Di Wisuda ITS PKU Muhammadiyah Solo Dibagikan Face Shield

Wisuda tatap muka Institut Teknologi Sains dan Kesehatan atau ITS PKU Muhammadiyah digelar di Hotel Best Western Premier, Solo Baru.

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Insitut Teknologi Sains dan Kesehatan (ITS) PKU Muhammadiyah Solo. (Solopos-Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Wisuda tatap muka Institut Teknologi Sains dan Kesehatan atau ITS PKU Muhammadiyah di Hotel Best Western Premier, Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (21/11/2020), ketat menerapkan protokol kesehatan. Panitia wisuda bahkan membagikan face shield alias pelindung wajah dan sarung tangan.

Sebelum memasuki area wisuda, semua diperiksa suhu tubuhnya dan harus menggunakan hand sanitizer. Selain harus menggunakan masker, mencuci tangan/menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak, wisudawan juga harus memiliki keterangan nonreaktif dari hasil rapid test deteksi Covid-19 yang dilakukan maksimal tiga hari sebelum hari-H wisuda.

Parodi Akting Keluarga Betrand Peto, 4 Bocah Tuai Pujian

Keharusan ini juga diterapkan kepada pimpinan dan panitia acara. Kepala Humas ITS PKU Muhammadiyah Solo, Teguh Wahyudi mengatakan penerapan protokol kesehatan ini mengacu kepada aturan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Selain itu koordinasi dengan Satgas Covid-19 telah dilakukan pihak hotel.

“Meski diadakan secara luring [luar jaringan] atau tatap muka, wisuda kali ini sangat terbatas. Hanya 219 wisudawan dan 140 pendamping dari wisudawan terbaik serta pimpinan saja yang masuk ruangan. Sedangkan yang lain menyimak secara daring [dalam jaringan] melalui Zoom Cloud Meetings,” ujarnya.

Wisuda Dibikin Ringkas

Selain itu, prosesi wisuda ITS PKU Muhammadiyah Solo dibikin ringkas. Setelah pemindahan tali, wisudawan mengambil sendiri ijazah yang diletakan di meja depan untuk meminimalisasi kontak fisik dengan orang lain. Setelah wisuda selesai, peserta wisuda yang dulunya dikenal sebgai Akper Muhammadiyah Solo itu diminta untuk segera pulang.

Sementara itu, 219 wisudawan ini berasal dari  Program Studi (Prodi) S1 Ilmu Gizi reguler sebanyak 31 orang, S1 Gizi Transfer dari DKK Kota Sragen dan RSUD Sukoharjo sebanyak 27 orang, Prodi DIII Keperawatan sebanyak 145 orang, dan Prodi DIII Kebidanan sebanyak 16 orang. Selain itu, 140 wisudawan memperoleh predikat Cumlaude. (*)

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terbaru

Cegah Persebaran Covid-19 dengan Nyatakan Saya Siap Divaksin

Solopos.com, SRAGEN — Warga asal Dukuh Rejosari RT 004, Desa Donoyudan, Kalijambe, Sragen, Johan Wahyudi, 49, menyatakan siap divaksin...

Belasan Hajatan Digelar Pekan Ini Di Gondangrejo Karanganyar, Camat: Abaikan Prokes, Bubarkan!

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pemerintah Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, mengancam membubarkan hajatan semasa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) apabila tidak mematuhi...

Nekat, Gelar Hajatan di Sukoharjo akan Dibubarkan

Solopos.com, SUKOHARJO-- Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Sukoharjo memperketat pengawasan terhadap hajatan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di...

Kasus Covid-19 di Ponpes Colomadu Karanganyar, Diduga Gegara Santri Nggak Jujur

Solopos.com, KARANGANYAR -- Delapan orang santri putri di salah satu pondok pesantren atau ponpes di Kecamatan Colomadu, Karanganyar, terkonfirmasi...

Penyaluran BST Klaten Difokuskan di Desa Demi Mencegah Kerumunan

Solopos.com, KLATEN – Penyaluran Bantuan Sosial Tunai atau BST tahap 10 pada Januari 2021 melalui Kantor Pos Klaten tetap...

New Normal Sragen: Belanja Nyaman dengan 3M di Supermarket

Solopos.com, SRAGEN — Dua petugas bersiaga di dua pintu masuk Luwes Sragen, Jumat (15/1/2021). Keduanya bertugas mengukur suhu tubuh...

Tempat Ibadah Solo Diperketat Selama PPKM!

Solopos.com, SOLO — Tempat peribadatan memperketat protokol kesehatan jelang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Upaya tersebut sebagai wujud tempat...

Terapkan Paseduluran Keluarga, Warga KRB III Merapi Selalu Siap Mengungsi

Solopos.com, KLATEN — Warga di kawasan rawan bencana atau KRB III erupsi Gunung Merapi di Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang,...

80% Warga Sragen Sudah Mematuhi Aturan PPKM

Solopos.com, SRAGEN — Tingkat kepatuhan warga Sragen dalam mentaati Instruksi Bupati tentang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM mencapai...

Ubahlaku Pandemi Covid-19, Pekerja Solo Sesuaikan Kebijakan Kantor

Solopos.com, SOLO — Perusahaan-perusahaan di Kota Solo, Jawa Tengah menyesuaikan pola kerja pekerjanya sebagai antisipasi penyebaran virus corona pemicu...