Tutup Iklan
Persis Solo saat menjalani latihan (istimewa)

Solopos.com, SOLO — Pergerakan Persis Solo di bursa transfer tengah musim berakhir antiklimaks setelah tim gagal mendatangkan sejumlah pemain incaran.

Jelang penutupan bursa transfer, Selasa (26/8/2019) pukul 24.00 WIB, Laskar Sambernyawa hanya mampu memboyong gelandang bertahan jebolan PSIR Rembang, Ardianto Agung Wicaksono. Persis urung merekrut striker tambahan yang sejatinya lebih dibutuhkan untuk memperkuat tim asuhan Choirul Huda.

Persis sejatinya mengincar winger tim Liga 1, Perseru Badak Lampung, Aulia Hidayat. Namun eks pemain Timnas U-19 itu gagal direkrut karena Perseru tak kunjung mengeluarkan surat peminjaman sang pemain hingga deadline transfer. Persis juga melewatkan peluang memboyong striker berpengalaman, Rudi Widodo, yang dilepas PSS Sleman Selasa lalu.

Manajer Persis Solo, Langgeng Jatmiko, mengakui bukan hal mudah merekrut striker berkualitas di bursa transfer kali ini. “Susah mencari striker dengan kemampuan melebihi tiga penyerang yang sudah ada [Ugik Sugiyanto, M. Isa dan Dimas Galih],” ujar Langgeng saat dihubungi Solopos.com, Selasa.

Persis pun kemudian fokus mencari gelandang bertahan menyusul hengkangnya Tegar Hening Pangestu ke Persiraja Banda Aceh. Ardianto pun diboyong menyusul performanya yang cukup impresif bersama PSIR musim lalu dengan menyumbang satu gol dan dua assist.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, deal kontrak Ardianto terjadi Selasa pukul 23.00 WIB atau satu jam sebelum penutupan bursa transfer Liga 2 2019. Ardianto digadang-gadang menjadi pelapis sepadan bagi Dwi Cahyono dan Oky Derry sebagai gelandang “pengangkut air”.

“Ardianto sudah kami daftarkan ke PT Liga Indonesia Baru (LIB). Besok Rabu [28/8] dia ke Madiun untuk mulai bergabung bersama tim,” ucap Langgeng.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten