Di Pekalongan, Gubernur Jateng Minta Warga Tak Buang Sampah Sembarangan

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan bahwa sampah yang dibuang sembarangan ke aliran sungai selanjutnya bisa memicu banjir.

Sabtu, 4 Januari 2020 - 01:20 WIB Penulis: Newswire Editor: Rahmat Wibisono | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek rumah pompa di Kota Pekalongan, Jumat (3/1/2020), demi mengantisipasi kemungkinan terjadi banjir. (Antara-Humas Pemprov Jateng)

Solopos.com, PEKALONGAN — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan masyarakat Kota Pekalongan tidak membuang sampah sembarangan sehingga air yang mengalir ke selokan maupun sungai tidak tersumbat. Sampah itu selanjutnya bisa memicu banjir.

"Selama ini banyak genangan air yang disebabkan tersumbatnya sampah sehingga saluran air mengalir tidak lancar," kata Gubernur Ganjar Pranowo di Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (3/1/2020) siang.

Ia mencontohkan Kabupaten Klaten yang sudah ada sekolah sungai pertama di dunia yang memberikan edukasi mengenai cara pengelolaan sampah agar tak dibuang ke sungai. "Sekolah sungai di Kalten ini bertujuan membuat masyarakat paham akan pengelolaan sampah. Oleh karena itu, mari masyarakat Pekalongan bisa ikut meniru yang telah dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Klaten yang sungainya dikelola bareng-bareng, industri-industri bisa turut serta mengelola juga, yang didukung dengan pembangunan IPAL," katanya.

Pada kesempatan itu, Ganjar Pranowo meninjau sejumlah daerah berpotensi rawan banjir seperti di Sekolah Dasar Negeri Pabean dan rumah pompa Kelurahan Pasirkraton Kramat, Kecamatan Pekalongan Utara. Rombongan Ganjar Pranowo langsung disambut antusias oleh para pelajar, perangkat kelurahan, dan masyarakat setempat yang telah menunggu kedatangannya.

Pada kesempatan yang baik tersebut, Ganjar juga menyempatkan bersalaman dan berdialog dengan para pelajar dan masyarakat yang ada di Kelurahan Pabean. Gubernur Ganjar juga mengajak masyarakat Pabean lebih peduli terhadap lingkungan agar terbebas dari bencana, khususnya rob yang menggenangi kelurahan tersebut beberapa waktu belakangan ini.

"Kami sudah mengecek pembangunan kota, selama ini progressnya sudah baik dengan koordinasi antara Pemerintah Kota Pekalongan dan anggota DPRD," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif