Di Bantul, ASN Yang WFH Diawasi Satpol PP Lho!

Satpol PP Bantul terus lakukan pengawasan pelaksanaan PPKM Mikro Darurat tidak hanya para pelaku usaha, namun juga ASN yang sedang WFH.

 Ilustrasi kerja dari rumah. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi kerja dari rumah. (Freepik)

Solopos.com, BANTUL – Satpol PP Bantul terus lakukan pengawasan pelaksanaan PPKM Mikro Darurat di berbagai wilayah Kabupaten Bantul, tak terkecuali pengawasan terhadap ASN yang menyalahgunakan WFH.

Kepala Satpol PP, Yulius Suharta tak menampik bila pengawasan ASN juga menjadi bagian dari tugasnya. Akan tetapi, pengawasan diprioritaskan kepada aktivitas pelaku usaha.

“Memang itu [pengawasan ASN] menjadi bagian untuk kita lakukan pengawasan. Tetapi sementara waktu kita coba memprioritaskan aktivitas pelaku usaha. Karena ini masih banyak laporan yang masuk. Seperti rumah makan ataupun warung makan masih ada yang makan di tempat,” ujarnya terkait pengawasan ASN yang WFH, Selasa (6/7/2021).

Baca juga: Demo Penolakan TPST Piyungan Dibubarkan, Ini Penjelasannya

Yulius berharap ASN menjadi contoh penerapan PPKM Mikro Darurat dengan taat WFH sesuai jadwal masing-masing. Bukan justru pergi keluar rumah saat work from home.

“Kalau ASN kita harapakan dengan posisi sebagai ASN bisa memberikan contoh. Mudah-mudahan mengikuti apa yang menjadi arahan ketentuan dari Inbup,” tegasnya.

“Dan sampai saat ini belum atau tidak menemukan. Mudah-mudahan tidak menemukan berkaitan dengan ASN yang harusnya WFH tapi malah justru dimanfaatkan keluar dari rumah pada jam-jam kerja,” tambahnya.

Baca juga: Tuman, Pemuda Yang Masih Suka Berkerumun Ini Dibubarkan Satgas Covid-19 Sleman

Sekretaris Daerah Bantul, Helmi Jamharis juga menyatakan belum menerima laporan ASN yang keluar rumah saat WFH.

“Selama ini belum ada laporan. Arahannnya yang namanya WFH mereka tetap bekerja dari rumah dengan sistem alat komunikasi yang sekarang ini sudah ada. Penyelesaian-penyelesaian pekerjaan bisa diselesaikan dari rumah,” tandasnya.

 

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Waduh! Niat Cari Kerja, ABG di Sleman Jadi Korban Pencabulan Pelaku LSL

Seorang ABG atau remaja di Sleman menjadi korban pencabulan pelaku homoseks laki suka laki atau LSL yang mengiming-imingi pekerjaan.

Misteri Jenazah Mularti di Muara Sungai Opak Bantul, Korban Pembunuhan?

Polisi menyelidiki kematian Mularti, 56, yang ditemukan meninggal di muara Sungai Opak Bantul, Senin (25/10/2021) pukul 11.30 WIB dalam kondisi luka di muka.

Gempa Bantul Pagi Ini, Hanya Terasa 5 Detik

Gempa magnitudo 3,2 di tenggara Kabupaten Bantul hanya dirasakan selama lima detik.

Gempa Bumi M 3,2 di Tenggara Bantul, Pusat Gempa di Darat

Gempa bumi magnitudo 3,2 terjadi di sebelah tenggara Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa (26/10/2021).

GSST Gunungkidul Diselenggarakan dengan Menerapkan Prokes Ketat

Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan GSST mulai Minggu (24/10/2021) hingga Rabu (3/11/2021) di masa pandemi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan.

Longgarkan Aktivitas Masyarakat, Pemkab Gunungkidul Ingatkan Prokes

Pemkab Gunungkidul menghimbau masyarakat untuk selalu taat protokol kesehatan dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi karena pemerintah sudah melonggarkan aktivitas.

Ngeri! Wisatawan Di Bantul Temukan Bangkai Penyu Tanpa Kepala

Seekor penyu cukup besar yang ditemukan mati gegerkan Warga di sekitar Pantai Pandansari, Gadingsari, Sanden, Bantul

Desa Srigading Bantul Perbolehkan Hajatan, Tapi Hanya 50 Orang Tamu

Desa Srigading, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul, DIY menerapkan aturan tertentu untuk mencegah persebaran Covid-19 dari klaster hajatan, yakni membatasi 50 orang tamu.

Dugaan Penyebab Kematian Pemuda Madiun Tinggalkan Pesan di Indekos

Seorang pemuda asal Kota Madiun, Jawa Timur (Jateng) ditemukan meninggal dunia di kamar indekos di Kabupaten Sleman dengan meninggalkan pesan di secarik kertas.

Pemuda Madiun Ditemukan Meninggal di Indekos Sleman, Begini Pesannya

Seorang pemuda asal Madiun ditemukan meninggal dunia di kamar indekos yang belokasi di Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Polresta Jogja Ambil Alih Kasus Pelemparan Bus Arema FC

Polresta Jogja mengambil alih proses penanganan dan pengusutan kasus pelemparan bus Arema FC dari Polsek Gondokusuman yang terjadi beberapa waktu lalu.

Objek Wisata Kulonprogo Buka Terbatas, Pengelola Diminta Bentuk Satgas

Dinas Pariwisata Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi menguji coba 31 objek wisata untuk dibuka secara terbatas pada Sabtu (23/10/2021).

Hasil Swab PCR, 1 Siswa di Sleman Positif Covid-19

Sesuai kebijakan Bupati Sleman, pembelajaran tatap muka di sekolah siswa yang positif Covid-19 ditutup sementara waktu.

Terungkap! Mahasiswi di Sleman Minum Racun Tikus Gegara Tugas Kuliah

Mahasiswi di Sleman yang ditemukan meninggal dunia di kamar indekos diduga melakukan bunuh diri dengan cara minum racun tikus.

Diduga Minum Racun Tikus, Mahasiswi di Sleman Ditemukan Meninggal

Seorang mahasiswi perguruan tinggi swasta di Sleman, Yogyakarta diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun tikus.