Anggota Dharma Wanita Setda Kota Magelang mempraktikkan keterampilan menyulam dalam pelatihan, Jumat (15/11/2019). (Antara-Humas Pemkot Magelang)

Solopos.com, MAGELANG — Para ibu anggota Dharma Wanita Sekretariat Daerah Kota Magelang melakukan pelatihan menyulam sebagai upaya agar para anggota organisasi istri pegawai negeri sipil di lingkungan pemkot itu dapat meningkatkan keterampilan mereka.

“Harapan kami para ibu ini bisa (menyulam, red.) kemudian dikembangkan menjadi peluang bisnis,” kata Ketua Dharma Wanita Setda Kota Magelang Dwi Arni Joko Budiyono dalam keterangan tertulis Humas Pemkot Magelang di Kota Magelang, Jawa Tengah, Sabtu.

Ia menjelaskan bahwa menyulam bukan sekadar kegiatan di kalangan para ibu dalam mengisi waktu luang. Aktivitas itu, menurut dia, juga menjadi peluang usaha mereka dalam membantu meningkatkan ekonomi keluarga.

“Pelatihan ini untuk meningkatkan keterampilan para ibu, selain untuk mengisi waktu luang, kegiatan ini juga bernilai positif untuk meningkatkan ekonomi keluarga, sehingga hasilnya bisa dinikmati,” katanya.

Pada pelatihan menyulam yang berlangsung di Gedung Wiworo Wiji Pinilih, Kompleks Kantor Pemerintah Kota Magelang, Jumat (15/11/2019) itu, Dharma Wanita Setda Kota Magelang menghadirkan pakar menyulam yang juga anggota Tim Penggerak PKK Kelurahan Magersari, Kecamatan Magelang Selatan, Madiyati.

Para peserta antusias mengikuti petunjuk pelatih. Mereka menyulam sapu tangan dan taplak meja dengan menggunakan pita beraneka warna menjadi berbagai bentuk.

Dwi mengatakan pelatihan serupa pernah diselenggarakan pihaknya beberapa waktu lalu. Pada pelatihan kali ini, peserta diajak untuk meningkatkan kemahiran tersebut. “Untuk pelatihan kali ini juga untuk mengingatkan kembali para peserta sehingga akan menjadi lebih mahir lagi menyulam,” ucap dia.

Mudiyati mengatakan pengetahuan dan pengalaman teknik menyulam harus terus menerus ditingkatkan agar mereka mampu mengembangkan kreativitas memproduksi keterampilan itu. “Menyulam itu kegiatan menyenangkan, bisa dilakukan saat waktu luang. Namun demikian, kegiatan ini bisa menjadi lahan bisnis yang menggiurkan,” ujar dia.

Pelatihan menyulam tersebut salah satu rangkaian kegiatan HUT Dharma Wanita yang tahun 2019 ini puncaknya pada 11 Desember. Sejumlah kegiatan lain yang diselenggarakan Dharma Wanita Setda Kota Magelang terkait dengan peringatan itu, seperti lomba membuat kudapan olahan singkong, mengukir buah, dan membuat minuman khas Kota Magelang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten