Dibahas di Debat Pilkada, Inikah Alasan Anak Muda Senang Kerja di Luar Klaten?

Fenomena ini sempat diulas dalam Tesis mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Unviersitas Diponegoro Semarang pada 2008.

SOLOPOS.COM - Tiga pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Klaten mengikuti debat publik mengangkat tema Pengembangan Layanan Publik dan Kesejahteraan Masyarakat yang digelar KPU Klaten di Al Hakiim Convention Hall, Kelurahan Gayamprit, Kecamatan Klaten Selatan, Jumat (20/11/2020). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN -- Fenomena migrasi warga Klaten mencari pekerjaan di kota besar dibahas dalam Debat Pilkada Klaten, Jumat (20/11/2020). Pembahasan ini diawali pernyataan yang dilontarkan Calon Bupati nomor urut 2, One Krisnata.

Debat Pilkada Klaten: Cuma Baca "Contekan", Yoga Hardaya Diprotes

"Hari ini saya baca di Solopos ada komentar bahwa anak muda senang bekerja di luar Klaten. Sedangkan survei saya mengatakan karena tidak ada lapangan perkerjaan yang layak untuk generasi muda," katanya.

One lantas meminta solusi kepada dua Paslon rivalnya agar bagaimana anak muda Klaten tidak bekerja di luar kota.

Cabup nomor urut 3, Arif Budiyono mengatakan hal ini disebabkan investasi di Klaten yang kurang lantaran perizinan yang berbelit. Dia juga mempersoalkan pengembangan sektor UMKM yang terkendala pendanaan dan pendampingan.

Sri Mulyani dan Fajri Saling Sanggah Soal Klaten Termiskin di Soloraya

Soal ini, Cabup nomor urut 1, Sri Mulyani mengaku sudah melakukan survei dan menyimpulkan banyak anak muda belum bisa mandiri dan bergantung pada orang tua.

Terlepas dari itu, Sri Mulyani ingin anak muda juga bekerja di sektor pertanian. "Tapi yang perlu dimengerti bahwa Kabupaten Klaten menjadi lumbung pangan Jateng dan Nasional. Jadi harus kami pertahankan sawah lestari sebanyak 32.000-an hektare," katanya.

Selain itu, akan ada revisi rencana tata ruang wilayang dengan membangun zona industri di luar area sawah lestari.

Debat I Pilkada Klaten 2020: One Sebut Klaten Daerah Termiskin di Soloraya, Benarkah?

Fenomena ini sempat diulas dalam Tesis mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Unviersitas Diponegoro Semarang pada 2008. Tesis berjudul “Analisis Faktor Pendorong Migrasi Warga Klaten ke Jakarta” menyebutkan faktor pendorong migrasi warga Klaten ke Jakarta adalah luas lahan, pertumbuhan ekonomi, dan tingkat pengangguran.

Sedangkan faktor lain seperti selisih upah UMR dan kesempatan kerja di Klaten tidak siginifikan berpengaruh terhadap motivasi migrasi dari Klaten ke Jakarta.

Berita Terbaru

Bawaslu Jateng Telusuri Politik Uang Pilkada di Empat Kabupaten, Mana Saja?

Solopos.com, SEMARANG--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menelusuri dugaan praktik politik uang yang terjadi pada pilkada serentak...

Beda Quick Count KPU, Partai Demokrat Klaim Menang di Pilkada Rembang

Solopos.com, SALATIGA — Partai Demokrat mengklaim meraih kemenangan pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Padahal hasil...

Harta Rp22 Miliar, Sahrul Gunawan Hanya Punya 1 Mobil

Solopos.com, JAKARTA -- Calon Wakil Bupati Bandung, Jawa Barat, Sahrul Gunawan untuk sementara unggul dalam hitung cepat Pilkada Bandung...

Sahrul Gunawan: Gagal di Pemilu Legislatif, Berjaya di Pilkada Bandung

Solopos.com, JAKARTA -- Artis sekaligus penyanyi Sahrul Gunawan yang menjadi calon Wakil Bupati Bandung, Jawa Barat, untuk sementara unggul...

Tak Bertuan, 32.772 Lembar Formulir C Pemberitahuan Dikembalikan

Solopos.com, KLATEN – Sebanyak 32.772 lembar formulir model C pemberitahuan sebagai undangan bagi pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT)...

Keluarga Kalla Kalah dalam Pilkada Makassar?

Solopos.com, JAKARTA — Pemilihan umum kepala daerah di Kota Makassar diikuti empat pasangan calon yang memperebutkan kursi wali kota...

Partai Demokrat Sementara Menangi 44% Pilgub 2020

Solopos.com, JAKARTA — Sekretaris Badan Pemenangan Pemilihan Umum Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengklaim menang di empat dari sembilan provinsi...

Berkat Sosialisasi di Masjid, Partisipasi Pemilih Pilkada Wonogiri Tinggi

Solopos.com, WONOGIRI — Komisi Pemilihan Umum Wonogiri mengklaim tingkat partisipasi pemilihan kepala daerah atau Pilkada Wonogiri 71,26 persen berdasar...

Sri Mulyani Ungkap Kunci Sukses Dongkrak Suara di Pilkada Klaten 2020

Solopos.com, KLATEN - Pasangan Sri Mulyani-Yoga Hardaya unggul atas lawan-lawannya berdasarkan hitung cepat Desk Pilkada Pemkab Klaten. Sri Mulyani...

Pilkada Klaten: Mulyo Unggul di 23 Kecamatan, ORI 2 Kecamatan, ABY-HJT 1 Kecamatan

Solopos.com, KLATEN – Pasangan calon bupati (cabup)-calon wakil bupati (cawabup) Klaten, Sri Mulyani-Yoga Hardaya atau Mulyo, menang di 23...