Hebat! Desa Sendang Terbaik Nasional soal Keterbukaan Informasi Publik

Desa Sendang, Wonogiri, menjadi desa terbaik se-Indonesia dalam hal keterbukaan informasi publik desa.

 Kepala Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Sukamto (tiga dari kiri), menerima sertifikat dan piala Anugerah Apresiasi Implementasi Keterbukaan Informasi Publik Desa 2021 di Indonesia Convention Exhibition, Tangerang, Banten, Selasa (28/9/2021). (Istimewa/Agung Susanto)

SOLOPOS.COM - Kepala Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Sukamto (tiga dari kiri), menerima sertifikat dan piala Anugerah Apresiasi Implementasi Keterbukaan Informasi Publik Desa 2021 di Indonesia Convention Exhibition, Tangerang, Banten, Selasa (28/9/2021). (Istimewa/Agung Susanto)

Solopos.com, WONOGIRI—Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, terpilih menjadi terbaik pertama dalam Anugerah Apresiasi Implementasi Keterbukaan Informasi Publik Desa 2021.

Desa tersebut menjadi desa terbaik se-Indonesia dalam hal keterbukaan informasi publik desa. Pemerintah desa menganggap penghargaan tersebut sebagai apresiasi atas keterbukaan pelayanan publik yang dijalankan sejak lama.

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Halim Iskandar, menyerahkan sertifikat dan piala kepada Kepala Desa (Kades) Sendang, Sukamto, pada acara peringatan Hari Hak untuk Tahu Sedunia di Indonesia Convention Exhibition, Tangerang, Banten, Selasa (28/9/2021).

Baca Juga: PJU Kembali Dinyalakan, Alun-Alun Wonogiri Terang Benderang

Saat itu Menteri didampingi pejabat dari Komisi Informasi Pusat (KIP) dan Badan Aksesiblitas Telekomunikasi dan Informasi Kominfo. Ada 10 desa terbaik yang mendapat anugerah. Acara disiarkan langsung di media berbagi video, YouTube.

Kades Sendang, Sukamto, seusai menerima anugerah mengatakan penghargaan tersebut memotivasi diri dan segenap perangkatnya untuk selalu memberi pelayanan secara terbuka. Keterbukaan informasi publik di Desa Sendang tidak hanya untuk kepentingan lomba, tetapi sudah dijalankan sejak lama.

Dia menekankan perangkatnya agar selalu mengimplementasikan UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Peraturan Komisi Informasi No. 1/2018 tentang Standar Layanan Informasi Publik. Oleh karena itu, pihaknya tak menemui kendala berarti saat terpilih mewakili Jawa Tengah dalam ajang tersebut. Pemerintah Desa hanya perlu memperbaiki hal-hal yang dirasa kurang.

Baca Juga: PTM Terbatas di 824 SD dan SMP di Klaten Bakal Disidak secara Rutin

 

Inovasi

“Pemerintah desa hukumnya wajib membuka informasi publik. Ini kami jalankan. Kami selalu terbuka terhadap kritik, masukan, dan aspirasi yang konstruktif. Justru itu yang kami harapkan. Dengan begitu kami bisa meningkatkan pelayanan,” ucap Kades saat dihubungi.

Implementasi keterbukaan informasi publik di Desa Sendang dinilai tim dari Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah dan pusat, 8-10 September lalu. Sebelumnya, Desa Sendang menjadi salah satu dari beberapa desa terbaik dalam keterbukaan informasi publik tingkat Jawa Tengah pada 2019.

Selanjutnya Desa Sendang terpilih untuk mewakili Jawa Tengah dalam Apresiasi Implementasi Keterbukaan Informasi Publik Desa 2021 tingkat nasional. Sampai akhirnya Desa Sendang masuk 10 besar nominasi desa terbaik.

Baca Juga: Dukung Swasembada Daging, Kesehatan Reproduksi Sapi Boyolali Dipantau

Sementara itu, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Desa Sendang, Agung Susanto, menjelaskan ada tiga hal yang dinilai pada ajang ini, yakni administrasi desa memiliki bobot 20, aktivasi dan akses masyarakat bobot 20, dan inovasi desa terkait pelayanan publik bobot 60.

Administrasi desa yang dinilai seperti ihwal informasi yang disediakan setiap saat, secara berkala, secara serta merta, dan tindakan terhadap informasi yang dikecualikan. Data-data itu seperti profil desa, data perangkat desa, laporan keuangan, APB desa, RPJM desa, LKPJ, dan lainnya.

Aktivasi dan akses masyarakat untuk melihat sejauh mana pelibatan warga dalam menyusun program. Agung yang juga Sekretaris Desa (Sekdes) Sendang itu menyebut pihaknya aktif melibatkan warga dalam banyak hal.

Baca Juga: RAPBD Kabupaten Boyolali 2022 Rp2,27 Triliun

Secara formal pelibatan warga seperti saat musyawarah perencanaan pembangunan desa (musrenbang desa). Secara nonformal, pemerintah desa rutin menyambangi warga untuk menyerap informasi, masalah yang dihadapi, dan memberi edukasi tentang suatu hal.

“Terkait inovasi desa, kami punya aplikasi Info Digital Sendang atau IDS yang bisa diunduh di Play store. IDS memudahkan warga mengakses berbagai informasi dan layanan secara online, seperti layanan adminduk [administrasi kependudukan]. Informasi yang tersaji meliputi menu Website Desa, Informasi yang menjadi wadah warga menyampaikan kritik dan masukan, Warung Cenik, portal penjualan produk warga, dan Adminduk Online yang bisa melayani pembuatan akta kematian, akta kelahiran, KK [kartu keluarga], dan sebagainya,” terang Agung.

 

10 Desa Terbaik Penerima Anugerah

1 Sendang, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah

2 Punggul, Badung, Bali

3 Blank Kolak 1, Aceh Tengah, Aceh

4 Cibiru Wetan, Bandung, Jawa Barat

5 Kumbang, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat

6 Kabuna, Belu, Nusa Tenggara Timur

7 Pohea, Kepulauan Sula, Maluku Utara

8 Karangsari, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta

9 Kedungsumber, Bojonegoro, Jawa Timur

10 Teluk Kapuas, Kubu Raya, Kalimantan Barat

Sumber: video peanugerahan


Berita Terkait

Berita Terkini

Partai Gerindra Jateng Deklarasikan Prabowo Capres 2024

Acara deklarasi dipimpin Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Abdul Wahid, diikuti para pengurus DPC Partai Gerindra se Jateng.

Pengusaha Warung Apung Rawa Jombor Klaten Usul Dapat Ruang 1,5 Hektare

Usulan itu disampaikan setelah mereka mendapatkan sinyal jika warung apung dan pemancingan masih bisa beraktivitas di badan waduk waktu penataan dan revitalisasi Rawa Jombor yang mulai bergulir.

Dari Ponpes Al Qohar Klaten, Tas Kanvas Melalang Buana hingga Eropa

Khusnul mulai serius menjadikan hobi menjahitnya menjadi ladang usaha membikin tas pada 2011 lalu sembari membantu mengelola ponpes.

Bu Bupati, Car Free Day Sukoharjo Kapan Dibuka?

Penyelenggaraan CFD masih menunggu rekomendasi atau izin dari Ketua Satgas Covid-19 Sukoharjo atau Bupati Sukoharjo, Etik Suryani.

Vaksinasi Pelajar Usia di Atas 12 Tahun di Solo Selesai

Pemkot Solo belum mendapatkan petunjuk soal vaksinasi untuk pelajar di bawah usia 12 tahun.

Kadisdik Solo: Pulang Sekolah Siswa Harus Langsung Pulang

Kepala Disdik Solo Etty Retnowati mengatakan temuan siswa yang terpapar Covid-19 tak selamanya bernilai negatif.

Jumlah Ponpes di Klaten Terus Meningkat, Kini Mencapai 100-an

Pengembangan sistem pendidikan di ponpes membuat banyak warga memilih memondokkan anak mereka.

Selvi Ananda Saat Ditanya Soal Penata Busana Pribadi: Emang Saya Artis?

Selvi mengatakan selama ini menata sendiri semua kebutuhan busananya, dan ia menyiapkannya sehari sebelum acara.

2 Wanita Solo Ngaku Tertipu Lelang Arisan Online Ratusan Juta Rupiah

Stelah mengikuti lelang arisan online tersebut selama 10 bulan, mereka tidak menerima uang hasil lelang arisan seperti yang sudah dijanjikan.

Lega, Hasil Tracing Belasan Murid dan Guru SMPN 4 Solo Negatif Covid-19

Disinggung kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang akan diambil usai hasil tracing tersebut, pihak SMPN 4 Solo masih menanti arahan Disdik.

Khawatir Klaster Baru, Bupati Cabut Izin Acara Konferwil IPPAT Jateng

Pemkab Sukoharjo mencabut izin penyelenggaraan Konferwil IPPAT Jateng karena dinilai melanggar aturan terkait jumlah peserta acara dan khawatir menimbulkan klaster baru Covid-19.

Lacak Kontak Erat, Guru dan Murid SMPN 8 dan SMPN 4 Solo Di-Swab PCR

Pada Jumat (22/10/2021), sekitar 310 siswa plus guru di SMPN 8 Solo menjalani tes swab PCR sebagai tindak lanjut munculnya 11 kasus positif dalam tes acak di sekolah tersebut,

Baru 2 Hari Polres Karanganyar Gelar Doa Bersama, Ada Kecelakaan Lagi

Satlantas Polres Karaganyar pada Rabu (22/10/2021) menggelar doa bersama memohon agar tidak ada lagi kecelakaan. Hanya dua hari berselang, terjadi lagi kecelakaan.

Boyolali Kirim 5 Atlet ke Peparnas Papua XVI

 Para atlet dari Boyolali ini akan bertanding untuk cabang olahraga tenis meja, bulu tangkis, menembak, dan atletik.

Go Global, Kuliner Khas Solo Disiapkan dalam Kemasan Kaleng

Dengan kemasan kaleng, makanan bisa dibawa ke luar kota untuk oleh-oleh atau dijual ke pusat perbelanjaan luar negeri.

Kecelakaan Lagi, 1 Jam Terjadi 2 Tabrakan di Jalur Solo-Tawangmangu

Dua kecelakaan tunggal terjadi dalam tempo satu jam di Karanganyar. Untungnya tak ada korban jiwa dalam dua kecelakaan tersebut.