Di Balik Penulisan Sejarah Madiun yang Menghabiskan Dana Rp730 Juta

 Para peneliti dari UGM Yogyakarta beserta Bupati Madiun Muhtarom menjadi narasumber dalam bedah buku sejarah Madiun di Pendapa Kabupaten Madiun, Selasa (14/11/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)

SOLOPOS.COM - Para peneliti dari UGM Yogyakarta beserta Bupati Madiun Muhtarom menjadi narasumber dalam bedah buku sejarah Madiun di Pendapa Kabupaten Madiun, Selasa (14/11/2017). (Abdul Jalil/JIBI/Madiunpos.com)

Pemkab Madiun menggelontorkan anggaran untuk pembuatan buku sejarah Madiun senilai Rp730 juta.

Madiunpos.com, MADIUN — Butuh waktu sekitar satu tahun untuk menyelesaikan penulisan buku sejarah Madiun Sejarah Politik & Transformasi Kepemerintahan dari Abad XIV hingga Awal Abad XXI. Anggaran yang dibutuhkan pun tak sedikit, sekitar Rp730 juta.

PromosiMenuju Ekonomi Digital Rp2.000 Triliun

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun, B. Eko Yunianto, mengatakan buku tentang sejarah Madiun ini ditulis peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Peneliti yang terdiri atas lima orang tersebut membutuhkan waktu sekitar satu tahun pengumpulan data hingga penerbitan buku. (Baca: Buku Sejarah Madiun Karya Peneliti UGM Telah Terbit)

“Anggaran yang disediakan pada 2016 senilai Rp250 juta dan 2017 senilai Rp480 juta. Totalnya Rp730 juta,” jelas dia kepada wartawan seusai bedah duku sejarah Madiun di Pendapa Kabupaten Madiun di Mejayan, Selasa (14/11/2017).

Eko menuturkan anggaran tersebut paling besar digunakan untuk pengambilan dokumen dan data di Belanda. Menurut dia, dokumen dan data mengenai Madiun banyak yang terdapat di Belanda sehingga diperlukan pencarian data di sana.

Selain itu juga pengambilan data di beberapa lokasi di Indonesia. “Pengambilan data ini kan membutuhkan waktu yang cukup lama. Tidak bisa satu dua hari. Apalagi pengambilan data di Belanda,” jelas dia. (Baca: Tim UGM Lacak Sejarah Madiun sampai ke Belanda)

Edisi pertama buku tersebut hanya dicetak 230 eksemplar. Buku tersebut didistribusikan ke komunitas dan organisasi perangkat daerah di Kabupaten Madiun.

Eko mengaku tidak menyangka penerbitan buku ini telah menarik minat berbagai kalangan dari luar Madiun. Ke depan dia mengatakan bisa saja buku ini dijual secara komersial dan diterbitkan secara massal.

Bupati Madiun Muhtarom menyampaikan motivasi pembuatan buku sejarah Madiun ini supaya masyarakat tahu sejarah dan perkembangan Madiun dari masa ke masa. Dia menganggap penulisan buku sejarah Madiun yang sebelumnya tidak memiliki referensi yang lengkap.

Dia khawatir kalau terus dibiarkan masyarakat akan beranggapan penulisan buku sejarah itu sebagai pembohongan publik. “Ini tidak boleh terjadi, Madiun ini kabupaten tua. Jangan sampai dicemari penulisan sejarah yang tidak jelas,” jelas Muhtarom.

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Aspal Meleleh, Krisis Iklim Perburuk Gelombang Panas India-Pakistan

+ PLUS Aspal Meleleh, Krisis Iklim Perburuk Gelombang Panas India-Pakistan

Gelombang panas ekstrim menghantam India dan Pakistan dengan cuaca bertemperatur tinggi hingga 50 derajat celcius yang membuat aspal meleleh dan diprediksi bakal lebih buruk akibat krisis iklim.

Berita Terkini

All New Tracker RS, SUV Kecil dari Chevrolet

Chevrolet mengenalkan sport utility vehicle atau SUV berukuran kecil, All New Tracker RS khusus untuk pasar otomotif di China.

Begini Serunya Kejuaraan Karapan Sapi di Sampang Jatim

Kejuaraan digelar dengan tujuan untuk melestarikan kebudayaan sekaligus ajang promosi wisata

Johnny Depp Menyangkal Testimoni Amber Heard

Pada Rabu (25/5/2022), Johnny Depp dan pengacara menyangkal testimoni Amber Heard yang mengklaim sang aktor melakukan kekerasan fisik.

Warga Keluhkan Jalan Rusak, Ini Penjelasan Sekda Ponorogo

Warga mengeluhkan kondisi jalan rusak yang ada di beberapa titik di Ponorogo.

Kian Menjanjikan, Begini Kiat Bisnis Usaha Bunga Papan

Pernikahan adik Jokowi, yakni Idayati, dengan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman menggerakkan ekonomi Solo termasuk bisnis bunga papan.

Timnas Indonesia U-19 Bawa 22 Pemain ke Toulon Cup, 2 dari Persis Solo

Timnas Indonesia U-19 telah menuntaskan pemusatan latihan di Stadion Madya Senayan Jakarta sejak 16 Mei 2022 untuk menghadapi Toulon Cup Prancis.

Kenapa Wanita Hamil Ngidam? Ini Penjelasannya

Tidak sedikit wanita hamil mengalami ngidam atau ingin menyantap makanan tertentu, kenapa hal ini bisa terjadi?

Ini Momen Presiden Jokowi Lepas Masker saat Bertemu Warga Solo

Presiden membagikan bantuan modal kepada pedagang di Pasar Gede dan Pasar Harjodaksino Solo

Sambut HUT ke-25, Solopos Salurkan Bantuan ke PSAA Hosana Karanganyar

Solopos Media Group menyalurkan bantuan ke PSAA Hosana di Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, dalam rangka HUT ke-25 Solopos.

Pasar Hewan Ditutup 2 Pekan, Pedagang Sapi Boyolali: Serba Repot

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali menutup seluruh pasar hewan di wilayah setempat selama dua pekan, mulai Jumat (27/5/2022) hingga Jumat (10/6/2022).

Catat! Deretan Acara Wisata di Bantul Akan Digelar Lagi Tahun Ini

Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, akan menggelar kembali berbagai acara wisata untuk menarik kunjungan wisatawan pada tahun ini.

Resmi! Turnamen Piala Wali Kota Surabaya Batal Digelar

Asprov PSSI Jawa Timur membatalkan Piala Wali Kota Surabaya karena berdekatan dengan agenda pramusim Piala Presiden 2022.

Begini Kocaknya Bio One Cs Dari Film Srimulat Saat Kunjungi Solopos

Para aktor, sutradara, dan kru film Srimulat: Hil Yang Mustahal tampil kocak dengan lelucon-lelucon saat mengunjungi Griya Solopos di Solo.

Kian Mahal, Ini Daftar Harga Rokok Terbaru Berdasarkan Merek

Kenaikan harga rokok tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 192/PMK.010/2021 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau Berupa Sigaret, Cerutu, Rokok Daun atau Klobot, dan Tembakau Iris.

Pasar Hewan di Cepogo Boyolali Mendadak Sepi H-1 Penutupan, Alasannya?

Pasar Hewan Sunggingan yang berada di Jelok, Cepogo, Boyolali tak seramai seperti biasanya sehari menjelang penutupan sementara, Kamis (26/5/2022).

Prabowo Hingga Surya Paloh, Ketum Parpol Hadiri Pernikahan Adik Jokowi

Selain menteri dan pejabat tinggi kepolisian dan TNI, tampak sejumlah pimpinan parpol menghadiri pernikahan adik Presiden Jokowi, Idayati, dengan Ketua MK Anwar Usman di Solo.