Dicap Halu, Yusuf Mansur: Saya Sedang Mengajari Bangsa Ini Bermimpi

Yusuf Mansur mengatakan, dirinya sedang mengajari bangsa Indonesia bermimpi agar mencapai taraf kehidupan yang lebih baik. 

 Ustaz Yusuf Mansur dan Wirda Mansur tampil bareng dalam podcast, 1 Mei 2022. (Youtube Wirda Mansur)

SOLOPOS.COM - Ustaz Yusuf Mansur dan Wirda Mansur tampil bareng dalam podcast, 1 Mei 2022. (Youtube Wirda Mansur)

Solopos.com, JAKARTA – Dai kondang Ustaz Yusuf Mansur tak masalah dirinya dicap sebagai orang yang suka berhalusinasi.

Ia mengatakan, dirinya memang sedang mengajari bangsa Indonesia bermimpi agar mencapai taraf kehidupan yang lebih baik.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

“Banyak yang bilang Papah halu. Tidak masalah. Saya memang sedang mengajari bangsa ini, jangan takut bermimpi. Berani bermimpi, berani kaya. Semua sukses dimulai dari mimpi,” tandas Yusuf Mansur saat tampil dalam podcast di kanal Youtube Wirda Mansur, dan dikutip Solopos.com, Kamis (19/5/2022) malam.

Yusuf Mansur mengatakan jangan takut digunjing orang. Semakin digunjing justru akan membuat derajat orang tersebut tinggi dan mimpi-mimpinya mendekati kenyataan.

Baca Juga: Tampil di Youtube Anak, Yusuf Mansur Sebut Dirinya Asal Ngomong

“Jangan takut diomongin orang. Semakin diomongin justru itu dekat mimpi itu. Terusin aja. Kita jangan pernah berhenti di pojokan tempat kita terhempas. Di tempat itu siapa tahu the best place for praying, tempat terbaik untuk berdoa,” tegas Yusuf Mansur.

Bapak-anak, Yusuf Mansur dan Wirda Mansur, tampil bareng dalam podcast di kanal Youtube Wirda Mansur.

Dalam video berdurasi 39 menit 13 detik yang diunggah pada 1 Mei 2022 itu, Yusuf Mansur dan Wirda membahas aneka gunjingan yang menerpa mereka, beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: Bahas Video Marah-Marah, Yusuf Mansur: Saya Memang Ekspresif

Obrolan tersebut antara lain tentang butuh uang Rp1 triliun, Paytren, konsep sedekah, tudingan sebagai ustaz duit hingga impian menjadi presiden.

Yusuf Mansur mengaku dirinya bukan orang yang pandai. Karenanya ia tidak banyak berpikir tapi banyak bertindak.

Baca Juga: Tripartit Yusuf Mansur Berlanjut 25 Mei, Karyawan Tuntut Gaji Dibayar

“Kenapa banyak orang, maaf-maaf ya, yang berhasil mimpinya bukan berasal dari kalangan orang yang pinter-pinter amat, untuk tidak bilang bego, bloon gitu loh. Papa termasuk satu di antaranya. Kenapa? Karena emang tidak pernah pakai pikiran. Main ngomong-ngomong aja. Kalau orang pinter dikit, ia akan ukur kan, ‘gak mungkin lah’,” ujar Yusuf Mansur pada menit ke-11.

Yusuf Mansur lantas membuat ilustrasi. Ia mencontohkan ada lima orang petugas keamanan yang mengobrol di sela-sela bekerja.

Baca Juga: Siapa Wirda Mansur yang Bilang Paytren Baik-Baik Saja?

Masing-masing dari satpam tersebut memiliki cara berpikir yang berbeda. Ada yang bermimpi bisa memiliki perusahaan tersebut.

“Yang satu kalau ngomong enteng aja gitu loh. ‘Entar ini pabrik punya gue, gue naikin gaji lu lu pada‘. Itu kan karena dia gak mikir ngomongnya. Kalau dia mikir gak jadi keluar (omongannya),” ujar Yusuf Mansur sambil terkekeh.

Menurut Yusuf Mansur, apa yang dilakukan petugas keamanan yang menyatakan bakal memiliki perusahaan tersebut tidak salah.

Bahkan, kata dia, itu adalah doa dan optimisme yang bakal berhasil suatu hari kelak.

