Kena Bully, Ketua Kompolnas Benny Mamoto Malu Dibohongi Ferdy Sambo

Benny Mamoto menjadi bahan perundungan publik beberapa hari lalu karena salah menyimpulkan terkait kasus penembakan Brigadir J yang melibatkan mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo.

 Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto (Istimewa)

Solopos.com, JAKARTA — Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Benny Mamoto merasa malu karena dibohongi mentah-mentah oleh juniornya di Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo.

Seperti diketahui, Benny Mamoto menjadi bahan perundungan publik beberapa hari lalu karena salah menyimpulkan terkait kasus penembakan Brigadir J yang melibatkan mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo.

PromosiGelaran B20 di Jawa Timur Fokus pada Rantai Pasok UMKM

Pada awal kasus tersebut terungkap ke publik, Benny menegaskan tidak ada kejanggalan dalam kasus kematian Brigadir J.

Benny dengan yakin mempercayai hasil investigasi Polres Jakarta Selatan yakni Brigadir J tewas dalam sebuah baku tembak dengan Bharada E.

Baca Juga: Kasus Disetop, Tidak Ada Pelecehan Seksual terhadap Istri Ferdy Sambo

Faktanya, baku tembak di antara keduanya merupakan skenario belaka yang diotaki oleh Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo.

Atas kesalahannya itu, Benny mengaku malu karena termakan cerita bohong skenario Ferdy Sambo, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

“[Saya] malu, karena apa? Malu karena di-bully. Padahal bully-annya hanya sepotong dialog yang kemudian ditambah narasi dan diviralkan,” ujar Benny melansir dari acara Rossi Kompas TV, Jumat (12/8/2022).

Baca Juga: Profil Deolipa Yumara, Anak Tentara yang Nyentrik sebagai Pengacara

Rasa malu tersebut juga dibarengi dengan rasa marah karena dirinya telah dibohongi mentah-mentah oleh Ferdy Sambo lewat skenario baku tembak yang tak pernah terjadi.

“Sebagai manusia tentu kita malu dan saya marah sekali dengan yang membuat skenario ini karena saya jadi korban,” imbuh purnawirawan bintang dua Polri itu.

Soal kesalahannya tersebut Benny berdalih informasi yang disampaikannya kepada publik merupakan informasi resmi alias yang dinilai paling kredibel yakni pernyataan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto.

Baca Juga: Dipaksa Sambo Tembak Brigadir J, Bharada E Bisa Bebas karena Pasal Ini

“Dalam kasus Duren Tiga, Kompolnas sudah berusaha klarifikasi dan datang ke Kapolres Jakarta Selatan untuk mendapatkan penjelasan tentang penanganan kasus. Penjelasan Kapolres tersebut kemudian yang Kompolnas sampaikan ke publik karena sumbernya resmi,” tutur Benny kepada Bisnis, Rabu (10/8/2022).

Menurut Benny, kesalahan sumber informasi itulah yang membuatnya merasa menjadi korban. Dia pun memastikan bahwa Kompolnas akan selalu berusaha netral dalam menengahi sebuah kasus.

“Kesan seperti itu [dianggap membela Sambo] mungkin muncul di masyarakat, tetapi kami Kompolnas selalu berada di posisi netral,” ujarnya.

Baca Juga: Profil Deolipa Yumara, Anak Tentara yang Nyentrik sebagai Pengacara

Hal itu dibuktikannya dengan mengunjungi langsung keluarga Brigadir J di Jambi untuk mendengarkan langsung keluh kesah atau temuan kejanggalan dari mereka.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut Irjen Ferdy Sambo sempat mengundang Kompolnas sebelum kasus penembakan Brigadir J atau Nopriansyah Yosua mencuat.

Menurutnya, ada pengecohan psikologis yang dilakukan Sambo dengan bertemu dengan Kompolnas. Dalam pertemuan itu, sambung Mahfud, Sambo menangis terisak sambil mengaku dizalimi sebagai bentuk pengondisian agar skenario kematian Brigadir J adalah akibat baku tembak.

Baca Juga: Deolipa Diancam Bunuh Sejak Hari Pertama Jadi Pengacara Bharada E

“Itu sudah ada jebakan psikologis kepada orang tertentu bahwa itu tembak menembak. Siapa itu satu, Kompolnas, Kompolnas hari Senin diundang ke kantornya hanya untuk nangis di depan Kompolnas. ‘Saya teraniaya, sendiri ada di situ saya tembak habis dia’ ‘apa yang terjadi pak’ ‘waduh saya terhina saya dizalimi’ nangis-nangis gitu,” kata Mahfud dalam tayangan Podcast Deddy Corbuzier, dikutip Jumat (12/8/2022).

