska satu kali menang, sementara sisanya berakhir imbang.

Sepeda Anti Jatuh dari Tiongkok, Tetap Seimbang Saat Berhenti

Seorang Vlogger asal Beijing, Tiongkok menunjukkan sebuah sepeda otonom yang mampu tetap seimbang tanpa jatuh saat dalam keadaan berhenti.