Baca Juga: Profil Wirda Mansur, Putri Yusuf Mansur yang Jadi CEO di Usia 18 Tahun

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Kondisi Global Ancam Stok Gandum Lokal dan Menakar Peluang Budidaya 

+ PLUS Kondisi Global Ancam Stok Gandum Lokal dan Menakar Peluang Budidaya 

Kondisi global seperti Perang Rusia-Ukraina dan larangan ekspor gandum oleh India telah berdampak pada meningkatnya harga dan pasokan gandum lokal, yang dikhawatirkan berpengaruh pada produksi makanan olahan gandum, lalu bagaimana peluang budidaya di Indonesia?

Berita Terkini

PDIP Serahkan ke Jokowi, Siapa Pengganti Tjahjo Kumolo?

Presiden Joko Widodo sudah mengantongi nama yang akan mengisi jabatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) menggantikan Tjahjo Kumolo.

Jokowi Kantongi Nama Pengganti Tjahjo Kumolo, Kapan Diumumkan?

Presiden Joko Widodo sudah mengantongi nama yang akan mengisi jabatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) menggantikan Tjahjo Kumolo.

Geger Dana di ACT, Manajemen Pangkas Gaji Pimpinan

Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengaku telah memangkas besaran gaji serta operasional bagi para petingginya.

Kondisi Global Ancam Stok Gandum Lokal dan Menakar Peluang Budidaya 

Kondisi global seperti Perang Rusia-Ukraina dan larangan ekspor gandum oleh India telah berdampak pada meningkatnya harga dan pasokan gandum lokal, yang dikhawatirkan berpengaruh pada produksi makanan olahan gandum, lalu bagaimana peluang budidaya di Indonesia?

Pemprov DKI Evaluasi Kerja Sama dengan ACT, Bakal Diputus?

Pemprov DKI menggandeng ACT untuk beberapa program di antaranya gerakan membantu UMKM DKI.

Siapa Capres yang Diusung KIB di Pilpres 2024? Ini Jawaban Ketum Golkar

Airlangga Hartarto pernah menyampaikan KIB memprioritaskan kader anggotanya sendiri untuk bisa diusung dalam Pilpres 2024.

Airlangga: Penanganan Covid-19 RI Lebih Baik dari Negara Lain di Dunia

Dalam ratas juga disampaikan 7-day moving average kasus Covid-19 Indonesia yang relatif lebih rendah dibandingkan beberapa negara di dunia.

Bertemu Menko Airlangga, Ini Harapan Pembalap Mario Aji

Harapan terus mendapatkan dukungan pemerintah itu diungkapkan Mario Aji saat bertemu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Hikmah Nostalgia Bersama Mahakarya Pembesar Sastra Indonesia

Nostalgia bersama mahakarya pembesar sastra Indonesia mengingatkan bahwa sastra bukan hanya tentang susunan kata dan kalimat berbunga-bunga.

Menilik Fasilitas Mewah Haji Furoda Tanpa Antre Berbiaya Rp300 Juta

Sejumlah fasilitas mewah ditawarkan kepada calon haji furoda tanpa antre dengan biaya mulai Rp225 juta hingga Rp300 juta.

Diduga Mutilasi Anak Kandung, Ayah Terancam Penjara 15 Tahun

Arharubi, 42, terancam hukuman 15 tahun karena diduga tega memutilasi anak kandungnya sendiri yang berusia 10 tahun.

Sejarah Hari Ini: 4 Juli 1776 Kemerdekaan Amerika Serikat

Berbagai peristiwa penting dan bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 4 Juli.

Boyolali Jadi Daerah Wabah, Berapa Total Ternak Suspek PMK?

Kabupaten Boyolali ditetapkan menjadi daerah wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK. Total ternak suspek PMK di Boyolali saat ini sekitar 4.642.

Faktor Penyebab Hubungan Inses dan Dampaknya Bagi Keturunan

Kelainan genetik yang berujung meninggalnya bayi seusai dilahirkan merupakan salah satu dampak buruk dari hasil hubungan sedarah atau inses.

Iduladha di Indonesia & Arab Saudi Berbeda, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Di bawah ini terdapat penjelasan ilmiah terkait perbedaan Hari Raya Iduladha di Indonesia dan Arab Saudi menurut Kementerian Agama RI.

Mengembalikan Musik Metal ke Jantung Klenengan

Rencana konser grup band rock progresif Dream Theater dan rencana penyelenggaraan lagi Rock in Solo pada 2022 layak disebut ikhtiar mengembalikan musik metal ke jantung klenengan.