Kapolri Tito Karnavian. (Antara-Aprillio Akbar)

Solopos.com, SEMARANG — Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mencurahkan isi hati (curhat) soal kesejahteraan bagi anggota institusi keamanan yang dipimpinnya. Anggota Polri menurutnya belum bisa terpenuhi kebutuhan pokok hidupnya, sandang, pangan, dan papan.

Saat meresmikan klinik kesehatan pratama sumbangan alumni Akpol Semarang angkatan 1997 di Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (9/12/2018), Tito mengungkapkan sekitar separuh dari anggota Polri belum memiliki rumah sendiri. Sementara itu, rumah dinas yang kini tersedia baru bisa memenuhi kebutuhan sekitar 14% anggota Polri.

"Masih ada sekitar 200.000 anggota yang belum punya rumah sendiri," ungkapnya. Mereka sebagian besar berpangkat tamtama, bintara, bahkan ada pula yang perwira pertama.

Melihat kondisi tersebut, kata dia, sangat sulit jika mengandalkan dinas dalam memenuhi kebutuhan rumah untuk anggota. Oleh karena itu, dia mendorong kerja sama dengan perbankan, termasuk lembaga pembiayaan lain, seperti Asabri.

"Skema perumahan dengan DP nol persen, kerja sama dengan perbankan," katanya. Perumahan itu nanti, lanjut dia, ditujukan bagi anggota baru dengan sistem potong gaji dengan masa angsuran 30 hingga 35 tahun.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten