Di Pekalongan, Menteri Agama Pesan Berdamai Jelang Natal

Menteri Agama Fachrul Razi, Kamis (19/12/2019), bertemu dengan anggota Dewan Pertimbangan Presiden Habib Lutfie bin Ali Yahya menjelang Hari Natal dan Tahun Baru.

 Menteri Agama Fachrul Razi, Kamis (19/12/2019), bertemu dengan anggota Dewan Pertimbangan Presiden Habib Lutfie bin Ali Yahya untuk mengajak umat beragama menjaga kerukunan antarumat beragama menjelang Hari Natal dan Tahun Baru. (Antara-Kutnadi)

SOLOPOS.COM - Menteri Agama Fachrul Razi, Kamis (19/12/2019), bertemu dengan anggota Dewan Pertimbangan Presiden Habib Lutfie bin Ali Yahya untuk mengajak umat beragama menjaga kerukunan antarumat beragama menjelang Hari Natal dan Tahun Baru. (Antara-Kutnadi)

Solopos.com, PEKALONGAN — Menteri Agama Fachrul Razi di Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (19/12/2019), berpesan kepada masyarakat untuk menjaga kerukunan antarumat beragama menjelang perayaan Hari Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Pesan itu ia sampaikan agar tercipta kedamaian dan kenyamanan. “Saya sependapat seperti yang disampaikan beliau [Rais Am Jam’iyah Thariqoh Habib Lutfi Bin Ali Yahya] bahwa kerukunan antarumat beragama mutlak diperlukan karena jika kita nggak rukun maka negara tidak akan maju,” kata Menag saat berkunjung ke rumah Habib Lutfhi bin Ali Yahya di Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Ia mengatakan semua negara maju karena faktor kerukunan antarumat beragama yang terjaga. Kondisi Indonesia yang damai ini akan menjadi modal untuk menjadi negara yang maju.

“Oleh karena itu, (kehadiran ke rumah Habib Lutfie) ini kami ingin mendapatkan masukan-masukan dari beliau sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres),” katanya.

Fachrul mengaku banyak hal yang dibicarakan dengan Habib Luthfi selama dua jam pada pertemuan di rumahnya seperti tentang pesan-pesan damai, imbauan kepada umat beragama, serta terkait dengan kerukunan umat beragama terutama menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

“Beliau (Habib Luthfi) memberikan masukan kepada saya dan teman-teman dalam menjalankan tugas Menteri Agama,” katanya.

Anggota Wantimpres  Habib Lutfie bin Ali Yahya mengatakan perlu adanya sikap kasih sayang dan kebersihan hati karena hal itu akan melahirkan saling menghargai antarumat apapun agamanya.

“Melalui kasih sayang yang tulus maka akan menjadi benteng yang kokoh pertahanan nasional secara menyeluruh dan akan saling menghargai apapun agamanya, kita semua adalah saudara sebangsa dan setanah air yang mempunyai hak yang sama untuk hidup,” katanya.

Habib Lutfie menambahkan rakyat Indonesia harus waspada dan tidak memberikan kesempatan “seujung rambut pun” kepada oknum manusia yang ingin memecah belah bangsa Indonesia.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Perhatian! UMK Kota Semarang 2023 Diusulkan Naik 7,95%, Jadi Segini Besarannya

      Berikut perkiraan UMK Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) tahun 2023 jika besaran kenaikan mencapai 7,95 persen.

      Kabid Dokkes Polda Jateng Sebut Jenis Racun yang Bunuh Keluarga di Magelang

      Pelaku pembunuhan satu keluarga di Magelang diduga menggunakan racun jenis sianida maupun racun jenis arsenik.

      Balai Bahasa Jateng Buka Pelatihan Menulis Puisi & Feature

      Balai Bahasa Jateng membuka Bengkel Literasi untuk pelatihan penulisan feature maupun puisi bagi generasi muda.

      Tega, Bayi Laki-Laki di Pekalongan Dibuang dalam Karung

      Bayi mungil berjenis kelamin laki-laki ditemukan di dalam karung di kawasan Pantai Dewi, Kota Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng).

      Mantul! Desa di Jateng Ini Raih Predikat Desa Antikorupsi Terbaik di Indonesia

      Desa Banyubiru di Kabupaten Semarang dinobatkan sebagai desa antikorupsi terbaik di Indonesia oleh KPK.

      Waspada, Mangkang & Tambak Lorok Semarang Potensi Banjir Rob pada Rabu Besok

      BMKG Tanjung Emas Semarang memberikan peringatan terkait potensi banjir rob di kawasan Mangkang dan Tambak Lorok pada Rabu (30/11/2022).

      Kronologi Pembunuhan Tiga Orang dalam 1 Keluarga di Magelang

      Berikut kronologi pembunuhan tiga orang dalam satu keluarga di Magelang, Jawa Tengah (Jateng), dengan cara diracun.

      Percepat Penanganan Stunting, Telkomsel Dukung Digitalisasi BKKBN Jateng

      Dukungan Telkomsel kepada BKKBN jateng diwujudkan dalam bentuk kerja sama seperti pengadaan layanan contact center.

      Harum Manis Mutiara Ajaib dari Dieng

      Dataran Tinggi Dieng menyimpan mutiara ajaib beraroma harum yang khas sebagai salah satu kekayaan kuliner.

      Pelaku Pembunuhan Keluarga di Magelang Sempat Tolak Autopsi untuk 3 Korban

      Pelaku pembunuhan tiga orang dalam satu keluarga di Magelang dengan cara memberi racun merupakan anak kedua dari korban.

      Peroleh 4 Mobil Baru, Polres Salatiga Bertekad Tingkatkan Layanan Masyarakat

      Keempat unit kendaraan dinas tersebut merupakan bantuan dari Korlantas, Baharkam Polri, dan BRI Cabang Salatiga.

      KPK Launching Desa Antikorupsi di Banyubiru Kabupaten Semarang

      Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan potensi desa memiliki nilai yang strategis. Hal itu karena desa-desa Indonesia memiliki kekayaan yang begitu luar biasa.

      Pelaku Pembunuhan Keluarga di Magelang Akui Beri Racun ke Orang Tua & Kakak

      Pelaku pembunuhan satu keluarga di Magelang, DD, telah mengakui perbuatan menghabisi orang tua dan kakak dengan memberikan racun.

      Ternyata! Pelaku Pembunuhan Keluarga Magelang Pernah Campur Racun dengan Dawet

      Pelaku pembunuhan keluarga di Magelang yang merupakan anak kedua korban ternyata pernah berusaha menghabisi nyawa korban dengan mencampur racun pada minuman dawet.

      UMK Semarang 2023 bakal Naik 7,95%, Pengusaha Protes

      Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Kota Semarang tahun 2023 diusulkan naik 7,95 persen menjadi Rp3.600.348,78.

      Terkuak! Ini Motif Pelaku Pembunuhan Keluarga di Magelang dengan Racun

      Plt Kapolresta Magelang, AKBP Mochammad Sajarod Zakun, mengungkapkan motif pelaku pembunuhan tiga orang dalam satu keluarga di Mertoyudan Magelang.