Mahfud menilau, tangisan Sambo di depan Kompolnas adalah upaya pengondisian psikologis agar ada orang yang membela Sambo.

Tak hanya itu, Sambo juga diketahui menghubungi sejumlah orang di antaranya anggota DPR RI untuk melakukan hal serupa.

Baca Juga: Brigadir J Berlutut, Bharada E Tembak 4 Kali atas Suruhan Ferdy Sambo

Namun Menko Polhukam enggan menyebutkan siapa anggota DPR yang Sambo coba hubungi meskipun akhirnya tidak mendapatkan respons.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul “Sempat Salah Simpulkan Kasus Brigadir J, Benny Mamoto Mengaku Malu

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Wapres Ma'ruf Amin Tiba di Tokyo Jepang untuk Menghadiri Pemakaman Shinzo Abe

      Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin, didampingi istri, Wury Ma'ruf Amin, tiba di Bandara Internasional Haneda Tokyo, Jepang pada Minggu (25/9/2022) sekitar pukul 18.00 waktu setempat.

      Kemenkes Tunjuk 3 Lab UI Jadi Pusat Riset Vaksin

      Kemenkes menunjuk tiga lab Universitas Indonesia menjadi pusat riset vaksin dan produk bioteknologi OIC.

      Zulhas Klaim Mampu Turunkan Harga Minyak Goreng dalam 100 Hari Kerja

      Kerja Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan atau Zulhas genap mencapai 100 hari, Jumat (23/9/2022). Zulkifli menyebut terdapat beberapa pencapaian selama 100 hari kerja, mulai dari penstabilan harga minyak goreng, hingga penandatanganan perjanjian komprehensif dengan negara-negara lain.

      Produk Impor Ilegal Rp11 Miliar Dimusnahkan Kemendag

      Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN) melakukan pemusnahan barang-barang impor hasil pengawasan tata niaga impor setelah melalui kawasan pabean (post border).

      KPK Geledah Mahkamah Agung, Bukti Suap Hakim MA Ditemukan

      Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selesai melakukan penggeledahan di Gedung Mahkamah Agung (MA) dan rumah tersangka kasus suap penanganan perkara. 

      Polisi Palembang Ditahan Akibat Miliki Usaha Penampungan BBM Ilegal

      Polisi Palembang, Sumatra Selatan, menahan Aipda S, 42, oknum polisi yang diduga memiliki usaha penampungan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi ilegal di kota setempat. 

      Bukan Bengawan Solo, Ternyata Ini Dia Sungai Terdalam di Indonesia

      Bukan Bengawan Solo, berikut ini sungai terdalam di Indonesia yang kedalamannya pernah mencapai 30 meter.

      Cek Infonya, MRT Jakarta Buka 2 Lowongan Pekerjaan

      PT MRT Jakarta (Perseroda) membuka lowongan kerja untuk sejumlah posisi yang tersedia untuk edisi September 2022. 

      Driver Ojol Air Asia Bisa Tangguk Gaji Rp10 Juta per Bulan

      Driver ojol Air Asia menjadi salah satu profesi yang cukup didambakan oleh masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, reader atau driver ojol Air Asia akan menggunakan skema yang berbeda ketimbang ojek online lainnya seperti Grab atau Gojek.

      Meski Gaji Tak Seberapa, Tunjangan Hakim Agung Ternyata Luar Biasa

      Meski memperoleh gaji pokok tak seberapa, Hakim Agung di Indonesia memperoleh tunjangan yang luar biasa.

      Pemerintah Sasar Pengembangan Logam Dasar dan Hilirisasi

      Kinerja industri logam terus meningkat pada tahun ini. Pemerintah menyasar pengembangan berbagai jenis logam dasar dengan hilirisasinya.

      Sudrajad Jadi Tersangka Suap, Ternyata Segini Gaji dan Tunjangan Hakim Agung

      Sudrajad Dimyati ditetapkan sebagai tersangka suap KPK, ternyata Hakim Agung memperoleh gaji dan tunjangan yang fantastis hlo!

      Klik cekbansos.kemensos.go.id untuk Daftar BLT BBM Mandiri Pakai HP

      Buat Anda yang belum terdaftar sebagai penerima BLT BBM Rp600.000, kamu bisa mengajukan namamu sendiri. Cara yang harus dilakukan juga cukup mudah, karena bisa mengajukan melalui HP saja.

      KPK Sarankan MA Mutasi Rotasi Pegawainya untuk Menghindari Suap

      Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengatakan lembaganya memberikan rekomendasi kepada Mahkamah Agung untuk secara rutin merotasi pegawai-pegawainya.

      Gibran Bertemu Rocky Gerung, Bahas Human Genome Hingga Social Movement

      Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengunjungi pengamat politik Rocky Gerung di Sentul, Jawa Barat, Jumat (23/9/2022).