Di Madiun, Hari Guru Nasional Dirayakan dengan Masker

Sejumlah guru di Kota Madiun memperingati Hari Guru Nasional ke-75 dengan membagi-bagikan masker sesuai tantangan pandemi Covid-19.

SOLOPOS.COM - Ilustrasi seorang perempuan berkacamata mengenakan masker. [Shutterstock]

Solopos.com, MADIUN — Sejumlah guru di Kota Madiun memperingati Hari Guru Nasional ke-75 dengan membagi-bagikan masker, Rabu (25/11/2020). Madiunpos.com—grup Solopos.com—memergoki guru yang membagikan masker kepada warga di Jl. Pahlawan, Kota Madiun, Jawa Timur.

Mereka membagikan masker di sejumlah titik seperti di Bunderan Serayu, Jl. Pahlawan, dan Proliman Tugu Pendekar.

Kata Fengsui, Rezeki Datang Tergantung Penataan Rumahmu...

Wakil Ketua PGRI Kota Madiun, Djoko Djohar Pribadi, mengatakan lebih dari 2.000 masker dibagikan pada peringatan Hari Guru Nasional tahun ini. Sebanyak 700 masker dibagikan di Bunderan Taman, 800 masker dibagikan di Jl. Pahlawan, dan 700 masker dibagikan di Proliman Tugu Pendekar.

Dia menuturkan pembagian masker ini sebagai bentuk bakti sosial para pendidik di tengah pandemi Covid-19.

Menekan Persebaran Covid-19

Diharapkan, masyarakat bisa lebih disiplin dalam mengenakan masker untuk menekan persebaran Covid-19. “Pada peringatan Hari Guru Nasional ini kami menyelenggarakan bakti sosial untuk meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat,” kata dia.

LG Patenkan Laptop Masa Depan, Layar Bisa Digulung Bak Kertas

Pada peringatan Hari Guru Nasional ini, para pendidik di Kota Madiun berharap pandemi ini segera berakhir. Sehingga anak-anak bisa kembali belajar tatap muka secara normal di sekolah.

“Bapak dan ibu guru serta anak-anak sudah kangen belajar di sekolah. Selama belajar di rumah tentu ada hal-hal yang kurang dipahami. Sehingga bisa kembali ke sekolah,” ujar dia.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terbaru

Sebagian Pengusaha di Jatim Keberatan Rencana PSBB, Ini Alasannya

Solopos.com, SURABAYA - Sejumlah pengusaha dari berbagai sektor di Jawa Timur tampak keberatan dengan rencana pemberlakukan pembatasan sosial atau...

Beda dengan Sebelumnya, Wagub Emil Sebut Mekanisme PSBB Jatim Masih Dirumuskan

Solopos.com, SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyatakan saat ini Pemprov Jatim masih dalam membahas dan...

Pemkot Madiun Tutup Akses di Malam Tahun Baru 2021

Solopos.com, MADIUN — Pemerintah Kota Madiun kembali mengeluarkan kebijakan penutupan akses kota pada malam pergantian ke tahun 2021. Warga...

Bikin Meleleh, Mahasiswa Madiun Beri Kejutan Manis Dosen

Solopos.com, MADIUN — Ucapan terima kasih dari mahasiswa kepada dosen memang sedang menjadi topik pembicaraan hangat. Aksi yang juga...

Ganjar: Tak Ada RS di Jateng Terima Pre-Order Vaksin Covid-19

Solopos.com, SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan tidak ada rumah sakit di wilayahnya yang melayani pemesanan atau...

Pemerintah Siapkan Vaksin Covid-19, Saat Ini Masyarakat Diminta untuk Disiplin Prokes

Solopos.com, MADIUN -- Pemerintah saat ini sedang menyiapkan vaksin Covid-19 bagi masyarakat. Rencananya vaksinasi ini mulai dilakukan pada awal...

RSUD Caruban Madiun Operasikan Mesin PCR untuk Percepat Deteksi Covid-19

Solopos.com, MADIUN -- RSUD Caruban, Kabupaten Madiun kini memiliki Laboratorium Biomolekuler Reverse Transcription-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Dengan adanya mesin...

Warga Kanigoro Madiun Dilatih Bertanam Hidroponik untuk Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi

Solopos.com, MADIUN -- Pandemi Covid-19 ini benar-benar menjadi pelajaran untuk menyiapkan ketahanan pangan di tengah masyarakat. Atas kesadaran itu,...

Jaga Imunitas Warga, Pemkot Madiun Setiap Hari Bagi-Bagi Telur dan Susu

Solopos.com, MADIUN -- Pemerintah Kota Madiun memiliki cara berbeda untuk meningkatkan imunitas warganya. Yaitu ratusan paket telur dan susu...