Desa di Boyolali Ini Mitosnya Jadi Sarang Kuntilanak, Benarkah?

Terdapat sebuah mitos di Boyolali yang menyebutkan ada sebuah desa yang disebut-sebut sebagai sarang kuntilanak. Benarkah?

 Ilustrasi misteri / penampakan (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi misteri / penampakan (Freepik)

Solopos.com, BOYOLALI — Sebuah desa di Boyolali, Jawa Tengah, terdapat mitos yang menyebutkan desa tersebut sebagai sarang kuntilanak.

PromosiSejarawan M.C. Ricklefs: Budaya Mangkunegaran Flamboyan dan Inklusif

Menurut informasi yang diunggah pengelola akun Instagram @misterisolo, desa yang dimaksud adalah Kismoyoso, Ngemplak.

Dari cerita yang diinformasikan pengelola akun Instagram @misterisolo, desa ini pada 2016 silam terdapat pesta kuntilanak.

Baca Juga: Shopee Solo Buka Loker, Jika Diterima Bakal Dapat Fasilitas Keren Ini?

Sehingga dari hal tersebut banyak yang beranggapan Kismoyoso merupakan desa sarang kuntilanak di Boyolali.

“Kejadian yang terjadi pada lima tahun silam ini masih membekas pada ingatan beberapa warga Kismoyoso. Tahun 2016, Kismoyoso adalah desa yang sebagian besar kegiatan warganya biasa dilakukan ketika Matahari bersinar. Kondisinya kontras, ketika senja sudah mulai datang. Jalanan menjadi sepi dan kegiatan penduduk semakin berkurang,” cerita dia.

Baca Juga:  Ini Crazy Rich Kalimantan, Bantu Kakek Suhud yang Dimarahi Baim Wong

Cerita lain menyebutkan, ada penjual sate ayam Madura berjalan keliling di desa yang berada tak jauh dengan Embarkasi Haji Donohudan ini yang didatangi seorang perempuan di malam hari. Ada yang aneh dengan perempuan tersebut, karena dia memesan ratusan tusuk sate.

“Di suatu persimpangan yang gelap datanglah seorang perempuan yang memesan ratusan tusuk sate dagangannya. Dengan gembira, dibakarlah sate-sate yang sudah dibumbui itu. Setelah selesai, sang perempuan membayar sate tersebut. Ketika sang penjual sedang mengambilkan kembalian, sang perempuan hilang tak berbekas. Sang penjual sate pun pingsan hingga dipagi harinya diketemukan oleh warga. Sayangnya, uang yang didapatnya berubah wujud menjadi paku, rumput, dan dedaunan,” tambah dia.

Baca Juga: Berapa Kali Hubungan Suami Istri yang Baik Menurut Islam?

Kemudian, dari kejadian-kejadian mistis itu yang membuat desa ini disebut sarang kuntilanak di Boyolali, beberapa paranormal melakukan perburan di Kismoyoso.

Kabarnya, beberapa kuntilanak berhasil diamankan dan dikunci di sebuah botol. “Setelah kejadian itu beberapa paranormal melakukan perburuan di desa ini. Beberapa kuntilanak dikabarkan ditangkap dan dikunci pada sebuah botol yang dirumahkan di beberapa tempat yang dipenuhi air di sekitar desa Kismoyoso. Namun, adapula yang dipelihara sebagai senjata dan penjaga pusaka,” ungkap dia.

Baca Juga:  Ini Dia Johnny Wong, Ayah Baim Wong yang Dekat Keluarga Cendana

Saat ini, menurut pengelola akun Instagram @misterisolo, Desa Kismoyoso jauh dari teror makhluk gaib, baik kuntilanak, pocong atau pun makhluk jenis lainnya.

 

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Polisi Kupang Tambal Jalan Demi Cegah Kecelakaan

Penambalan jalan merupakan bagian dari Polri Presisi.

Polda Jabar Bekuk Tokoh Perusuh di Depan Mapolda

Sejumlah orang tersebut, kata dia, diduga memimpin aksi ormas GMBI hingga menimbulkan kericuhan.

Selamatkan Perempuan dari Bunuh Diri, Sopir Bus Dihadiahi Penghargaan

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu kemudian mengundang Khaerun ke Balai Kota Jakarta sebagai bentuk apresiasi.

Investor Batu Bara Gugat Yusuf Mansur setelah Bersabar 11 Tahun

Awalnya warga Bogor, Jawa Barat itu tidak ingin mempermasalahkan secara hukum karena ingin menjaga nama baik Yusuf Mansur. 

Investor Yusuf Mansur Kirim Surat Terbuka kepada MUI, Ini Isinya

Alasan surat terbuka itu ditujukan ke MUI karena Yusuf Mansur selalu membawa nama agama di setiap investasi yang digalangnya.

Ada Padat Karya Irigasi di 750 Desa di Jateng & Jatim, Ini Pengumuman BBWSBS

Padat karya irigasi yang akan digelar di 750 desa di Jateng dan Jatim ini bagian dari program P3-TGAI yang menyasar desa di seluruh Indonesia.

+ PLUS Mandau Terbang dan Jejak Peradaban Logam di Kalimantan

Cerita mandau terbang dan jejak peradaban logam dari kajian pengolahan logam di Kalimantan.

Premium, Ini Rekomendasi 6 Jam Tangan Pria Terbaik 2022

Berikut rekomendasi lima jam tangan pria premium terbaik di 2022.

Korupsi di Bawah Rp50 Juta Tak Dipidana? Ini Kata ICW

Tindak pidana korupsi dengan kerugian keuangan negara di bawah Rp50 juta untuk diselesaikan dengan cara pengembalian kerugian keuangan negara.

Menkes: Covid-19 Akan Melejit Tapi Bergejala Ringan

Menkes menjelaskan ciri-ciri dari Covid-19 varian Omicron yaitu tingkat perawatan di rumah sakit lebih rendah.

Destinasi Wisata di Kepulauan Mentawai Tarik Perhatian Pesohor Dunia

Keindahan pantai dan ombak di pantai kawasan Kepulauan Mentawai membuat pesohor dunia mendatangi Tanah Air.

+ PLUS Memberi Uang Tanda Terima Kasih kepada Aparat, Wajar atau Tidak?

Sebanyak 17,63 persen masyarakat membayar uang melebihi ketentuan, baik ketika mengakses layanan secara sendiri maupun melalui perantara pada 2021.

Covid-19 Melonjak Lagi, Ini Wanti-Wanti Presiden Jokowi

Presiden Jokowi memberikan peringatan kepada masyarakat agar berhati-hati dengan lonjakan kasus Covid-19 yang diprediksi terjadi beberapa hari ke depan.

42 Dosen Baru Ikuti Pekerti di UMS, Ini Tujuannya

Peserta dalam kegiatan ini berjumlah 42 peserta yang terdiri atas 32 dosen di lingkungan UMS dan 10 dosen di luar lingkungan UMS.

Malang Digoyang Gempa Magnitudo 5,2

Pusat gempa berada di 445 kilometer di tenggara Kabupaten Malang dengan kedalaman 10 kilometer.

Jokowi Minta Korpri Jadi Pencetus Bukan Pengikut

Kepala Negara meminta Korpri bersikap terbuka, dengan menghilangkan semua ego, baik ego sektoral, ego daerah, hingga ego ilmu.