Tutup Iklan
Desa Pranggong Boyolali Sediakan Wifi Gratis untuk Siswa Belajar Online
Pelajar belajar di pendapa Kantor Desa Pranggong, Andong, Boyolali, memanfaatkan fasilitas wifi di lokasi tersebut, Selasa (28/7/2020). (Solopos-Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, BOYOLALI -- Pemerintah Desa Pranggong, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, memberikan fasilitas wifi gratis bagi para pelajar untuk mendukung pembelajaran online.

Kepala Desa Pranggong, Wagimin, mengatakan fasilitas wifi gratis yang mulai dihadirkan Juli ini muncul karena adanya keluhan dari sejumlah masyarakat terkait pembelajaran daring putra-putri mereka.

"Berhubungan dengan adanya pandemi Covid-19, banyak orang tua yang mengeluh beban internet yang meningkat. Untuk itu kami inisiatif untuk memfasilitasi wifi gratis kepada anak sekolah. Harapannya bisa meringankan beban orang tua," kata dia saat ditemui wartawan di kantornya, Selasa (28/7/2020).

Boyolali Tambah 20 Lagi Kasus Positif Virus Corona, Total Jadi 194 Orang

Wifi gratis tersebut dipusatkan di Kantor Kepala Desa Pranggong. Menurutnya, para siswa bisa memanfaatkan fasilitas wifi tersebut mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB setiap harinya.

Selain bisa meringankan beban masyarakat untuk kebutuhan internet, dengan dipusatkannya fasilitas wifi di kantor kepala desa bisa lebih mengontrol penggunaan internet bagi kalangan anak-anak.

Wagimin mengatakan untuk pengawasan fasilitas wifi gratis tersebut, sudah disiapkan jadwal piket kadus yang akan berjaga setiap harinya. Termasuk untuk memastikan jaringan internet berjalan lancar.

Disnakkan Boyolali Imbau Penyembelihan Hewan Kurban di RPH Ampel

Lebih lanjut dia menyampaikan pemberian fasilitas wifi itu direncanakan akan berjalan seterusnya. Dia berharap dengan fasilitas tersebut masyarakat di Desa Pranggong melek internet.

Selain pelajar, fasilitas internet gratis juga dapat dimanfaatkan masyarakat lain, termasuk pelaku UMKM Pranggong yang ingin memasarkan produknya secara online.

"Bagi pelajar yang tidak memiliki HP untuk mengakses internet, di Kantor Desa Pranggong ada laptop dan perangkat komputer yang bisa dimanfaatkan," lanjut dia.

5 Pencuri Motor Beda Komplotan Tertangkap Di Boyolali

Pada Selasa kemarin, pendapa Kantor Kepala Desa Pranggong dipenuhi pelajar yang datang untuk mengakses internet. Beberapa pelajar terlihat belajar sendiri, ada juga yang didampingi guru.

Materi Praktik Dua Pekan Sekali

Siswi kelas 12 SMK Muhammadiyah 2 Andong, Bela Melinda, mengaku baru saja mengetahui adanya fasilitas wifi gratis tersebut, dan langsung mencobanya.

"Senang juga, karena ini menambah fasilitas kami untuk belajar," tuturnya.

Dia mengatakan selama adanya pandemi Covid 19, pembelajaran sekolah dialihkan melalui daring dari rumah. Namun untuk materi praktik, tetap dilakukan di sekolah dua pekan sekali.

Asale Desa Kunti Boyolali, Erat dengan Sosok Dewi Kunti Ibu Pandawa

Dia datang bersama teman sekaligus tetangganya, Yunia Fajar Istiqomah, siswi SMK Negeri 1 Miri, Sragen. Sama seperti Bela, siswi kelas Multimedia itu juga sering mendapat tugas secara daring, sebab selama pandemi pembelajaran juga dilakukan secara daring.

Menurutnya fasilitas wifi tersebut sangat membantu, namun masih menjadi kendala untuk siswa yang rumahnya jauh dari kantor desa.

"Sebenarnya membantu, tapi rumah jauh. Jadi lebih banyak dikerjakan di rumah sendiri," kata dia.

Bukan hanya pelajar jenjang SMA sederajat, hari itu juga ada siswa dari jenjang SMP dan SD. Untuk siswa SD, mereka datang didampingi guru.

11 Desa akan Coblosan, Jangan Sampai Muncul Klaster Pilkades di Boyolali!

Menurut guru pendamping dari SD Negeri Pranggong, Sugiyanto, pendidikan selama masa pandemi seperti saat ini sangat dilematis. Sebab tidak bisa melakukan pembelajaran tatap muka.

"Tatap muka sangat berisiko, dari pemerintah juga tidak membolehkan. Dengan internet gratis dari diharapkan bisa membantu anak untuk belajar," kata dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho