Desa Wisata di Klaten Harus Bersinergi, Jangan Saling Bunuh

Setiap desa yang memperoleh SK Bupati Klaten dapat menjadi pelopor pengembangan wisata di desa dan di sekitar desa.

 Tiga desa di Klaten memperoleh SK bupati Klaten tentang desa wisata di Soropaten, Kecamatan Karanganom, Klaten, Kamis (27/1/2022). Tiga desa itu, yakni Desa Soropaten (Kecamatan Karanganom), Desa Mranggen (Kecamatan Jatinom), Desa Manjungan (Kecamatan Ngawen). (Solopos.com/ Ponco Suseno)

SOLOPOS.COM - Tiga desa di Klaten memperoleh SK bupati Klaten tentang desa wisata di Soropaten, Kecamatan Karanganom, Klaten, Kamis (27/1/2022). Tiga desa itu, yakni Desa Soropaten (Kecamatan Karanganom), Desa Mranggen (Kecamatan Jatinom), Desa Manjungan (Kecamatan Ngawen). (Solopos.com/ Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN—Bupati Klaten, Sri Mulyani, kembali mengukuhkan desa wisata di Klaten. Kali terakhir tiga desa secara resmi mengantongi surat keputusan (SK) Bupati Klaten tentang desa wisata. Desa wisata tersebut diharapkan dapat bersinergi dan jangan saling bunuh dengan desa wisata lainnya.

Pada penyerahan SK di Soropaten, Kecamatan Karanganom, Kamis (27/1/2022), desa yang dikukuhkan menjadi desa wisata yakni Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom; Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, dan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen. SK bupati Klaten diserahkan Sekretaris Dinas Kebudayaaan Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata Klaten, Ety Pusparini.

PromosiTanaman Ganja Jadi Bumbu Masakan Andalan pada Zaman Kesultanan Aceh

Sebelumnya, Dinas Kebudayaaan Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata Klaten memberikan SK Bupati Klaten di dua desa lainnya di Kabupaten Bersinar. Masing-masing berada di Desa Pasung, Kecamatan Wedi, dan Desa Kupang, Kecamatan Karangdowo.

Baca Juga: Dapat SK Desa Wisata, 2 Desa Miskin di Klaten Ini Siap Naik Kelas

“Desa-desa wisata di Klaten itu sangat memiliki potensi luar biasa sehingga diberikan SK desa wisata oleh bupati Klaten. Potensi di bidang pariwisata, seni budaya, kuliner, UMKM, dan lainnya,” kata Ety Pusparini.

Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaaan Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata Klaten, Purwanto, mengatakan pemberian SK desa wisata diharapkan dapat memotivasi masing-masing desa dalam mengembangkan potensi wisata. Setiap desa yang memperoleh SK bupati itu dapat menjadi pelopor pengembangan wisata di desa dan di sekitar desanya.

“Tidak semua desa harus menjadi desa wisata. Prinsipnya, harus saling bersinergi. Jadi, antardesa wisata harus saling berkolaborasi. Setiap desa harus punya prioritas pengembangan. Jangan saling bunuh [antardesa wisata] karena itu bukan harapan,” katanya.

Baca Juga: Giliran Soropaten, Mranggen, & Manjungan Klaten Dapat SK Desa Wisata

Ketiga desa yang memperoleh SK Bupati Klaten sebagai desa wisata dianggap memiliki keunggulan di bidang wisata. Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom memiliki keunggulan di bidang seni budaya, peninggalan bangunan bersejarah, dan lainnya.

Selanjutnya, Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, memiliki potensi embung, umbul, seni budaya, dan lainnya. Sedangkan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, memiliki potensi Umbul Susuhan, kerajinan, dan lainnya.

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

5 Abad Perjalanan Panjang Inggris Legalkan LGBT Melalui Reformasi Hukum

+ PLUS 5 Abad Perjalanan Panjang Inggris Legalkan LGBT Melalui Reformasi Hukum

UU Buggery yang disahkan parlemen Inggris pada masa pemerintahan Henry III pada 1533 menyatakan homoseksual merupakan perbuatan ilegal. Lima abad kemudian, tepat pada 17 Juli 2013, Inggris melegalkan pernikahan sesama jenis melalui reformasi undang-undang.

Berita Terkini

Segini Tarif Jasa Dekorasi Langganan Presiden Jokowi

Ranu Asmoro yang mendekorasi resepsi pernikahan Ketua MK dengan adik Jokowi menetapkan tarif lebih tinggi dibandingkan penyedia jasa dekorasi lain.

Korean Wave Bikin Suasana Korea Begitu Terasa di Atrium Solo Grand Mall

Beberapa kroteria yang dinilai dalam kompetisi ini adalah kostum, koreografi, lipsing, serta kejutan yang diberikan untuk penonton.

Pemkab Sragen Klaim Terus Dampingi Anak Korban Perkosaan di Sukodono

Pemkab Sragen melalui Dinas Pengendalian Pendudukan, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) mengklaim selalu melakukan pendampina terhadap anak korban perkosaan.

800-An Tamu Bakal Saksikan Pernikahan Adik Presiden Jokowi pada 26 Mei

Sekitar 800-an undangan akan hadir pada pernikahan adik Jokowi yang digelar di Gedung Graha Saba Jl. Letjen Suprapto Solo.

1,5 Tahun Kasus Perkosaan Anak di Sragen Tak Tuntas, Polda Turun Tangan

Kapolres Sragen mengaku mengalami dua kendala dalam penanganan kasus perkosaan anak di bawah umur di Sukodono yang sudah berjalan 1,5 tahun.

Espos Plus: Perjalanan Inggris Legalkan LGBT dan Cerita Bandit Jawa

Tiga konten berita terkait perjalanan Inggris yang butuh waktu lima abad untuk melegalkan LGBT, cerita bandit Jawa jadi kecu atau perampok hingga Indonesia jadi ladang empuk jaringan pengedar narkoba internasional menjadi sajian menu Espos Plus edisi Sabtu (21/5/2022).

Bidik Pemilih Pemula Soloraya, Sahabat Ganjar Gelar Lomba TKJ

Sahabat Ganjar Relawan Indonesia atau Saga Relawan Indonesia menggelar lomba Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) yang diikuti para siswa SMK se-Soloraya.

Rumah Baca Sang Petualang Wonogiri Buka Kelas Komputer Berbayar Sampah

Rumah Baca Sang Petualang Wonogiri membuka kelas komputer untuk semua warga yang dibayar dengan sampah. Aksi sosial ini dilakukan untuk meningkatkan literasi digital warga Wonogiri.

Kementan Targetkan Swasembada Kedelai Pada 2026

Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan swasembada kedelai pada 2026. Tahun ini, Kementan mengejar target produksi kedelai 1 juta ton.

Sragen Hari Ini: 21 Mei 2016, Kecelakaan Maut Bus & Motor, 1 Meninggal

Enam tahun lalu, tepatnya pada 21 Mei 2016, terjadi kecelakaan lalu lintas di jembatan Mageru, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen.

Warga Sragen Wetan Meninggal di Kamar, Ketahuan Seusai Jendela Didobrak

Seorang warga Sragen Wetan Sragen, ditemukan meninggal dunia sendirian di rumah. Korban ketahuan meninggal setelah ada warga yang mendobrak jendela rumahnya.

Tak Kuat Menanjak, Espass Nggelondor ke Jurang di Karangpandan

Mobil Daihatsu Zebra Espas yang dikemudikan warga Karangpandan, Karanganyar, ngglondor masuk jurang setelah tak kuat menanjak. Beruntung, sopir hanya mengalami luka ringan.

Keistimewaan Boyolali, Aneka Kuliner Lezat hingga Ikon Monumen Dunia

Kabupaten Boyolali dengan sederet keistimewaan terdiri atas 22 kecamatan yang dibagi lagi menjadi 261 desan dan 6 kelurahan.

Pengerjaan Proyek Pasar Nglangon Lambat, Bupati Sragen Marahi Konsultan

Bupati Sragen berang saat mengetahui progres pembangunan Pasar Nglangon senilai Rp33,7 miliar baru berjalan 0,48% dari seharusnya 11%.

Wow, Ada Monca Nail Art Juga Loh di Korean Wave Solo Grand Mall

Monca Nail Art menjadi salah satu gerai peserta Korean Wave yang digelar Solopos Media Group (SMG) dan Solo Grand Mall. Monca Nail Art memberi diskon 20% untuk semua treatment.