Detik-Detik Jelang Valentine, Masa Aksi Bentangkan #IndonesiaTanpaPacaran
Foto viral gerakan #IndonesiaTanpaPacaran. (Istimewa/Twitter)

Solopos.com, SOLO - Menjelang tanggal perayaan Hari Valentine 14 Februari 2020 hashtag #Indonesiatanpapacaran trending di sejumlah jejaring sosial. Bahkan, beredar foto dan video yang memperlihatkan iring-iringan membentangkan spanduk Indonesia Tanpa Pacaran.

"Kami Mendukung 14 Februari Sebagai Hari #IndonesiaTanpaPacaran," tulis spanduk yang diarak belasan orang itu.

Foto Viral Remaja Pacaran Berpangkuan di Taman Ceria Alun-Alun Karanganyar

Tak jelas kapan foto itu diambil, sementara sejumlah netizen menyebut gambar diambil beberapa hari sebelum 11 Februari 2020. Akun Instagram @inspirasimenikah_ bahkan menyebut aksi itu telah diliput media asal Inggris.


Sedangkan akun official dan pendukung Indonesia Tanpa Pacaran justru tak mengunggah gambar itu. Meski begitu, akun-akun yang berhubungan dengan gerakan Indonesia Tanpa Pacaran tetap mengkampanyekan anti-valentine.

Gambar ini menjadi populer lantaran diunggah sejumlah akun buzzer di Twitter. Sejumlah akun lelucon menyebut gerakan ini digawangi pada "Jomblo fii Sabilillah"

Foto Orangutan Tolong Pria Viral, Katanya Lebih Manusiawi Dibanding Manusia

Akhirnya para jomblo punya tagar juga,” tulis akun @Jean_Aprilia97.

Para pastor, suster, Frater dan Bruder siap mendukung dan mengamalkan kegiatan #IndonesiaTanpaPacaran seumur hidup…” kata akun Katolik Garis LUCU @KatolikG.

Jangan bangga jika di ajak berpacaran dalam jangka waktu yg lama,,karna rugi apa lagi bagi wanita yg di pegang sana sani,” kata akun @IMuslimah25

#IndonesiaTanpaPacaran biar gak sakit hati mulu :),” tulis akun @pputriimsy.

Indonesia Tanpa Pacaran adalah gerakan yang digagas La Ode Munafar pada September 2015 untuk mengajak masyarakat tidak berpacaran. Munafar menggagas gerakan ini di Instagram, Facebook, dan Line karena menerima banyak curahan hati dari remaja yang mengakui masa depannya rusak karena berpacaran.

Cantik Sih, Tapi Sayang Berjakun

Sebanyak dua kegiatan diselenggarakan gerakan ini lewat dalam maupun luar jaringan. Lewat dalam jaringan, anggota gerakan ini mendapatkan tausiah melalui grup WhatsApp, sementara lewat luar jaringan, kegiatan yang digelar adalah Kelompok Kajian Indonesia Tanpa Pacaran.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom