Tutup Iklan
Ilustrasi pencurian sepeda motor (Solopos-Whisnu Paksa)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Polres Sukoharjo membongkar kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang belakangan marak terjadi di wilayah Kabupaten Makmur. Dua pelaku merupakan mekanik cat mobil berhasil dibekuk aparat kepolisian dalam kasus tersebut.

Kedua pelaku https://soloraya.solopos.com/read/20190316/490/978569/pemuda-sukoharjo-ditangkap-usai-bawa-kabur-mobil-orang-lain" title="Pemuda Sukoharjo Ditangkap Usai Bawa Kabur Mobil Orang Lain">curanmor berasal dari Sukoharjo bernama Ronnyka Apriliyan, alias Bintang, 22, dan Wakid Rizal Prihananto, 20.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi mengatakan kedua pelaku melancarkan aksinya mencuri sepeda motor Suzuki Satria FU Nopol AD 2164 ACB di Masjid Baitul Makmur Bendosari, Sukoharjo, pada 19 Agustus lalu.

"Kedua pelaku ini menggunakan gunting untuk menggondol motor korban," ungkap Kapolres, Jumat (30/8/2019).

Menurut Kapolres, modus pencurian yang dilakukan pelaku terhitung baru kali pertama terjadi di wilayah hukum Polres Sukoharjo. Biasanya https://soloraya.solopos.com/read/20190118/490/966003/incar-ponsel-pengguna-jalan-2-penjambret-dibekuk-polisi-sukoharjo" title="Incar Ponsel Pengguna Jalan, 2 Penjambret Dibekuk Polisi Sukoharjo">pelaku curanmor menggunakan kunci letter T dan kunci palsu.

Tapi kedua pelaku ini menggunakan gunting dengan memotong kabel starter. Kemudian dirangkai kembali untuk menghidupkan kembali motornya dengan cara manual.

"Kedua pelaku ini saling berbagi peran. Ronnyka menjadi joki sedangkan Wakid sebagai eksekutor," tuturnya.

Berdasarkan keterangan korban, kepolisian memburu pelaku curanmor. Kedua pelaku diringkus di daerah Seliran, Jetis, Sukoharjo.

Dari tangan pelaku Polres Sukoharjo juga berhasil mengamankan dua motor https://soloraya.solopos.com/read/20180515/490/916365/pencurian-sukoharjo-melawan-saat-ditangkap-pencuri-mik-masjid-ditembak" title="Pencurian Sukoharjo: Melawan Saat Ditangkap, Pencuri Mik Masjid Ditembak">curian yakni satu unit motor Yamaha Jupiter Nopol AD 2403 QB dan Satria FU yang digunakan untuk sarana pencurian. Selain itu satu unit handphone, satu buah gunting, dan satu buah kunci.

Atas perbuatannya kedua pelaku dikenai pasal 363 tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Di hadapan penyidik, pelaku mengaku telah dua kali melakukan curamor menggunakan gunting, yakni di Mulur, Bendosari, dan di Masjid Baitul Makmur, Bendosari. Pelaku nekat mencuri motor lantaran kekurangan uang untuk minum-minum.

"Saya belajar secara otodidak. Dari kontak motor saya putus soketnya menggunakan gunting. Kemudian disambungkan lagi untuk dihidupkan secara manual," kata salah seorang pelaku. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten