Persis Solo (istimewa)

Solopos.com, BIAK - Persis Solo gagal meraih kemenangan pada lanjutan Liga 2 Indonesia saat bertandang ke markas Persewar Waropen di Stadion Cendrawasih, Biak, Papua, Jumat (4/10/2019). Laskar Sambernyawa kembali menelan kekalahan dengan skor 0-2 pada laga tersebut.

Dua gol Persewar diborong Yacob Ronald. Kekalahan itu membuat kans Persis lolos ke babak delapan besar makin menipis. Anak asuh Salahudin membutuhkan mukjizat untuk masuk empat besar klasemen Liga 2 Wilayah Timur. Walau tipis, kesempatan lolos babak delapan besar masih ada.

Persis masih memiliki dua laga tersisa yaitu melawan PSBS Biak di kandang dan melakoni derby Mataram jilid II musim ini dengan bertandang ke markas PSIM Jogja di laga pamungkas. Persis masih bisa lolos ke babak delapan besar Liga 2 asalkan mereka menyapu bersih dua laga tersisa.

Seandainya pada dua laga Ugik Sugiyanto meraih kemenangan, mereka akan mendapat tambahan enam poin sehingga total poin yang terkumpul adalah 30. Raihan poin itu memungkinkan Persis menyegel posisi keempat klasemen Liga 2 Wilayah Timur.

Hanya, skenario itu bakal terjadi saat PSIM, Persiba Balikpapan, dan Martapura FC menelan kekalahan atau hasil imbang setidaknya pada satu laga terakhir. Tiga tim itu kini mengoleksi poin yang hampir sama. Martapura FC mengoleksi poin 25. Sedangkan PSIM dan Persiba memiliki poin 24.

Martapura FC masih menyisakan dua laga yaitu melawan PSIM Jogja pada 8 Oktober dan melawan PSBS Biak pada 13 Oktober. Sementara itu, Persiba akan menghadapi Madura FC pada 8 Oktober dan bertandang ke markas Mitra Kukar pada 13 Oktober.

PSIM jelas jadi pesaing terberat Persis. Apalagi, setelah melawan Sulut United, PSIM masih memiliki tiga laga tersisa yaitu bertandang ke markas Martapura, menjamu Persis, dan menjamu Persatu Tuban. Dengan asumsi menang atas Martapura FC dan Persatu Tuban, PSIM bisa mengoleksi poin lebih tinggi yaitu tambah enam poin.

Maka, Persis memerlukan mukjizat agar PSIM terjerembah di laga melawan Martapura FC. Tetapi Martapura juga harus kalah dari PSBS di laga lainnya. Mau tak mau, Persis harus mengerahkan segala kekuatan untuk menang melawan PSIM.

Kiper Persis, Muh. Sendri Johansah, mengatakan timnya sudah berusaha semaksimal mungkin. Menurutnya, timnya memang mengalami seidkit kesulitan melakukan adaptasi terhadap cuaca di Biak. “Kami menyerang bagus. Tapi karena faktor kelelahan, jadi gol,” kata dia melansir ofisial Persis, Jumat.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten