Dewan Pengawas RSUD Kudus Salahi Aturan

Pemerintah Kabupaten Kudus bertekad mengevaluasi personel dewan pengawas eksternal Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus karena dinilai tidak memenuhi kriteria perundang-undangan.

Dewan Pengawas RSUD Kudus Salahi Aturan

SOLOPOS.COM - Antrean di loket pendaftaran di RSUD Loekmono Hadi, Kudus, Jateng, Sabtu (18/11/2017). (Antara)

Solopos.com, KUDUS — Pemerintah Kabupaten Kudus bertekad mengevaluasi personel dewan pengawas eksternal Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus karena dinilai tidak memenuhi kriteria perundang-undangan.

“Kami menilai dewan pengawas eksternal di RSUD Loekmono Hadi Kudus tidak memiliki latar belakang pendidikan yang dipersyaratkan,” papar Pelaksana Tugas Bupati Kudus Hartopo di Kudus, Jateng, Kamis (8/8/2019).

Dalam waktu dekat, kata dia, dewan pengawas eksternal tersebut akan segera dievaluasi. Dewan pengawas RSUD Kudus yang sebelumnya ditunjuk Bupati Kudus (nonaktif) Muhammad Tamzil berjumlah lima orang, yakni Asisten Administrasi Masut, Kepala BPKAD Eko Djumartono, Asisten Keuangan Ali Rifai, dan dua orang dari eksternal pemerintahan, yakni Subagyo Reban dan Agus Aji Satrio.

Dia menjelaskan personel yang duduk di dewan pengawas harus sesuai dengan regulasi. “Masing-masing harus memiliki bidang keahlian yang dipersyaratkan. Sementara itu, dewan pengawas yang dari eksternal juga harus sesuai dengan latar belakang pendidikan yang diminta,” ujarnya.

Pada kenyataannya, lanjut dia, belum sesuai dengan latar belakang pendidikan yang diminta. Aturan tersebut, kata Hartopo, tertuang dalam Permendagri No. 79/2018 yang dijelaskan bahwa dewan pengawas RSUD yang berjumlah lima orang semestinya terdiri atas dua pejabat SKPD yang membidangi BLUD, dua pejabat SKPD yang membidangi keuangan, dan satu orang dari tenaga ahli yang sesuai dengan kegiatan RSUD.

“Sebelumnya ada dua orang, sedangkan aturannya hanya satu yang sesuai dengan persyaratan sebagai dewan pengawas,” ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Positif Corona Tapi Tak Percaya, Pria di Sleman Nulari Warga Sekampung

Seorang pria di Sleman yang positif Covid-19 namun tidak percaya dengan virus corona membuat puluhan warga di kampungnya tertular.

Ada Vaksinasi Gratis di Stasiun Yogyakarta dan Solobalapan, KAI: Hanya Untuk Dosis Kedua

PT KAI memberikan vaksin gratis di Stasiun Solobalapan dan Stasiun Yogyakarta namun untuk penyuntikan dosis kedua.

Lirik Lagu Lintang Sewengi – Denny Caknan feat Ndarboy Genk

Berikut ini lirik lagu Lintang Sewengi yang dinyanyikan Denny Caknan dan Ndarboy Genk yang dirilis Minggu, 1 Agustus 2021 di Youtube.

Ganjar Sebut Belum Dapat Arahan Pasang Baliho Puan Maharani, Kenapa Ya?

Ganjar Pranowo mengaku belum mendapat arahan untuk memasang baliho bergambar Puan Maharani dari PDIP.

Pandemi, Pemohon Perizinan Usaha di Sukoharjo Malah Melonjak Tajam

Kenaikan jumlah pemohon perizinan menandakan respons positif para pelaku usaha Sukoharjo terhadap beragam kemudahan secara online.

RUU PKS Terbentur Pertentangan Ideologi dan Cara Pandang

Panitia Kerja DPR yang membahas RUU PKS berharap pada 18 Agustus 2021 dapat membacakan usulan rancangan undang-undang tersebut.

Ladiid’s Cake and Cookies, Passion Guru Bimbel Sukoharjo yang Jadi Pebisnis Kuliner

Berawal dari coba-coba, Hastari berhasil membangun bisnis kue yang ia beri label Ladiid’s Cake and Cookies.

Masih PPKM Darurat, Begini Politeknik Indonusa Solo Gelar Dies Natalis ke-19

Masyarakat bisa membuat ucapan selamat Dies Natalis ke-19 untuk Politeknik Indonusa Solo kemudian diupload di media sosial.

135 Kampung di Madiun Dapat Paket Alkes untuk Lawan Covid-19

Polres Madiun menyalurkan bantuan paket alat kesehatan (alkes) dari BPBD Jatim untuk 135 Kampung Tangguh Semeru.

Bantuan Mengalir untuk Bocah Yatim Piatu Akibat Covid-19 di Klaten

Selain dari pemdes, bantuan paket sembako juga pernah diberikan kepada keluarga bocah yatim piatu itu dari Polres Klaten dan Kodim 0723/Klaten.

Pengunjung Malioboro Jogja Dibatasi 200 Orang per Zona

Pemkot Jogja akan membatasi jumlah kunjungan wisatawan di kawasan Malioboro selama PPKM Level 4 diberlakukan. Akan ada petugas yang mengawasi jumlah pengunjung.

Tak Hanya Harga, Kualitas Jadi Kunci Semen Dynamix Diterima Konsumen

Ini dia rahasia perusahaan semen Dynamix yang tergabung dalam Semen Indonesia Group dalam membangun bisnis di bidang kontruksi.