Deteksi Dini, Wisatawan di Tawangmangu Bakal Disasar Tes Acak Covid-19 Saat Libur Panjang
Petugas Taman Wisata Alam (TWA) Grojogan Sewu mengecek suhu tubuh pengunjung yang hendak masuk ke kompleks Grojogan Sewu, Selasa (7/7/2020). (Istimewa-Dokumentasi TWA Grojogan Sewu)

Solopos.com, KARANGANYAR – Wisatawan yang berkunjung ke Tawangmangu, Karanganyar, bakal disasar tes acak dengan mobile PCR dari Pemprov Jateng untuk mencegah klaster baru Covid-19. Hal ini rencananya dilakukan pada musim libur panjang di akhir Oktober 2020.

Rencana tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah Satriyo Hidayat. Dishub Jateng telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan tes cepat deteksi dini Covid-19 melalui rapid test secara sampling.

Pelaksanaannya akan dikonsentrasikan di Gerbang Tol Kalikangkung. Selain di lokasi tersebut, pelaksanaan tes cepat juga dilakukan di sejumlah objek wisata, salah satunya Tawangmangu.

“Sesuai kesepakatan, nanti dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah akan melakukan rapid test. Selain di Kalikangkung, ada di Dusun Semilir, Owabong, Tawangmangu dan Borobudur akan ada Mobile PCR (Polymerase Chain Reaction), akan ada di sana,” terangnya seperti dikutip dari laman Jatengprov.go.id, Minggu (25/10/2020).

Gempa M 5,9 Terjadi di Pangandaran, Guncangan Terasa hingga Cilacap

Upaya antisipasi munculnya klaster baru penularan Covid-19 pada musim libur panjang di Karanganyar juga dibarengi dengan operasi penertiban protokol kesehatan. Jika nantinya dalam razia tersebut ada warga yang melanggar protokol kesehatan, maka akan dikenai denda Rp20.000.

Selalu Ramai

Berdasarkan pantauan Solopos.com, kawasan wisata di Karanganyar baik di Kecamatan Tawangmangu maupun Ngargoyoso selalu dipadati pengunjung setiap akhir pekan. Salah satunya adalah kawasan jalan tembus Tawangmangu-Sarangan yang menjadi favorit banyak orang menongkrong untuk menikmati liburan.

“Bosan di rumah terus, pengin cari udara segar. Pilihan terbaik ya ke Tawangmangu karena mikirnya wisata ke tempat terbuka yang kayaknya lebih aman dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” terang Putri, warga Sukoharjo yang ditemui Solopos.com saat berwisata di kawasan Tawangmangu, Minggu (19/10/2020).

7 Warga Giritontro Wonogiri Keracunan, Diduga Akibat Makan Siomay

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, operasi protokol kesehatan di Karanganyar bakal diperketat selama masa libur panjang akhir Oktober 2020. Setiap warga diimbau menerapkan protokol kesehatan demi mengantisipasi penularan sekaligus sebagai upaya memutus rantai persebaran Covid-19.

“Kami akan ketat [penerapan protokol kesehatan] di semua objek yang kemungkinan menjadi tempat berkerumun. Misalnya di terminal, fasilitas umum, objek wisata. Kami akan mengerahkan [petugas] maksimal. Operasi [penertiban protokol kesehatan] fokus di objek wisata. Fokus ke titik-titik tempat berkumpul massa,” kata Juliyatmono saat berbincang dengan wartawan, Kamis (22/10/2020).



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom