Tutup Iklan

Dibakar Api Cemburu, Kepala Desa di Jepara Setrum Selingkuhan Istri

Seorang kepala desa di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) diduga melakukan penganiayaan terhadap pria yang dituding sebagai selingkuhan istrinya.

 Ilustrasi penganiayaan (JIBI/Solopos/Dok)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penganiayaan (JIBI/Solopos/Dok)

Solopos.com, JEPARA — Dibakar api cemburu, seorang kepala desa di Kecamatan Aji, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) nekat melakukan penganiayaan terhadap pria yang diduga menjadi selingkuhan istrinya. Penganiayaan itu dilakukan kepala desa berinisial MS itu dengan cara menyetrum pria yang diduga selingkuhan istrinya.

Terungkapnya kasus penganiayaan yang melibatkan kepala desa di Jepara itu berawal dari laporan pemilik indekos korban, AT. Pemilik indekos awalnya curiga karena AT tidak bisa dihubungi.

Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP M. Fachrur Rozi, membenarkan adanya dugaan kasus penganiayaan yang melibatkan kepala desa di Jepara itu. Rozi menyebut kasus penganiayaan itu terjadi di sebuah hotel di Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara pada 4 Agustus 2021 lalu.

Baca juga: Lomba Renang Saat Mabuk, Pemuda Jepara Meninggal di Embung

Rozi mengatakan awalnya korban mendapat telepon dari istri kepala desa, Nr, untuk datang ke hotel. Saat berada di kamar hotel, tiba-tiba sang kepala desa masuk dan langsung menyetrum korban dengan peralatan setrum portabel. Pelaku juga menuduh korban telah berselingkuh dengan istrinya.

“Saat itu [pelaku] langsung memborgol tangan Alan [korban]. Selanjutnya korban ditampar dengan sandal jepit,” ujar Rozi, dikutip dari laman Murianews.com, Kamis (28/10/2021).

Melihat suaminya menganiaya AT, NR mencoba membela korban. Namun, MS tidak percaya dan kembali menyetrum AT. Tak hanya itu, pelaku juga menendang dan memaksa korban minum minuman beralkohol untuk mengakui perbuatannya. “Pelaku juga sempat mengancam akan membunuh korban,” imbuhnya.

Pelaku dikabarkan juga beberapa kali menampar dan menendang korban. Pelaku dikabarkan juga sempat melakukan perbuatan tidak senonoh dengan mengencingi korban.

Baca juga: Korban Penganiayaan Kapolres Nunukan Minta Maaf, Netizen Geli

Seusai melakukan penganiayaan, kepala desa di Jepara itu mengajak korban keluar dari hotel dan diantarkan ke terminal untuk pulang ke daerah asalnya di Sukabumi.

Saat ini kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan kades di Jepara itu tengah dalam penanganan aparat kepolisian. Polisi telah memanggil tiga orang untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut.

Rozi mengatakan tiga orang saksi itu dimintai keterangan terkait keterlibatannya dalam dugaan penganiayaan itu. “Kita sedang melakukan proses penyelidikan. Salah satunya kita sudah wawancara beberapa informan,” kata Rozi.

Sementara itu, hingga kini polisi belum melakukan pemeriksaan terhadap MS, kepala desa yang diduga melakukan penganiayaan terhadap pria yang dituding sebagai selingkuhan istri. Pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti sebelum memanggil pelaku.

“Belum [pemanggilan]. Nanti kalau sudah jelas baru diperiksa,” ujarnya.


Berita Terkait

Espos Plus

Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

+ PLUS Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

Sekolah informal seperti kursus dan pelatihan keterampilan tertentu akan semakin mengadopsi sistem daring. Penyelenggara edtech akan lebih untung jika masuk pasar kursus dan berbagai jasa pelatihan.

Berita Terkini

Suku Jawa dan Sunda Damai Lewat Nama Jalan

Perdamaian antara Suku Jawa dan Sunda setelah Perang Bubat sekitar 661 tahun lalu ditandai dengan penamaan jalan di wilayah masing-masing.

3 Lokasi di Gunung Muria Ini Cocok Lokasi Proyek Nuklir, Tapi...

Hasil penelitian pada 1991-1996 menyebutkan tiga lokasi di Kabupaten Jepara yang berada di sekitar Gunung Muria cocok dijadikan tempat pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).

Deklarasi Dukungan Airlangga Capres Muncul dari Semarang

Sejumlah orang yang tergabung dalam Relawan Airpres mendeklarasikan dukungan kepada Airlangga Hartarto untuk maju sebagai capres pada Pilpres 2024 di Kota Semarang, Jateng.

Alami Hipotermia, Pendaki Gunung Merbabu Dievakuasi

Seorang pendaki Gunung Merbabu dievakuasi tim SAR gabungan di pos kedua Suwanting karena mengalami hipotermia.

Jelang Nataru, Penumpang di Bandara Ahmad Yani Semarang Melonjak

Menjelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 atau Nataru, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang mencatat adanya lonjakan penumpang.

Ini Strategi Wagub Jateng Kurangi Angka Kemiskinan

Wakil Gubernur Jawa Tengah atau Wagub Jateng, Taj Yasin, menyebut Progam Desa Sejahtera bisa mengurangi angka kemiskinan ekstrem di Jateng.

Kapolda Jateng Pastikan Tak Ada Penyekatan, Cuma Check Point

Kapolda Jateng mengatakan selain membuat check point, pihaknya juga akan mengaktifkan lagi posko PPKM mikro di desa dan kelurahan.

Satu Nelayan Yang Hilang di Mandalika Jepara Ditemukan Meninggal

Sunarji, warga Pati, satu dari dua nelayan yang hilang saat melaut di Perairan Mandalika, Kabupaten Jepara, ditemukan meninggal.

Selamat! HB FC Salatiga Lolos 10 Besar Piala Soeratin Jateng

Tim Hati Beriman atau HB FC memastikan langkahnya ke babak 10 besar Piala Soeratin U-17 Jawa Tengah (Jateng).

Ribuan ASN di Pati Dikabarkan Terima Bansos, Ternyata...

Memang ada ASN di Pati yang menerima bansos. Melihat kondisi ASN penerima bansos bikin Dinas Sosial Pati dilema.

Ini Nama-Nama Korban Kecelakaan Maut Bus Mini di Demak

Kecelakaan maut yang melibatkan bus mini di Jalan Raya Semarang-Demak, Kabupaten Demak, menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan 20 orang luka-luka.

PPKM Level 3 Batal, Ini Skenario Jateng Hadapi Nataru

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, telah menyiapkan sederet skenario untuk menghadapi libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 atau Nataru.

Cepu Raya Didorong Jadi Pusat Studi Migas Nasional

Bupati Blora berencana menjadikan wilayah Cepu Raya sebagai kawasan pusat studi migas nasional.

Capaian Vaksinasi 3 Daerah di Jateng di Bawah 70%, Mana Saja?

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menyebut ada tiga daerah di Jateng yang capaian vaksinasi masih rendah, di bawah 70%.

Polres Grobogan Siapkan Strategi Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Polres Grobogan akan menggelar Operasi Lilin Candi 2021 untuk pengamanan Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.