Buku bertajuk Explore Borobudur: 100 Destinasi  Instagramable karya Lilly T. Erwin. (gpu.id)

Solopos.com, SEMARANG — Usia 70 tahun tak menghalangi Lilly T. Erwin aktif menulis. Terkini, penulis itu menerbitkan buku bertajuk Explore Borobudur: 100 Destinasi  Instagramable.

Dikutip Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) dari siaran resmi Pemkab Magelang, Lillya mengatakan beberapa tahun terakhir ini publikasi potensi wisata sekitar Borobudur di media massa dan media sosial semakin tinggi. Hal itu bukan hanya karena upaya pemerintah untuk menjadikan Borobudur sebagai destinasi pariwisata super prioritas Bali Baru, tetapi juga karena peran pegiat pariwisata tanah air.

“Jika dulu publisitas Borobudur terbatas pada perayaan Waisak, kini media sosial ramai dengan ulasan dan foto-foto indah tentang Punthuk Setumbu, Puncak Suroloyo, Punthuk Mongkrong, Gereja Ayam Bukit Rhema, Pasar Tradisi Merapi, Menorel Trail Run, Mangut Beong kuliner khas Borobudur, dan masih banyak lagi,” paparnya.

Buku Explore Borobudur yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama ditulis Lilly bersama suaminya, Abang Erwin, dan seorang co-writer Ima T. Hardiman. Penulisan dan penyusunannya membutuhkan waktu tiga bulan.

Sebelum menulis, dia mengaku banyak melihat di Instagram, destinasi apa saja yang banyak dikunjungi wisatawan. “Setelah itu, saya datangi untuk mengecek secara langsung apakah foto-foto di Instagram itu benar-benar seperti yang digambarkan. Ternyata memang betul, banyak tempat yang luar biasa di sekitar candi Borobudur ini,” katanya.

Menurut pemilik homestay Gareng Pong di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur ini, dirinya tertarik untuk menyusun buku tentang objek-objek wisata seputar Borobudur karena sudah terlanjur jatuh cinta. Lilly mengisahkan seolah ada kekuatan besar yang membuatnya sangat mencintai Borobudur, terutama budaya dan keramahan masyarakat sekitarnya.

“Saya suka dengan budaya dan keramahan orang-orang di sini. Saya sudah puluhan tahun hidup di Jakarta dan sekitarnya yang selalu hiruk pikuk, di sini ada ketenangan,” kata perempuan asli Semarang ini.

Tahun 2010, dia dan suami menginjakkan kaki bumi Borobudur. Sejak saat itu, dia mulai aktif menulis apa saja tentang Borobudur. Maka, simpulnya, buku Explore Borobudur: 100 Destinasi Instagramable bukan buku pertamanya tentang Borobudur.

Sebelumnya, pada 2012, Lilly meluncurkan buku Surroundings-100 Destinasi Wisata Seputar Borobudur. Disusul dengan buku Desa Wisata Borobudur: 145 Destinasi Wisata Tersembunyi di 20 Desa Wisata.

Buku terbarunya kini menurutnya sangat pas sebagai buku saku untuk panduan wisata Borobudur dan sekitarnya. Buku itu juga dilengkapi dengan alamat, contact person, dan cara menuju ke destinasi wisata. Selain itu juga dilengkapi foto lengkap, baik dari Instagram ataupun jepretan tim penulis.

Sayangnya, buku ini baru ditulis dalam bahasa Indonesia, meskipun banyak permintaan untuk ditulis dalam bahasa Inggris. “Biayanya cukup mahal ya, jadi belum,” akunya blak-blakan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Bisnis


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten